Chocolate In Love (Chap-3)


Chocolate In Love (Chap-3)

Author: OnmitHee

Cast: Cho Kyuhyun, Park Chaeri, Other Cast: Super Junior Member, Park Jungmin, Chaeri’s eomma, Onew.

Legth: Sequel.  Genre: Friendship, Romance.  Rated: General

Kau berjalan terlalu cepat…

Selalu seperti itu…membuatku tak bisa menyusulmu

Padahal aku sangat ingin berjalan disampingmu

STORY

 

”Cih~ ternyata kau pintar berakting ,ya. Tak kusangka kau bisa berkata seperti itu pada wartawan tadi… mengatakan kita sudah saling suka sejak masih SMA terus berkencan sejak 3 bulan lalu. Hah~ padahal aku juga baru bertemu denganmu kemarin…” kata Kyuhyun sambil tetap fokus mengemudi mobilnya. Dia sedang dalam perjalanan mengantarkan Chaeri pulang.

Chaeri memandang Kyuhyun sebentar, lalu memalingkannya lagi dan menatap jalanan yang mereka lalui lewat jendela di sampingnya,  ”memangnya mau bikin cerita lain seperti apa? Mana mungkin ’kan aku bilang pada mereka kalau kita baru kenal kemarin dan langsung pacaran hari ini. Ketahuan bener kalau ini cuman bohongan..”

Kyuhyun menggaruk gusar kepalanya yang sebenarnya tak gatal, dia terlihat kebingungan.”Aigoo~ aku belum menceritakan hal ini dengan orang tuaku. Hah~ aku harus bicara apa pada mereka? Presdir Kim tak membolehkanku memberitahukan yang sebenarnya pada mereka…aisshh~ padahal semua member SJ tahu kalau ini cuman bohongan… kenapa keluargaku malah harus tetap tak boleh tahu?”

”Aku tak peduli tentang urusanmu dengan orang tuamu. Yang jelas, saat kau sampai di rumahku nanti. Kau harus bertemu dengan eommaku. Katakan saja kalau kau pacarku lalu pulang.. kalau eomamku tahu yang sebenarnya dia pasti akan marah besar padaku. Tadi pagi saja aku dipukulinya…”

Kyuhyun tersenyum kecut, ”Baiklah… kita bersandiwara sampai tuntas.. ” dia lalu mengerling sebentar pada Chaeri, ”..sudah setua ini masih saja dipukuli, Ibumu kejam juga rupanya..”

”Jangan mengejekku.. ” kata Chaeri, tangan kanannya memegang-megang dasboard Mobil  mencari sesuatu sementara tangan kirinya menutupi hidungnya.

”Kau cari apa? Kenapa wajahmu?” tanya Kyuhyun melihat gelagat aneh Chaeri.

”Minta tissu..”

”Mwo?!” Kyuhyun masih heran sambil mendekatkan kotak tissu pada Chaeri, lalu menghentikan mobilnya. ”Wae? Kenapa denganmu?”

”Jangan melihatku.. palingkan wajahmu!” seru Chaeri panik sambil mengambil tissu yang banyak dan menempelkan di wajahnya.

”Hey.. kau kenapa sih?” Kyuhyun tak memperdulikan perkataan Chaeri dan menarik tangan yeoja itu dari wajahnya. ”Aigoo~.. Kau mimisan..”

”Ne.. sudah tau ’kan! Cepat jalankan mobilmu.. aku mau pulang,” bentak Chaeri sambil tetap menyocolkan tissu ke hidungnya.

”Shiroh! Aku akan membawamu ke rumah sakit,” seru Kyuhyun.

”Andwee! Ini hanya mimisan biasa… aku mau pulang ke rumah!”

Kyuhyun menatap Chaeri, namja itu sangat cemas dengan keadaan yeoja itu dan tiba-tiba bayangan yang dulu pernah terjadi terputar lagi di otaknya. Saat dia melihat Chae Kyeong mimisan dan mengingat hal itu membuatnya tak tahan untuk menitikkan air mata.

”Aigoo~ kau kenapa? Aku yang mimisan kenapa kau yang malah menangis?”seruan Chaeri membuat pikiran Kyuhyun kembali ke keadaan sekarang.

”Berapa sisa waktumu?” kata Kyuhyun menghapus air matanya.

Chaeri kebingungan dengan pertanyaan Kyuhyun, ”waktuku cuman sampai pukul 10 malam. Aku harus sudah ada di rumah sebelum jam segitu..”

”Bukan itu! aku tak menanyakan jam malammu…”Hentak Kyuhyun frustasi, ”a-aku bertanya sudah separah apa sakitmu?”

”Mwo?!” Chaeri membulatkan mulutnya, ”k-kau kira aku sakit parah ya? Aigoo~ maaf mengecewakanmu. Aku tak sakit apapun.. yah walau sering terserang radang tenggorokan dan flu. Tapi aku sangat sehat!”

”Ta-tapi kau mimisan..”

”Huh~ ini memang sering terjadi kalau aku kelelahan.. dan juga terlalu banyak terpapar matahari. Aku selalu mimisan di malam hari kalau terlalu banyak jalan di luar selama musim panas. Tapi aku juga tak tahan musim dingin… selaput di hidungku memang sangat sensitif,” Chaeri menjelaskan dan tersenyum mengejek pada Kyuhyun yang terlihat mencemaskannya.

”K-kau tak bohong ’kan?” Kyuhyun masih tak percaya, dia tak memperdulikan senyuman Chaeri. Dia masih mencemaskan yeoja itu.

”Untuk apa aku bohong padamu?” balas Chaeri, ”..Darahnya sudah kering… cepat antar aku pulang…”

Kyuhyun mendengus kesal karena sudah sia-sia mencemaskan keadaan yeoja itu. tapi disisa perjalanan, Kyuhyun seringkali mencuri padang pada Chaeri, dia hanya sekadar ingin memastikan kalau yeoja itu benar-benar tak apa-apa. Kyuhyun juga sangat ingin tahu alasan apa yang membuat yeoja itu mau melakukan sandiwara ini. Membohongi semua orang kalau mereka sedang berkencan.. Kyuhyun sangat ingin tahu, apa yang menjadi motivasi yeoja itu.

 

 

+++++++

 

Kyuhyun terbangun dengan nafas tersengal dan keringat membasahi tubuhnya. Lagi-lagi bermimpi tentang kejadian itu. Dia merasakan jantungnya berdebar kencang. Mimpi itu selalu berulang dan tetap sama… mimpi tentang kejadian terburuk dalam hidupnya. Dia lalu bangkit dari tempat tidur dan berjalan ke arah jendela. Disingkapnya gorden dan dia dapat melihat pemandangan malam kota dari jendela kamarnya itu.

”Kimchi~”

Kyuhyun terkejut mendengar suara igauan Sungmin. Dia lalu tersenyum dan berjalan mendekati tempat tidur hyungnya itu. Setelah membetulkan selimut Sungmin, Kyuhyun lalu keluar kamar menuju dapur. Tenggorokannya terasa sesak dan kering karena di mimpinya tadi dia berteriak-teriak tanpa henti. Usai meneguk habis segelas air, dia memutuskan ke ruang tengah. Dia ingin menonton sebentar sampai rasa kantuk muncul lagi.

Tapi tak ada acara yang menarik di tengah malam seperti itu… dia lalu mengambil ponselnya, di telusurinya nama-nama yang ada di daftar kontaknya. Lalu dia berhenti di nama ’Chaeri_Park’, dia menghela nafas panjang ketika melihat nama itu… nama yeoja yang paling tidak, akan menjadi yeojachingunya selama 3 bulan ini.

Karena merasa bosan, iseng-iseng Kyuhyun mencoba melakukan panggilan ke nomer ponsel yeoja itu. Untuk mengerjai yeoja itu tentu saja… Kyuhyun berpikir, Chaeri pasti akan kesal diganggu tidurnya.

Tapi tak lama ponsel itu tersambung, Kyuhyun gelagapan saat mendengar suara Chaeri.

Yeoboseyo..” kata Chaeri.

”Kau belum tidur?” tanya Kyuhyun.

Ne.. wae?”

”Kalau begitu tidur sana!”

Huh! Kalau begitu untuk apa menelponku?!”

”Iseng!”

Hah.. bodoh!”

”Kenapa belum tidur?”

Ada kerjaan!”

”Cih! Memang apa kerjaanmu?”

Apaan sih? Mau tau saja..

”YAA!”

Berhentilah berteriak padaku bodoh!”

”Woo jangan menyebutku bodoh!”

Baik idiot!”

”YAA!”

Cuman orang bodoh yang marah dipanggil idiot!”

”Aigoo~ ”

Siapa suruh kau menelponku selarut ini? Aku tau kau mau mengerjaiku ’kan?”

”Tak bisakah kau berpikir positif pada orang lain?”

Untukmu tak akan pernah!”

”Cih~”

Hah~ kehabisan kata-kata..”

”K-kau…”

Gomapsumnida atas kacamatanya. Selamat malam.. tidurlah dengan tenang setelah ini. Jangan mimpikan aku.. bye bye darling.. haha~

Chaeri memutus telpon Kyu setelah mengatakan itu. Kyuhyun tercengang sesaat mendengar kalimat terakhir yeoja itu, tapi kemudian senyum tersungging di bibirnya, kantuk mungkin belum mendatanginya lagi saat ini, tapi dia memutuskan untuk kembali ke kamarnya dan mencoba tidur. Sementara itu, Chaeri di rumah melanjutkan aktivitas-nya sebelum di telpon Kyuhyun tadi yaitu, browsing di internet mencari semua data tentang Kyuhyun. Paling tidak untuk berakting menjadi yeojachingu seorang idola seperti Cho Kyuhyun, dia harus tahu segala hal tentang namja itu.

Tapi Chaeri kemudian menepuk jidatnya sambil mengumpat, ”Cih.. otak ku ini tadi di kemanain sih? Ngapain capek-capek nyari datanya di internet. Kan` aku bisa tanya langsung sama dia.. Aigoo~ lagi-lagi melakukan hal percuma..”

 

 

+++++++

 

 

”Ini daftar belanjaan yang harus kau beli hari ini!” seru eomma Chaeri sambil memberikan secarik kertas berisikan daftar barang-barang belanja bulanan keluarga mereka.

”Mwo?! Kenapa harus aku?” Chaeri meletakkan sumpitnya dan dengan tangan kanannya menggeser daftar itu ke arah Jungmin yang masih asik melahap sarapannya.

”Yaa! Noona.. kau mau menyuruh ku?!” Protes Jungmin menggeser daftar tadi ke arah Chaeri.

”Itu tugasmu Chaeri. Lagian kau tak ada kerjaan jadi laksanakan saja!”sahut sang ibu.

”Shiroh! Walau aku tak ada kerjaan, tapi eomma tahu kan keadaanku sekarang? Tak aman aku keluar di saat-saat seperti ini. Setelah berita itu muncul di TV!” Chaeri menunjuk berita infortainment yang sedang menayangkan kejadian kemarin saat dia digendong Kyuhyun.

”Itu resikomu berkencan dengannya, ’kan? Kau bahkan baru mengajaknya bertemu dengan eomma semalam. Sudah eomma bilang kalau kau punya pacar kau harus memberitahukan pada eomma saat itu juga… bukannya menyembunyikannya. Terlebih kau malah berkencan dengan seorang idola.. ah~ itu bukan hal yang baik Chaeri…” kata eomma Chaeri sambil memandang anaknya.

”Eomma… mencemaskan ku?” Chaeri mengerjap-ngejapkan matanya sambil tersenyum girang.

”Ne.. sangat cemas. Eomma takut kau terluka kelak… dia begitu rupawan. Eomma saja tak bisa berkedip melihatnya semalam…” ibunya mengatakan sambil menerawang teringat kejadian semalam saat Kyuhyun mengantarkan Chaeri ke rumah.

”Mwo? Lalu aboji?” sela Jungmin.

”Abojimu tetap yang paling tampan di hati eomma..” sang ibu tersenyum mendengar pertanyaan polos anak lelakinya.

”Eomma tak perlu mengkhawatirkan ku. Dia baik pada ku kok. Kalau tidak, dia tak akan mengumumkan hubungan kami,” kata Chaeri menunduk, dia takut eommanya dapat membaca pikirannya yang sebenarnya dari kontak mata mereka.

”Ku harap begitu…” balas eomma. ”.. baiklah, eomma pergi dulu. Ada pasien yang harus di cek pagi ini…”

”Ne.. katakan pada pasien itu kalau aku mendoakan kesembuhannya dari sini,” kata Chaeri.

”Ne.. aku juga..” timpal Jungmin.

”Hah.. dia pasti akan senang sekali mendengar itu… baiklah, sampai jumpa saat makan malam nanti. Jungmin-ah, kau ikut mobil eomma?”

”Anio, eomma duluan saja.. hati-hati di jalan…” kata Jungmin diikuti Chaeri melambaikan tangan pada ibu mereka dan setelah ibu mereka meninggalkan rumah, Jungmin menatap Chaeri, ”Noona.. aku tahu kau merahasiakan sesuatu. Namja itu tak mungkin pacarmu ’kan?”

”Wow? Kau mau jadi tuan ’sok tahu’ ya?” jawab Chaeri mencolek hidung adiknya.

”Teman-teman sekolahku yang fans namja itu tak percaya kalau kau itu pacarnya. Kau diberi uang berapa?”

”Mwo? Untuk apa aku diberi uang?” Chaeri masih pura-pura tak mengerti maksud Jungmin.

”Pasti ada scandal lain yang ingin ditutupi perusahaan itu makanya mengumumkan kencan namja itu dengan mu.” Jungmin masih mencecar Chaeri.

”Berangkatlah ke sekolah sebelum kau dihukum karena terlambat. Cih~ jangan kau kira aku tak tahu kenakalan mu di sekolah. Kalau kau banyak bertanya lagi, ku adukan sikap burukmu itu pada eomma,” ancam Chaeri.

”Cih~ mengancamku berarti kau memang menutupi sesuatu. Baiklah kalau tak mau cerita. Tapi berhati-hatilah… ” Jungmin mengambil tas sekolahnya siap berangkat.

”Kau yang hati-hati di jalan…” kata Chaeri melambaikan tangan dengan gaya mengusir pada adiknya.

 

 

++++++++

 

 

”Yap.. semua belanjaan di daftar sudah terbeli. Hm? Habis ini aku mau kemana ya?” pikir Chaeri setelah keluar dari minimarket langganannya. Chaeri merapatkan topi dan syal yang digunakannya, sebisa mungkin agar wajahnya tertutup. Dia cukup cemas menampakkan wajahnya di depan umum dalam situasinya sekarang ini.

Dan tiba-tiba.. ponselnya berbunyi. Chaeri merutuk kesal karena itu panggilan dari Kyuhyun.

”Yaa!” seru Chaeri.

Jangan menjerit padaku di telpon seperti itu,, darling!

”Semalam kau melakukannya padaku.. darling!” balas Chaeri dalam hati dia mengumpat ’Kenapa sekarang ada embel-ember ’darling’ sih di akhir percakapan kami?’.

Ck~,” Kyuhyun mendecak,”Kau dimana sekarang,, darling?”

’Astaga menjijikkannya ucapannya itu! Darling.. darling! Emang aku dadar guling!’ tapi sayangnya itu cuman umpatan Chaeri di dalam hati. Lalu dengan senyum terpaksa dia menjawab. ”Di depan minimarket dekat rumah,, darling. Wae?”

Tunggu saja aku di sana, darling!”

Kyuhyun memutus telponnya. Membuat Chaeri melongo kebingungan tapi tak lama sebuah mobil van bewarna gelap berhenti di depan Chaeri. Yeoja itu memperhatikan dengan seksama mobil itu dan dia ingat, itu mobil yang dipakai Kyuhyun untuk mengantarnya semalam. Dan kemudian jendela mobil itu terbuka separuh, memperlihatkan wajah Cho Kyuhyun.

”M-A-S-U-K!” seru Kyu di dalam mobil tanpa memandang Chaeri.

”Mwo?”

Kyuhyun membuka pintu mobilnya, ”Masuk Park Chaeri! Palli!”

”Ah~ baiklah… ” Chaeri membuka pintu belakang untuk menaruh belanjaannya, lalu dia menutupnya lagi dan duduk di samping Kyuhyun yang mengemudi.

”Sebetulnya tak perlu repot-repot mampir untuk mengantarku pulang. Aku biasa jalan kaki kok, darling.. hahaha” kata Chaeri sambil memasang sabuk pengamannya.

”Mwo? Siapa yang mau mengantarmu pulang, darling? Kau ikut aku ke suatu tempat.”

”Ne? Kau mau apa?” Chaeri mulai panik dan bersiap membuka sabuk pengamannya ingin keluar dari mobil tapi Kyuhyun menahannya.

”Cih~ jangan berpikiran macam-macam… yang jelas aku tak akan menyakitimu. Malah sebaliknya, kau akan sangat senang nanti.” Kyuhyun tersenyum penuh misteri.

”Kureyeo?” Chaeri mulai bersemangat walau masih tak percaya.

”Ne,” angguk Kyuhyun, meyakinkan.

Setelah itu mereka saling diam di sepanjang perjalanan. Chaeri sedang menebak-nebak dalam hati, memikirkan apa yang akan ditunjukkan Kyuhyun padanya. Sedangkan Kyuhyun masih tersenyum penuh arti, membayangkan supraisenya untuk yeoja itu.

Mereka kemudian sampai di sebuah rumah makan. Kyuhyun menggiring Chaeri ke sebuah ruangan yang sudah dia pesan. Dan Chaeri tersenyum bahagia melihat kejutan yang diberikan Kyuhyun padanya.

”Kyuhyun-sshi, aku tak mimpi ’kan?” Chaeri memandang Kyuhyun riang setengah tak percaya.

”Hah, jangan berkata seperti itu. bersikap sopanlah pada mereka. Jadwal mereka sangat padat dan mereka dengan suka hati menyediakan waktu untuk makan siang bersamamu.. ucapkan salam sana…” kata Kyuhyun menarik tangan yeoja itu lalu mendorong tubuhnya untuk mendekati dua orang yang sedari tadi berada di dalam ruangan yang sama dengan mereka.

”Annyeong haseyo… Park Chaeri imnida.. bangapsumnida…” Chaeri membungkukan tubuhnya saat memberi salam.

”Wow, Yeojachingu Kyuhyun, senang melihatmu, ” sahut seorang dari mereka yaitu Kim Heechul.

”Annyeong haseyo.. Chaeri-sshi,” sahut yang satunya lagi yang adalah Onew.

Chaeri tak bisa menahan degup jantungnya yang berdebar kencang melihat senyum kedua idolanya itu. Dia berbalik memandang Kyuhyun yang ada di belakangnya, tak mampu berkata apapun. Yang jelas dia sangat senang. Tapi dalam hati dia was-was juga sih… rada gak percaya kok si Kyuhyun bisa sebaik ini sama dia. Mau diapain dia? Omo~

 

 

+++++++++

 

 

”Kyuhyun-sshi.. gomapsumnida..” Chaeri tersenyum riang sambil memeluk boneka teddy pemberian Onew. ”ah~ mereka bahkan sampai memberi ku hadiah. Jepit rambut pemberian Heechul-sshi dan boneka ini. Kapan kau merencanakannya?”

”Tadi pagi, aku senang kau senang.” kata Kyuhyun sambil tetap memakan makanannya, sesekali dia memperhatikan jepit rambut Chaeri dan mengumpat dalam hati, ”Dasar Heechul-hyung, kenapa malah memberi jepit rambut? Ah~ Yeoja itu jadi terlihat manis saat mengenakannya..

”Kau baik sekali padaku…” kata Chaeri lirih menunduk masih memain-mainkan boneka teddy pemberian Onew.

”Tak apalah, kau jadi terbawa masalah karena aku. Sudah sewajarnya aku membalasnya…” Kyuhyun mnejawab santai sambil mengunyah makanannya.

”Tapi… aku menerima bayaran..”

”Tapi kemarin saat kau terjatuh itu belum ’kan? Aku melakukan ini untuk membalas kejadian kemarin, saat kau jatuh dan membuat kaki mu terluka lagi…” potong Kyuhyun. ”Sebenarnya, aku kemari ingin melakukan perjanjian denganmu.”

”Mwo?”

”Baiklah.. aku akan menjelaskannya…” Kyuhyun meletakkan sumpitnya lalu menarik nafasnya sebentar dan setelah menghembuskannya dia berkata, ”tadi presdir Kim memanggilku lagi. Pemberitaan di luar masih menyudutkan perusahaan. Menyatakan hubungan kita hanya kamuflase, jadi… agar kencan kita terlihat sungguhan, kau harus selalu berada di dekatku. Sebisa mungkin kau harus menyertai dalam setiap kegiatanku. Dan sandiwara ini tak akan berakhir sampai masyarakat mulai yakin dengan hubungan kita..”

Chaeri tertegun. Dia mencoba memahami maksud dari ucapan Kyuhyun dan dia sama sekali tak mengerti. ”Ta-tapi…” Chaeri mencoba berbicara tapi dia menghentikannya karena bingung mau berkata apa.

”Aku akan bersikap baik padamu sekarang. Kita harus menjadi rekan yang kompak. Aku memang sempat kesal padamu kemarin, kau bersedia melakukan ini demi uang.. tapi setelah dipikir, akupun juga melakukan hal yang sama. Demi pekerjaanku…”

”Sebenarnya sejak awal kau memang sudah baik padaku…” sela Chaeri.”Ta-tapi.. aku tak yakin bisa melakukan dengan baik.. terlebih, melakukan sandiwara ini dalam waktu yang tak di tentukan… bukannya kemarin dibilang hanya 3 bulan? Ah~ itu pun sudah cukup lama untuk ku…”

”Karena itulah.. aku akan mengajakmu membuat perjanjian sebelum kau menandatangani kontrak dengan perusahaan setelah ini.” jelas Kyuhyun.

”Ne? Kontrak?” Chaeri lagi-lagi tercengang.

”Ya, kontrak agar kau tak membocorkan kalau hubungan kita hanya pura-pura.”

”A-aku tak mengerti dengan perusahaanmu. Sebetulnya masalah ini tak perlu sampai sini ’kan?”

”Ne.. kau benar. Orang biasa pasti berpikiran seperti itu.. tapi…ini harus dilakukan Chaeri. Demi pencitraan… ” kata Kyuhyun. ”.. baiklah, kita hentikan membicarakan itu. sekarang yang terpenting adalah perjanjian kita berdua. Dan ini yang kau harus penuhi dari ku.”

Kyuhyun mengeluarkan selembar kertas yang dilipat dari dalam saku celananya. Dan menunjukkan pada Chaeri.

”Bacalah!” titah Kyuhyun dan Chaeri menurut.

1.kau tak boleh memegang tanganku kecuali aku yang melakukan duluan.

2.jangan menelponku sebelum aku menyuruhmu.

3.jadilah yeojachingu yang baik dan tak banyak berteriak.

4.jangan melakukan pendekatan dengan namja lain selama hubungan kita masih terjalin.

5.jangan berpacaran dengan namja lain selama kontrak kita belum selesai

6.kau pacarku sekarang jadi kau harus hargai aku.

7.jadilah fans Cho Kyuhyun dan jangan lirik artis lain.

8.lakukan semua yang kukatakan.

9.untuk sementara sampai disini dulu.

Chaeri tercengang membaca tulisan di kertas itu. tulisan itu pastinya di tulis dengan tangan, tapi masalahnya isinya itu LHO! GAK BANGET (=.=)’.

”YAA Kau idiot! Ngapain aku nurutin semua yang kau tulis ini! BODOH, BABO, BAKA.. STUPID! INI MERUGIKANKU. Walau di kasih duit 1 milyar won juga aku gak sudi! Gimana klo besok aku nemu namja yang naksir aku? Masa harus kutolak?” amuk Chaeri membabi buta dan hampir merobek kertas itu yang buru-buru di cegah Kyuhyun.

”Kau melanggar aturan no.3!” seru Kyuhyun.

”Aku belum menyetujuinya BABO!” balas Chaeri. ”Hah, pokoknya aku tak sudi dengan aturanmu itu! OH.. jangan-jangan kau mau mengambil KESEMPATAN, ya?! Mumpung aku jadi yeojamu jadi kamu mau ngapa-ngapain aku? Iya?! ITU OMONG KOSONG CHO KYUHYUN.. sehelai rambutpun aku tak sudi kau sentuh!” *lebe*

”Yaa! Siapa yang mau memanfaatkan kesempatan? Kamu jadi cewek jangan kelewat narsis ya.. kamu pikir aku mau apa sama kamu! Aku tak sudi!”

”BAIK KALAU BEGITU! Ini terakhir aku bertemu denganmu!” Chaeri hendak keluar dari ruangan itu tapi buru-buru Kyuhyun mencegahnya.

”AMPUN! Baiklah… ini aku robek..” kata Kyuhyun merobek kecil-kecil kertas yang isinya dipermasalahkan tadi.

Chaeri kembali ketempat duduknya dengan senyum sok. ”Kau yang sekarang itu butuh aku.. jadi jangan bertindak semena-mena..”

Kyuhyun mencibir yeoja itu lalu berkata, ”Aku hanya tak ingin kau memanfaatkanku.”

”Dengan aturan itu? Aku malah merasa kalau aku yang dimanfaatkan..” kata Chaeri menuang poci berisi teh kedalam gelas lalu meminumnya.

”Baiklah.. kita tak usah bikin aturan. Tapi, aku berpesan padamu dan ini perjanjian kita..” Kyuhyun sudah mulai bersikap tenang.

”Apa?”

”Jangan jatuh cinta padaku!” tegas Kyuhyun.

”Mwo?! Oahaha~” Chaeri tertawa mengejek. ”Baiklah.. kalau sampai aku jatuh cinta padamu. Aku akan merelakan uang yang diberikan perusahaan padamu. Beres kan? Baiklah… sebaiknya aku juga berpesan yang sama. Cho Kyuhyun-sshi, jangan jatuh cinta padaku sebab jika kau melanggarnya..”

”Apa?” potong Kyuhyun.

”Pastinya kau akan patah hati… kau itu bukan tipe ku,” Chaeri terkekeh sambil meminum lagi tehnya. ”Yang ku suka itu tipe namja polos seperti Onew-sshi. Hah~ semoga aja aku bisa jadian sama dia..” Chaeri mulai ngelantur dan menghayal berlari-lari ria bersama Onew di sebuah taman bunga lalu. ”Ah~ Onew-sshi,” gumam Chaeri meremas boneka teddy pemberian Onew saat khayalannya makin melayang tinggi.

’Astaga dia lagi mikir apaan sih? Mana mungkin si dubu mau sama cewek abnormal kayak kamu.. cuihh~’’ pikir Kyuhyun memperhatikan Chaeri yang lagi mabuk dengan khayalannya. Lalu dia berkata ”Hanya itu?”

”Ne.., oya dan ada syarat lagi dariku,” kata Chaeri kembali sadar. ”Kalau kau menggandengku, bayar 10.000 won lebih dari 5 menit denda 2 kali lipat. Rangkul, 20 ribu won. Peluk 50 rb won. Cium di kening 100rb won. Cium pipi 200 rb won dan cium bibir walau hanya popo 500rb won perdetik!”

“Yaa!” seru Kyuhyun bangkit dari duduknya sambil menunjuk-nunjuk Chaeri. ”Kau pikir aku akan melakukan itu padamu?!”

“Kau sudah berulang kali menggandengku… takutnya kau keburu nafsu atau..”

”Itu tak mungkin!” Kyuhyun kembali duduk.

”Yeah.. hanya jaga-jaga. ..”Chaeri nyengir.

Kyuhyun menunduk lemas sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Dia benar-benar merasa di peras oleh Yeoja ini sekarang…dan semua kesialan ini karena siapa? Yaa,.. Henry lau. Saat pulang ke dorm nanti Henry gak bakal selamat. Itu sumpah Kyuhyun.

~ To Be ConTinued~

40 thoughts on “Chocolate In Love (Chap-3)

  1. hwaaaa~~ *nangis bahagia* akhirnya publish jg!!!
    hahahaha sumpah panggilannya,onn!!
    bikin ngakak!!! “darling”
    hah tapi tetep, aku suka ni couple!!
    I Love KyuRi couple!!

    ditunggu lanjutannya,onnie!!!
    hwaiting~~^^

  2. Henrryyy larriii! *teriak2 gk jelas*
    2 Tanduk Kyu sudah keluar~~ aaaa… *gila* #abaikan
    hehehe.. Perjanjiannya lucu amat~
    kkk..😀 Ok deh.. lanjuttt~

  3. hahahahah….chaery emang hebat dehhh…ahhh khayalan mitha nih mau ketemu ncul n onew…hahhahaha…semakin bagus aja…penasaran…penasaran…….yg g berhenti ketawa bagian panggilan DARLING2nya…wkwkwkwkwk…..syarat2 yg dibikin kyu bener2 deh…hmmmm :)) good job mith….

  4. Darling cieeeee hahahahaha
    kak manggilnya darling terus dong, lucu……
    aigo chaery-kyuhyun kalian menggemaskan (?)
    sok2 ngancem ‘jangan jatuh cinta padaku’ awas loh ntar cinta mati hahahahahaha
    cant wait for next part~~~~

  5. huaaaa! Akirnya d’post jga…hehehe suka saia sama RiKyu couple.. Gmanaa gtuuu wkakakak
    dan tersangkanya adalah jeng jeng jeng sodara Henry *popo henry* wkwkwk lnjutkan Chi!!
    Yah, hrus nunggu mggu dpan nih. *ngacir ah..*..

  6. Annyeong author…
    Q reader bru nich,,Q suka bgd ff “hub brdsrkan paksaan” gni,,hehe
    Eh,Q mnggil authorny gmn nich,umrQ 20 jd mzt mnggl onni ato dongsaeng??

    fighting author!cpt bkn lnjutanya y..

  7. Ne.., oya dan ada syarat lagi dariku,” kata Chaeri kembali sadar. ”Kalau kau menggandengku, bayar 10.000 won lebih dari 5 menit denda 2 kali lipat. Rangkul, 20 ribu won. Peluk 50 rb won. Cium di kening 100rb won. Cium pipi 200 rb won dan cium bibir walau hanya popo 500rb won perdetik!” chaeri matre sangad hahahahaha…

    yaolloh, gimana ntar nasibnya si henry, jgn sampe masuk UGD tuh anak…

  8. kyaaaaaaa~
    udah part 3,
    ye ye ye
    *nari pake pom pom*

    eonnie aku ngakak pas baca tarif yg diajuin chaeri.
    Yakiiiiin kalo dicium kyu bakal masi ingat buat ngajuin tarif?

    Ditunggu part selanjutnya,
    makin penasaran……

  9. annyeong onni .
    udah lama gak mampir ke ni blog. eh, trnyata ada ff baru lg .

    bagus onn ^^
    bisa bangkrut tuh si kyu kalo tiap hari peluk,rangkul sama cium chaeri wkwkwkwkwkw :DD

    lanjut onn ~

  10. muahahahahaha, ngakak-bantal-guling-tanpa-henti
    kak mitmit bisa aja iih, jd pengen gigit haha #kicked
    yaa dikasi teddy bear sama nyunyu *mencak2*
    ini beneran DAEBAK!😄

  11. hahaha beneran ni ff menghibur banget…….
    suka banget karakter chaeri……..buat kyu g mudah kayaknya ngisengin chaeri…
    lanjut…

  12. huahahahahaha….😀 dasar chaeri..pdhal dluar sana buanyakkkkk bgt cew yg rela mati2an pgn ktm kyu,aplg jd pcr ny..ini malah galak n bkin praturan sndr..
    cho kyu,mending ma aq aja..aq mah tulus syg bgt ma km..#ngmg apaan sh??wkwk#
    makin lama mkin seru crita..^^

*Ayo Comment Dunks ^0^/

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s