Chocolate In Love (Chap-4)


Chocolate In Love (Chap-4)

Author: OnmitHee

Cast: Cho Kyuhyun, Park Chaeri

Other Cast: Henry lau, Park Jungmin, Chaeri’s eomma, Cho Family.

Legth: Sequel.  Genre: Friendship, Romance.  Rated: General

Masa lalu bagaikan mimpi….

Masa depan bagaikan angan….

Masa kini bagaikan semua masa denganmu…

STORY

“Pijat kaki ku lebih kuat lagi, chi!” seru Kyuhyun menjulurkan kaki kanan-nya yang berbulu lebat (?) pada Henry sambil baring-baringan di sofa panjang yang terletak di dorm SJ lantai 11. Henry menurut. Mau gimana lagi, lebih baik jadi tukang pijet gratis Kyuhyun ketimbang disuruh beres-beres kamar Kyuhyun yang bau apek (?). Walau mereka punya ahjumma yang hobi beres-beres dorm dan kamar setiap member.. tapi tetep saja, bau apek dari bantal Kyuhyun gak bisa ilang. Maklum, Kyuhyun kan klo tidur ilernya suka netes-netes gimana gitu.. yah.. jadi bisa kebayang kan gimana wanginya bantal Kyuhyun yang jadi markas utama semua iler-nya. Itulah, yang jadi alasan kenapa Henry milih jadi tukang pijet ketumbang jadi tukang beres-beres.

Pokoknya, Henry ITU NO.1 ANTI FANS DARI BANTAL KYUHYUN! Mending jadi babu dah daripada nyentuh tuh bantal.. wkwkwk~

Lalu sambil mijet-mijet kaki Kyuhyun, Henry mencoba ngajak Hyung ketemu gedenya itu bicara, “Hyung, cewek itu. Masih dendam sama aku ‘gak?”

Tanpa melirik Henry, Kyu yang tahu cewek yang dimaksud Henry adalah Chaeri, menjawab, “Banget! Hati-hati saja kamu klo ketemu dia. Punya sembilan nyawa juga kayaknya gak cukup, chi.” Padahal Kyuhyun bohong sih. Chaeri sudah gak mengungkit-ungkit si Henry lagi.. cuman yah.. si Kyuhyun masih dendam dikit ma si sipit kembaran Onew beda bapak-mama ini. Yah, lagian gak dosa juga ‘kan ngerjain ‘dikit’ dongsaeng satu-satunya ini. Mochi kan polos banget.. pasti gampang ketipu. Mikirin itu saja, sudah bikin Kyuhyun mau ngakak.. tapi, tahan.. tahan… ntar tipuannya gak nge-efek.

“Yaa… Hyung. Bantuin dong.. itu kan bukan masalah besar. Ngapain sih, dia pake dendam segala ma aku?! Sama aku yang imut ini hyung.. aigoo~ tuh cewek buta ya. Ini Henry.. Cowok ABC yang multi talent dan ketampanannya sejagat raya… masa sih gak bisa dimaafin..” Henry yang naif mengatakannya sambil meremas kuat-kuat kaki Kyuhyun. Membuat Kyuhyun merem-melek */Plakk*.

”Aigoo~ enaknya pijetanmu chi.. terus.. terus. Iya.. pijit di situ.. ahhh~ enaknya…tarik terus.. iya.. asihh~” Kyuhyun gak nanggepin ucapan Henry.

Merasa di cuekin, Henry lalu mencabut bulu kaki Kyuhyun.

“WADAWWW! Chi, lu gile ye? Ngapain cabut bulu kaki ku? Mau dikoleksi? Awas lu ye..! *gyahahaha.. Kyuhyun jd betawi😛* ” seru Kyuhyun mengusap-usap bagian kakinya yang udah mulus gara-gara bulunya dicabut Henry.

“Hyung sih Nyuekin!” rajuk Henry, bibirnya dimonyongin bikin author nafsu pingin cium */Plakkk*.

“Mau gimana lagi?! Kamu sih mijetnya enak banget. Udahlah.. gak usah kamu pikirkan lagi tuh cewek. Dia udah jadi yeojaku sekarang. Thanks gara-gara kamu, aku jadi punya pacar cewek abnormal kayak gitu. THANKS BANGET CHI.. THANKS BANGET! Utang budi ku ini gak bakal bisa terbayarkan 7 turunan. NGERTI ’KAN KAMU CHI?! Klo kamu masih gak ngerti maksudku. Sono.. pergi cari Amber atau Key.. ajak mereka kesini! Aku bakal ngomong ulang kayak tadi dan ku suruh mereka nerjemahin buat kamu. Busyet dah.. kamu bikin aku emosi lagi chi…”

Henry yang sangat paham maksud Kyuhyun lalu melanjutkan pijetannya. Sambil di tempelnya lagi bulu kaki Kyuhyun yang udah di cabutnya (?) tadi. Henry sadar kok posisi dia. Gara-gara dia, hyungnya yang sebenarnya baik hati ini jadi terlibat scandal. Henry merasa bersalah.. tapi, untuk menebus kesalahannya itu, hanya menjadi tukang pijet gratis Kyuhyun saja yang dapat dia lakukan.

+++++++++

Seminggu berlalu setelah penandatangan kontrak sebagai yeojachingu seorang Cho Kyuhyun. Chaeri menjalankan hari-harinya seperti biasa kini. Sudah tak ada lagi wartawan yang mengikutinya. Fans Kyuhyun juga kayaknya sudah adem ayem klo ngeliat dia. Sehingga dia dengan bebas bisa berjalan kesana-kemari tanpa perlu cemas di ikuti.

Setelah dari ‘JeDong House’ tempat dia menjadi sukarelawan rutin. Seperti biasa Chaeri menghentikan langkahnya ketika melalu sebuah bangunan tua yang terletak tak jauh dari ‘JeDong House’. Dia tersenyum sangat lebar saat memandang bangunan itu.

“Setelah urusanku dengan Kyuhyun selesai.. aku akan mendapatkanmu! Yah.. mewujudkan harapan seongsangnim dan teman-teman yang lain. Kembali berjuang meraih mimpi kami… kumohon.. jadilah milikku. Tunggu aku!”

Chaeri lalu berjalan lebih dekat ke bangunan itu. dia lagi-lagi tersenyum melihat palang yang menyatakan kalau bangunan itu belum dimiliki siapapun. Setelah itu, dia melanjutkan lagi perjalanan pulang ke rumahnya.

++++++++

Saat sampai rumah, Chaeri mengecek terlebih dahulu kotak pos rumahnya yang terlihat penuh berisi surat, dia lalu mengambil surat-surat yang ada disana.

”Hm.. ada surat undangan reuni SMA. Aishh~ acaranya sebulan lagi. Hah, datang atau tidak ya?” pikir Chaeri sambil membuka pintu pagar rumahnya.

Setelah di dalam rumah, Chaeri menaruh surat-surat itu di atas kulkas dapur. Lalu dia membuka isi kulkas untuk melihat bahan makanan yang bisa dia buat untuk makan siang. Tapi, karena sedang tidak mood untuk masak, ujung-ujungnya Chaeri malah memesan makanan.

Kemudian setelah makan siangnya datang. Dia lalu duduk di ruang tengah rumahnya sambil menonton televisi (yah, kebiasaan pengangguran gitu). Dia menonton acara kartun favoritnya ’Sponge Bob’ sambil memakan makan siangnya, mie dingin ’Naengmyeon’ yang enak banget dinikmati di siang hari yang panas di musim panas ini. Surat undangan reuni juga ada di hadapannya, dia melihatnya sesekali sambil memikirkan mau datang atau tidak.

Dan kemudian setelah makan siangnya habis. Dia mendapat sebuah pesan di ponselnya.

From: Naenamja

Darling, sudah makan? Aku membutuhkanmu hari ini. Bersiaplah, setengah jam lagi ku jemput!

Okey.. ’NaeNamja’ itu nama kontak yang ditulis Chaeri untuk Kyuhyun di ponselnya. Sebetulnya, Chaeri cukup jijik menulis seperti itu. Tapi, mau bagaimana lagi.. semua orang memang tahunya kalau Cho Kyuhyun itu ’namjachingu’ seorang Park Chaeri. Walaupun hubungan mereka sebenarnya hanyalah pura-pura, tapi mereka harus berakting layaknya sepasang kekasih sungguhan. Apalagi, orang rumah Chaeri juga tahunya kalau Kyuhyun itu pacarnya. Jadi, mau gak mau.. nulisnya yah kayak gitu deh… .

Kemudian bunyi pesan Kyuhyun… haha~ terlihat sangat romantis bukan?

’Darling, sudah makan? Aku membutuhkanmu hari ini. Bersiaplah, setengah jam lagi ku jemput!’

Hah.. kata ’Darling’ itu tak lebih dari kata ejekan diantara mereka. Yah.. Chaeri sadar sih.. kalau dia yang memulai memanggil Kyuhyun duluan dengan kata itu. tapi, itu kan cuman main-main… Chaeri gak nyangka kalau mereka akan terus-terusan menggunakan kata itu. Kemudian kata ’ sudah makan?’ jangan dikira kata itu menunjukkan perhatian dari Kyuhyun padanya… coba di perhatikan kalimat berikutnya setelah kata itu! ’Aku membutuhkanmu hari ini. Bersiaplah, setengah jam lagi ku jemput!’ kalimat itu lebih berupa kalimat perintah.. menandakan kalau Chaeri harus siap dan ketika Kyuhyun datang menjemput, dia tak harus menunggu Chaeri.

Kalau bukan demi membeli bangunan impiannya itu. Chaeri gak bakal mau pacaran (walau cuman pura-pura) dengan Cho Kyuhyun. Tapi, mengingat Kyuhyun merupakan sumber uangnya.. maka Chaeri dengan terpaksa menjalani kisah cinta pura-pura mereka.

++++++

”Darling.. wow, kau tepat waktu. Kupikir ‘setengah jam’ yang kau bilang itu ‘satu jam’. Daebakk…” Chaeri menyidir Kyuhyun yang datang telat melewati janji mereka.

“Kuraeyo? Ah~ mianhae. Aku kan orang ‘sibuk’ darling. Tak seperti kau yang pengangguran.. yah. Kau pasti bisa memaklumi lah..” Kyuhyun membalas Chaeri dengan kata yang lebih menusuk.

Chaeri menatap tajam Kyuhyun dan mulai bersiap menutup lagi pintu pagar rumahnya di depan muka namja itu. Chaeri tak suka dengan kata ’pengangguran’ yang di ucapkan Kyuhyun tadi dan dia sudah berkali-kali mengatakan pada namja itu, untuk tak menyebutnya dengan kata terlarang itu.

”Sudahlah.. jangan menatapku setajam itu,” Kyuhyun tertawa. ”Kau sudah siap ’kan?”

”Ne..” sahut Chaeri lalu menutup pintu pagar rumahnya. Dia lalu berjalan disamping Kyuhyun menuju mobil namja itu yang terparkir di depan gang yang berjarak tak lebih dari 5 meter dari rumahnya.

”Kyuhyun-sshi..” panggil Chaeri saat dia dan Kyuhyun sudah di dalam mobil. “Kau akan mengajak ku kemana kali ini?”

“Ke rumah ku..” sahut Kyuhyun fokus dengan kemudinya, menuju distrik Nowon tempat keluarganya tinggal.

“Mwo?! Ke rumahmu? W-wae?”

“Karena keluargaku ingin melihatmu! Kau tahu kan kalau mereka tak tahu kalau hubungan kita hanya sandiwara saja…”

”Argghh~ kenapa mendadak sekali sih?” kesal Chaeri. ”Asal kau tahu, aku belum tahu banyak tentangmu! Kalau mereka bertanya macam-macam.. aku harus jawab apa?”

”Kau tak usah berpikiran rumit. Keluargaku bukan keluarga yang konservatif… jadi tenang saja.. mereka tak akan mencecarmu dengan berbagai pertanyaan tak penting. Cukup datang, bersikap manis dan santun  serta tak banyak bicara. Itu saja yang harus kau lakukan…”

+++++++

”Kyuhyunna.. ” seru seorang gadis manis berambut ikal panjang memeluk Kyuhyun ketika Chaeri dan Kyuhyun masuk ke dalam rumah. Yap, rumah keluarga Kyuhyun tentunya.

”Noona… ah~ aku merindukanmu!” kata Kyuhyun mengeratkan pelukan mereka.

”Naddo.. aigoo~ kita baru tak jumpa sebulan. Tapi, rasanya lama sekali..” sahut gadis itu sementara Chaeri memandang sekeliling rumah, memperhatikan bentuk bangunan dan penataan ruangan. ”Yaa.. dia yeojachingu mu? Yang kau gendong di TV itu?”

”Ah.. Annyeong-haseyo. Mannaseo bangapsseumnida. Jeoneun Park Chaeri imnida..” kata Chaeri membungkukkan badan nya memberi salam.

”Ah.. Annyeong Chaeri-sshi. Aku Ahra.. Cho Ahra, ku harap Kyuhyun pernah menceritakan tentangku padamu.” kata gadis itu melepaskan pelukannya dari Kyuhyun dan menjulurkan tangannya pada Chaeri.

Chaeri membalas juluran tangan Ahra, menggenggamnya. ”Ah~ aku senang sekali bisa bertemu dengan onnie…”

“Kuraeyo? Ah~ aku juga senang karena akhirnya bisa bertemu dengan yeoja yang selalu Kyuhyun ceritakan..”

Chaeri terkejut mendengar ucapan Ahra barusan, dia memandang Kyuhyun heran.

“Noona.. mianhae. Tapi, bukan Chaeri yang ku maksud itu..” kata Kyuhyun sambil menggaruk tengkuknya.

“Oh.. pantas…” Ahra tak melanjutkan perkataannya. Suasana kikuk menyergap mereka bertiga dan suasana kaku itu sirna ketika Chaeri melihat dari ruangan lain muncul wanita paroh baya. Kyuhyun tersenyum dan berlari girang memeluk wanita itu.

“Eomma… aku kangen..” katanya memeluk manja sang ibu.

+++++++

Kemudian, Chaeri menikmati sore bersama keluarga itu. Karena masih bingung, Chaeri memilih untuk lebih banyak diam dan menikmati suasana bahagia bersama keluarga kecil itu. Orang tua dan kakak Kyuhyun memang sangat ramah, mereka juga tak menuntut pada Chaeri untuk menceritakan hubungannya dengan Kyuhyun. Mereka menghabiskan sore dengan lebih banyak bercerita tentang masa lalu, masa saat Kyuhyun dan Ahra masih kecil lalu lebih banyak juga mendengarkan cerita pengalaman sang kakak yang pernah bersekolah di luar negeri.

Lalu ayah Kyuhyun bertanya pada Chaeri, “Sekolahmu sudah beres?”

“Ne..” Chaeri mengangguk. Baru kali ini keluarga itu bertanya secara personal padanya.

“Sudah bekerja?” kali ini ibu Kyuhyun yang bertanya.

“Oh.. sudah. Hanya saja, ada masalah di kantor, jadi aku disuruh cuti. Entahlah.. mungkin akan dipecat sebentar lagi..” kata Chaeri mencoba menertawakan nasibnya yang buruk itu.

“Wae? Memangnya kau melakukan kesalahan apa?” tanya Ahra tertarik dengan cerita Chaeri sementara Kyuhyun diam saja mendengarkan.

”Ah~ itu karena aku terlalu idealis. A-aku tak cocok dengan sistem mereka jadinya.. yah, aku mengacaukan kinerja mereka..”Chaeri menunduk lemas saat mengatakan itu.

”Gwenchana.. itu karena kau masih muda. Idealisme itu perlu tapi seharusnya kau membiasakan diri dengan yang terjadi di lingkungan.. takutnya kau akan tenggelam karena tak bisa membawa diri.. ” nasehat ayah Kyuhyun bijak. Chaeri tersenyum di nasehati seperti itu.

”Ah.. dari pada menceritakan hal yang menyesakkan seperti itu. lebih baik kita membicarakan hubungan kalian… kapan kalian akan menikah?” kata Ibu Kyuhyun yang sukses membuat Kyuhyun dan Chaeri terbelalak saking terkejutnya.

”Eomma.. i-itu tak ada dalam rencana kami..” seru Kyuhyun.

”Yaa.. kalian kan sudah dewasa. Kenapa malah tak merencanakannya?” balas sang ibu.

”Mereka belum siap… biarkan saja. Lagipula, Ahra juga belum menikah, jadi biarkan saja Kyuhyun dan Chaeri menikmati waktu mereka..” sahut sang ayah.

”Ne.. ahjumma,” timpal Chaeri, ”.. hubungan kami juga sebenarnya masih baru.”

”Tak ada masalah baru atau tidak.. dan jangan panggil aku ‘ahjumma’. Kau harus memanggilku ‘eomonim’ mulai sekarang. Kau yeoja pertama yang dibawa Kyuhyun ke rumah.. jadinya aku yakin hubungan kalian sudah sangat serius. Ohya.. bagaimana dengan orang tuamu? Kau sudah mengenalkan Kyuhyun dengan mereka ‘kan?” kata Ibu Kyuhyun panjang.

“Ne.. eomonim..” sahut Chaeri malu.

“Kalau begitu, carikan waktu agar kami bisa bertemu mereka.. kau pasti bisa ’kan?” kata wanita itu lagi dengan nada memerintah.

Chaeri memandang Kyuhyun dengan takut-takut. Dilihatnya namja itu diam saja menunduk, tapi Chaeri tahu… namja itu sedang sangat kesal sekarang. Chaeri bingung mau menjawab apa.. tapi nyonya itu tampaknya masih menunggu jawabannya sehingga Chaeri hanya bisa mengangguk lemah.

+++++++

”Mianhae..” kata Chaeri saat dia dan Kyuhyun berdua saja di sebuah kamar. Chaeri yakin kalau sekarang dia berada di kamar namja itu. Kyuhyun diam saja dan mendudukkan dirinya di atas ranjang.

”Duduklah… kau pasti lelah ’kan..” kata Kyuhyun mengajak Chaeri duduk disampingnya yang dituruti yeoja itu. ”Tak usah minta maaf…” kata Kyuhyun lagi setelah yeoja itu duduk.

”Mereka sepertinya mengharapkan lebih dari hubungan kita…” bisik Chaeri memandang Kyuhyun dan namja itu mengangguk. ”Harusnya, kau bilang yang sebenarnya pada mereka…”

”Perusahaan melarang..  jadi mau bagaimana lagi.”

”Lalu.. apakah demi perusahaan itu, kau tidak memikirkan perasaan yeoja yang sebenarnya kau sukai? Bagaimana dengannya…”

”Apa maksudmu?” Kyuhyun memandang tajam pada Chaeri saat ini.

”Yeoja yang di maksud noona-mu! Yang selalu kau ceritakan padanya… bagaimana dengannya? Kau sebenarnya punya kekasih sungguhan ’kan? Lalu bagaimana dengannya sementara semua orang tahu kalau ada aku.. aku yang disebut kekasihmu. Tapi, dia bagaimana?” cecar Chaeri.

Kyuhyun terdiam.. menahan rasa pedih. Kekasih sungguhannya… kekasih yang sangat dicintainya. Kekasihnya… Han Chae Kyeong. Mengingat itu saja membuat rasa pedih dan sakit menghinggapinya, mengingat kenyataan karena dia kehilangan yeoja itu. Dia ingin menangis, tapi dia menahannya,… dia tak ingin menangis di hadapan Park Chaeri.

Lalu, Kyuhyun yang sudah bisa mengendalikan emosinya menepuk pundak Chaeri, ”Tak apa… dia tak akan apa-apa.”

”Kyuhyun-sshi!” Chaeri menepis tangan Kyuhyun. ”A-aku memang butuh uang.. tapi, aku tak bisa melakukannya jika ada yeoja lain yang tersakiti karena hal ini. kalau kau memang punya kekasih sungguhan.. harusnya dia yang berada di posisi ku sekarang.. dia yang harusnya..”

”CUKUP PARK CHAERI!” putus Kyuhyun membentak. ”Berhentilah bersikap sok peduli! Sudah kubilang saat kau ku ajak kemari… Cukup datang, bersikap manis dan santun  serta tak banyak bicara. Itu saja yang harus kau lakukan!”

Setelah mengatakan itu Kyuhyun bergegas keluar dari kamar dan meninggalkan Chaeri yang merasa terhina seorang diri.

++++++++

”Chaeri-ya… nanti datang lagi ya..” kata Ahra sambil mengecup pipi Chaeri saat mengantarkan ke mobil. Lalu, Ahra berkata pada Kyuhyun, ”hati-hati mengemudinya…”

”Ne.. noona..” Kyuhyun tersenyum dan memeluk kakaknya.

”Eomonim.. bingkisannya banyak sekali!” seru Chaeri senang menerima bungkusan yang berisi makanan pemberian dari ibu Kyuhyun.

”Ne.. itu untuk orang rumahmu. Sampaikan salam kami pada keluargamu.. dan sering-seringlah kemari.. walau Kyuhyun tak mengajakmu, arasseo?!”

”Ne.. arasseoyo..” sahut Chaeri tersenyum lalu membungkukkan tubuhnya memberi hormat lalu masuk ke mobil disusul Kyuhyun.

”Sampai jumpa.. hati-hati dijalan…” seru keluarga itu melambaikan tangan saat mobil yang ditumpangi Kyuhyun dan Chaeri mulai berjalan.

”Mereka baik sekali…” kata Chaeri lirih di perjalanan pulang.

”Kalau begitu, sering-seringlah mampir kesana… keluargaku menyukaimu!” sahut Kyuhyun.

”Tapi.. aku merasa berdosa…” Chaeri menundukkan wajahnya.

“Tak usah membahas hal itu lagi!” seru Kyuhyun membuat Chaeri menoleh padanya melemparkan pandangan kesal. “Ohya, aku sudah beberapa kali ke rumahmu. Tapi, tak pernah melihat ayahmu..”

“Aboji sudah tak ada.. harusnya kau tak perlu menanyakan itu!” ketus Chaeri.

“Oh.. Mianhae…”

“Ah` Gwenchana… aku sendiri sebenarnya tak begitu tahu ayahku…”

Kyuhyun memandang kaget pada Chaeri, dengan ragu-ragu dia bertanya,”W-wae?”

Chaeri tertawa, “Baiklah.. entah kenapa aku menceritakan ini padamu. Tapi, karena kau sekarang temanku.. dan yeah, eomma beranggapan kau kekasihku… jadi lebih baik kau ku ceritakan… .”

”Kalau sebenarnya tak mau cerita lebih baik…”

Chaeri memutus ucapan Kyuhyun, ”.. ku bilang aku mau cerita… .”

++++++++

Kyuhyun memarkirkan mobilnya di depan sebuah taman bermain yang terletak satu blok dari rumah Chaeri. Mereka duduk berdua di atas kursi panjang ditemani cahaya dari satu-satunya lampu taman yang bersinar redup. Walau daerah itu merupakan daerah padat penduduk, untuk malam ini entah kenapa suasana di lingkungan itu sepi. Membuat Kyuhyun dengan leluasa duduk berdampingan dengan Chaeri berdua saja disana. Menikmati malam yang cukup dingin di pertengahan musim panas itu. Memandangi langit yang hanya di hiasi bintang.

”Aku dan adik ku Jungmin sebenarnya beda ayah… ayah kandung Jungmin meninggal 3 tahun lalu karena serangan jantung. Sementara ayahku.. juga sudah meninggal.. aku ingat, saat aku berusia 5 tahun, eomma pernah mengajak ku ke sebuah acara pemakaman. Disana, aku melihat eomma menangis.. hah… eommaku itu wanita tegar dan baru pertama kalinya aku melihatnya menangis, kemudian seorang wanita tua menyuruhku memberikan hormat pada makam itu… aku yang tak mengerti menurut saja.. padahal, aku sendiri tak tahu, siapa pria tua yang meninggal itu.. aku tak pernah melihatnya…”

Kyuhyun memandang Chaeri yang sedang menatap langit, menunggu yeoja itu menyelesaikan ceritanya.

”.. aku baru tahu siapa pria itu saat aku berusia 10 tahun. Ternyata dia adalah ayahku… yah, eomma memang melahirkan ku tanpa menikah dengannya.. pria itu sudah memiliki keluarga..bahkan aku baru tahu kalau ternyata kakak tertua ku justru sebaya dengan eomma.. menggelikan.”

Chaeri menarik nafasnya perlahan. Sementara Kyuhyun mengusap punggung yeoja itu. Mencoba memberikan sedikit rasa nyaman pada Chaeri.

”Kau.. sering bertemu dengan saudara-saudara satu ’ayah’mu itu?” tanya Kyuhyun.

”Ne.. hubungan kami baik. Dulu, mereka sempat mengajak ku tinggal bersama mereka. Tapi, aku lebih memilih dengan eomma.. hah, walau eomma punya centong nasi yang mengerikan..”

Kyuhyun tertawa mendengar ucapan Chaeri itu. Dia memandang Chaeri.. tak menyangka di balik sifat ’narsis’, cerewet dan abnomal dari yeoja itu terdapat kisah hidup yang sangat unik.

”Kata eomma… aboji ku itu seorang dokter bedah yang hebat.. eomma yang saat itu masih jadi dokter muda sangat terpesona dengan semangat aboji menolong pasien. Sehingga mereka menjalin cinta terlarang.. padahal usia aboji saat itu sudah dua kali lipat dari eomma.. tapi, eomma tak memperdulikan itu. Ohya, eomma sangat ingin aku seperti aboji.. sekolah di kedokteran.. tapi, aku tak mau..”

”Wae? Dari ceritamu.. kedua orang tuamu adalah dokter ’kan? Kau pastinya mewarisi bakat mereka..” sela Kyuhyun.

”Ne.. tapi, bukan mereka yang meng-inspirasi hidup ku!” sahut Chaeri.

”Mwo? Lalu siapa?”

”Seorang seongsangnim… dia adalah guruku saat aku masih kelas 4 SD. Aku menekuni dunia pendidikan gara-gara terinspirasi dari dia.. dari semangatnya. Dan.. aku ingin mewujudkan keingingannya.. impiannya… karena itulah aku membutuhkan uang yang sangat banyak…” kata Chaeri bersemangat sambil bangkit dari duduknya. “Selain itu, aku juga ingin melihat dunia… dia dulu pernah menceritakan pengalamannya.. saat dia mengajar anak-anak membaca di Ethiopia.. menceritakan apa yang terjadi disana… itu sangat luar biasa…”

“Kau.. benar-benar idealis..” kata Kyuhyun tersenyum lalu bangkit dan menarik tangan Chaeri berjalan menuju ayunan.

“Hey.. kau menggandengku!” seru Chaeri tertawa.

“Hanya 10rb won ‘kan? Akan ku bayar…” kata Kyuhyun sambil mendudukan Chaeri di ayunan.

”Haha… tak perlu, darling!” Kyuhyun berjengit saat mendengar Chaeri berkata itu.

”Hah.. sebaiknya, kita ubah panggilan mesra kita!” kata Kyuhyun mulai mendorong ayunan itu.

”Baiklah.. kau mau ku panggil apa?” tanya Chaeri.

”Walau hanya berbeda hari, aku lebih tua darimu.. jadi panggil aku ’oppa’.”

”Ahh~ Shiroh! Itu menjijikkan…” Kyuhyun menahan ayunan itu, dia tertawa melihat ekpresi protes Chaeri meminta di ayun lagi. ”Kita sebaya Cho Kyuhyun. Aku tak pernah memanggil orang yang sabaya denganku dengan panggilan itu!” jelas Chaeri.

”Lalu apa? Melanjutkan sebutan ’darling’? hah.. itu jauh lebih menjijikkan!” kata Kyuhyun mulai mendorong ayunan itu lagi. Kemudian dia duduk di ayunan sebelah Chaeri dan mulai mengayunkan tubuhnya sendiri disana. ”Kau sepertinya berpengalaman sekali, ya.”

”Hm? Maksudmu?” tanya Chaeri menanggapi gumaman Kyuhyun.

”Sudah pernah berapa kali berkencan?” Kyuhyun bertanya tanpa sungkan.

”Di hitung denganmu.. hm~ baru 2 kali,” sahut Chaeri tersenyum.

”Hubunganmu dengan yang pertama apakah cukup lama?” Kyuhyun mulai penasaran.

”Hah… kau mulai menginterogasi ku!” Chaeri tertawa lagi, ”Hanya 6 bulan.. aku dan dia berkencan saat kami sudah di tingkat akhir SMA, kami putus karena ’long distance’. Dia melanjutkan kuliah di Jepang.. mengambil kedokteran pula.. ”

”Kau benci dokter..” Kyuhyun seenaknya menarik kesimpulan,

”Hah.. Opsoyo…bukan begitu…” kata Chaeri gemas sambil menyepakkan pasir ke sepatu Kyuhyun.

”Lalu, hubungan kalian sudah sejauh apa?” Kyuhyun masih tak menghentikan keingin tahuannya tentang yeoja itu. Chaeri tak menjawab dan malah menunduk malu, wajahnya yang merona membuat Kyuhyun semakin gemas sampai berkata, ”Kau sudah tidur dengannya?!”

Ucapan Kyuhyun sontak membuat Chaeri kaget sampai terjatuh dari ayunan. Kesal karena jatuh dan Kyuhyun malah menertawakannya membuat Chaeri melempari namja itu dengan pasir.

”Kyaa! Mianhae.. . aku hanya menduga, melihat ekspresimu barusan!” seru Kyuhyun turun dari ayunan dan menghindari serangan Chaeri.

Chaeri yang kesal, duduk kembali ke ayunannya tadi. Kyuhyun yang tahu kalau yeoja itu tak akan menyerangnya lagi, mendekati Chaeri dan berdiri di hadapannya.

”Saat dia mau pergi.. aku memang hampir memberikannya. Tapi, untungnya saat itu akal ku masih berguna.. buat apa aku melakukannya kalau di Jepang sana dia bisa saja melakukan dengan yeoja lain. Dan syukurlah.. aku tak melakukannya dan aku tak menyesal..” jelas Chaeri.

”Kau masih suka dia?” Kyuhyun kini duduk berlutut di hadapan Chaeri. Mencoba mencari mata yeoja itu.. memastikan kalau pertanyaannya tak membuat Chaeri terluka.

”Aniya.. sudah 5 tahun berlalu. Aku sudah melupakan perasaanku padanya…”

”Baguslah…” Kyuhyun membelai puncak kepala yeoja itu.

”Kau sudah tahu banyak tentang aku, Kyuhyun-sshi… lalu, kapan kau menceritakan tentang dirimu?”

”Ah~ kau bisa membacanya di internet!” sahut Kyuhyun

”Yaa!” seru Chaeri.

”Sudahlah… ini sudah hampir pukul 10 malam. Nanti kau dipukuli dengan centong nasi karena pulang melewati jam malam mu!” Kyuhyun mulai menggandeng lagi tangan Chaeri.

”Heeyy… gandeng bayar!”

”Kalau begitu kau juga harus membayarku karena sudah menjadi supir pribadimu!”

Mereka berdua tertawa setelah itu, Kyuhyun tak melepaskan gandengannya sampai mereka masuk ke dalam mobil dan kemudian kembali menggandeng tangan yeoja itu ketika dia mengantarkan Chaeri sampai di depan pintu rumahnya.

”Beristirahatlah yang cukup! Aku tak akan menganggumu beberapa hari ini..” kata Kyuhyun lagi-lagi membelai rambut Chaeri dan meletakkan bingkisan yang diberikan ibunya disamping kaki yeoja itu.

”Ne.. kau juga. Jaga kesehatanmu.. dan hati-hati di jalan..”

Kyuhyun melepaskan genggamannya dan menatap Chaeri sejenak. ”Sampai jumpa… Chaeri-ya…”

Chaeri tercengang mendengar cara Kyuhyun menyebut namanya. Dia lalu memperhatikan namja itu yang kini sudah mulai berjalan menuju pagar rumahnya. Dan kemudian menghilang di balik pagar.

”Di-dia.. memanggil ku ’Chaeri-ya’.. aigooo~ lembut sekali…” gumam Chaeri masih tak mempercayai yang baru saja di dengarnya.

“Noona.. cepat masuk! Eomma sudah menyiapkan centong nasi spesial buat mu! Haha..” kata Jungmin menyembulkan kepalanya dari balik pintu.

“Kyaaaa… eomma.. ampun!” seru Chaeri buru-buru masuk ke dalam rumah sambil membawa bingkisan dari ibu Kyuhyun.

Sementara di balik pagar, Kyuhyun tersenyum mendengar jeritan Chaeri itu. Kemudian dia berjalan menuju mobilnya dan melajukannya menuju dorm untuk melepaskan lelahnya.

-To Be Continued-

Omo.. Omo..Mulai romantis.. mulai romantis.. wkwkwk~..

Part depan mungkin akan ada kejadian seru antar dua makhluk aneh itu ^^

Kira-kira bakal terjadi apa ya?  Jadian beneran kapan ya? Jawabannya.. tunggu dan berikan lah komen di setiap partnya ..Kamsahamnida.. Chingudeul ^^/

yang nunggu MI_Jinki POV sabar ya.. masih proses … terus kykx aku memang harus bikin after story MI deh.. mengingat pas baca ulang ternyata banyak adegan yg blom jelas.. haha… okeyy, untuk ff lainnya ditunggu az ya ^^

gomawo dah mampir kemari

50 thoughts on “Chocolate In Love (Chap-4)

  1. I’m first!!
    yeyy!!
    aku ngakak,onn!!
    wktu si Henry bilang

    “Cowok ABC yang multi
    talent dan ketampanannya
    sejagat raya …”

    hahahaha aigoo…!!
    terus yg tentang bantal apeknya kyu oppa tu, kayaknya sama ma bantalku!! g ada yg tnya #abaikan

    makin suka sama ni couple!
    KyuRi couple daebakk~!!
    ditunggu lanjutannya,onnie!
    hwaiting~^^

  2. Pengen comment dsini juga ahhh,,biarpun udah tadi di wp tetangga,,,g afdol klo g comment jg dsini *reader banyak omong*….

    Tetep ngakak dch darling2annya,,,huhuuh,,itu mith emang kyu pake bhs ing ya ngomong ke henry,,,ko musti tanya ke key n amber??*mian klo pertanyaannya g penting*….hahhahaha,,,,

    next chapt dtggu mith,,,oia mitha g folback twitter aku deh,,,udah lama ku follow lho,,,

    folback ya @ola_galz
    gomawo🙂

    • yaa.. OLa, komen dimari az juga gpp.. hehehe
      itu si Kyu ngomongx pake bhs korea.. tp kan kita tau klo mochi blom fasih bener bhs koreax jadi pas si Kyu ngomel2 klo si mochi g mudeng dia nyuruh panggilkan key atau amber buat nerjemahin ke bhs inggris

      okee.. ntar aq folbek twitter mu

  3. ini sih bener2 udah mulai romantis..authorna bikin saya frustasi berat nih ~~ masa 1 part 1 minggu sekali..bsa ga nwa rkeluarnya tiap hari ??

  4. sumpah…si mochi…ckckckck, polos nian dikerjain gitu, masih sempet nasrsis pula…cowok ABC..hwakakaka

    intensitas evilnya dah mulai menurun…sekarang jadi sweet…so sweeeeeeeeet.

    next part a.k.a part 5…jadiankah mereka mit?
    aku suka pairing ni. ^^

    Lanjuut mit!!

    • thanks udh suka pairing ini ^^
      aq emang sengaja bikin Kyu g terlalu evil.. aq pikir dia cuman evil ma hyung2x di SJ doang.. maybe ma org lain g segitu.. lagian ini kan ma cwek .. g yakin ah~ kyu tetep nunjukin sifat evilnya.. makanya q bikin rada manis n cuek gitu..

  5. Part depan mereka jadian beneran ya?
    Wah, makin suka deh sama ni couple, apalagi sama panggilan ‘darling’nya, hahaha..
    Lanjutannya ditunggu yaa..

  6. hello hello *ala shinee*
    komen lg deh disini walau mau blg hal yg sama
    huhu udh baca 2 kali pun aku tetep senyum2 kak haah buruan deh kak bikin mereka jadian beneran >><<
    ntar kira2 ada cowo yg disukai ato suka ama chaeri ga ya??? trus ntar jd rivalnya kyu gtu… hahahaha
    ditunggu lanjutannya……..

    • PASTI ADA DONG ..
      hehehe
      klo gak ada kisah cinta segitiga bagaikan sayur asem kurang asem ==’
      pasti aq buat kisah cinta segitiga.. ditunggu az siapa yg bakal kejebak or dijebak ma chaeri..

  7. woah…. gw kira si mochi bakal diapain ternyata cuma disuruh mijit doang hahahahhaha, gw dah wanti2 aja, gud job mit..
    napa ga dikoleksi aja ya bulu kakinya kyu, kali aja 50 taon lagi laku tuh bulu di jual hahahahahaha…

    cie….cie….. kyu dah main pegang tangan neh hehehe

  8. Waa bebep so sweet…,
    Ihh sukasukasuka,!ahahaah
    Mba,nie ceritanya mantep sangat,! Meme suka bget ^^
    c’bebep nya care bget,Chaeri nya juga manis…,
    d’tunggu lanjutanNya

  9. bener-bener romantis onn ^^
    kya~ HCK kok muncul disini sih onn ???
    dia siapanya kyu yaa?? jadi makin penasarn tor .
    oke ~ lanjut onn🙂

    oh ya,
    MI jinki POV jg cpet di pub yaa onn !!

  10. bener-bener romantis onn ^^
    kya~ HCK kok muncul disini sih onn ???
    dia siapanya kyu yaa?? jadi makin penasarn onn .
    oke ~ lanjut onn🙂

    oh ya,
    MI jinki POV jg cpet di pub yaa onn !!

    • haha~ abis bingung mau siapa yg jadi cwek ketigax.. hehehe
      dia pacarnya Kyuhyun tapi dah tiada…
      ntar dijelaskan kisahnya di part-part berikutnya

      MI Jinki POV masih blom buat.. masih g mood.. hehe *ditabok*

  11. ffnya punya author bener2 bikin frustasi buat nunggu lanjutan.a…

    ini chaeri yang sama kan ma yg di get married? tapi blum kerasa karakter egois-nya … hohohoh..
    pingin taw konflik yang ngebuat karakter kuat chaeri keluar..
    hehehe…

    publish.a bisa sminggu 2 kali ga?? hehehe* kedip2 mata..

  12. wkwkwkwk,
    sumpah jd ngakak ga jelas gini aku baca part awalnya, malah tengah malem lg wkwkwk
    #udasakitperut
    cie, cuit cuit #apadeh
    MI ada afstornya, wahaha asik asik
    #hugkakmitmit:p

  13. cieee, udah mulai bnyk skinship, romantis2an…
    Aigoo, mw mw mw
    Wkwk
    Seru2, makin bgs tp kdang aku gk bgtu suka dh pas kyu ngomong ky org betawi, jd aneh aja gtu… Hehe
    Tp bgs kok jalan ceritnya..

  14. Ngakak pas baca Henry jd Anti Fans No. 1 Bantal Kyuhyun. Btw bantal Kyu mungkin bau apeknya bersaing sm bantal gue haha.
    Salam kenal thor, readers baru dr FF lama ini🙂

  15. maaf baru dapet komen di part ini u.u awal nya aku cuma iseng cari rekomen ff cho kyu di internet. dan kebanyakan nyebut chocholate in love. jadi aku baca, di awal aku agak ngerasa -maaf- risih dan gak nyaman karena bahasa nya gak baku. aku lebih nyaman ke bahasa yang baku. tapi karena rasa penasaran dan ide cerita ini bener-bener menarik, aku nyoba tetep baca dan kadang ngerubah bahasa yang tidak baku itu ke bahasa yang baku dalam hati kkk~ dan akhirnya aku masih bertahan sampai di sini. yeay kkk~

*Ayo Comment Dunks ^0^/

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s