Chocolate In Love (Chap-7)


Chocolate In Love (Chap-7)

Author: OnmitHee

Cast: Cho Kyuhyun, Park Chaeri

Other Cast: SJ member, Yu NanHee, Yu Jaemin.

Legth: Sequel.

Genre: Romance, Family

Rated: PG 15+

I want to be

By her side forever
Take place there as a man
Not a friend

…..

STORY

Member Super Junior berbisik-bisik ngegosipin Kyuhyun dan Chaeri selama perjalanan mereka menuju Busan. Chaeri yang awalnya pindah ke gerbong lain karena melihat Kyuhyun berada satu gerbong dengannya, ternyata malah kembali ke tempatnya semula. Dia terpaksa kembali karena ketika pindah ke gerbong lain, dia di marahi oleh petugas. Chaeri hanya bisa menahan malu ketika kembali ke gerbong yang sama dengan member SJ, sementara Kyuhyun girang ketika melihat Chaeri kembali.

Mereka kemudian duduk berdampingan di sepanjang perjalanan yang membuat member SJ yang ada disana kasak kusuk, mencoba menduga-duga tentang adanya sesuatu yang spesial muncul diantara Kyuhyun-Chaeri.

“Aku tak mengejarmu tadi karena yakin kau pasti akan kembali. Dugaanku rupanya benar..” kata Kyuhyun tersenyum melihat Chaeri yang sedang mengalungkan penutup mata di lehernya.

”Aku tak mau bicara dengan mu!” ketus Chaeri.

”Kau sudah bicara denganku…” kekeh Kyuhyun memandang wajah sebal Chaeri.

”Cih, aku tahu kau sedang mencoba bermain-main denganku! Baik akan ku ladeni.”

”Haha…” Kyuhyun tertawa, ”Mianhae, Chaeri-ya…”

”STOP!” putus Chaeri. ”Tak ada orang yang meminta maaf dengan tertawa seperti itu! dan Hey… jangan sok akrab denganku! Aku tak suka dengan caramu memanggil nama ku!”

”Mwo?!” seru Kyuhyun. ”Tapi  itu terdengar lebih akrab ’kan? Ketimbang ’darling’?!”

Chaeri berjengit dan Kyuhyun mengibaskan tangan bosan melihat ekspresi Chaeri. Sementara member Sj sedang mencoba menguping pembicaraan.

Mereka terdiam sebentar, pada saat itu Kyuhyun memandang lebih seksama bibir Chaeri. Memastikan luka akibat perbuatannya sudah hilang atau tidak, tapi ternyata bekas itu masih ada.

”Chaeri-sshi. Mianhae, jeongmal mianhae. Aku berjanji tak akan melakukan itu lagi padamu…” kata Kyuhyun menunjuk ragu bibir Chaeri.

”Kau membuatku jadi susah makan…” sahut Chaeri. ”aku tak bisa memaafkanmu..”

”Yaa! Hanya susah makan ’kan? Bukannya susah yang lain?!” bentak Kyuhyun.

”Tuh kan!” balas Chaeri.”Kau mulai kasar lagi! Aku tak akan memaafkanmu!”

”Ck~” desah Kyuhyun, ”Aku akan mentraktirmu nanti. Jadi, jangan ngambek lagi. Oke?!”

”Hah, Kyuhyun-sshi. Aku heran denganmu,” Chaeri meletakkan tangannya di dagu.

”Heran? Wae?” Kyuhyun menatap mata Chaeri dan memainkan poni yeoja itu.

Chaeri menjauhkan tangan Kyuhyun dan memalingkan wajahnya, menatap ke luar jendela memperhatikan pemandangan lewat kereta yang kini sedang melaju kencang.

”Aku tak ingin membahasnya lagi,” sahut Chaeri kemudian, lalu dia menarik penutup mata untuk di pasang ke wajahnya. ”Aku mau tidur, jadi jangan berisik lagi.”

Kyuhyun tersenyum, dia tahu kalau Chaeri sudah memaafkannya. Dia merapatkan duduknya dengan Chaeri lalu menarik kepala yeoja itu untuk bersandar di bahunya. Chaeri membuka penutup matanya dan melirik Kyuhyun yang juga sedang memandangnya.

”Mwo? Kau kenapa?” ujar Kyuhyun.

Chaeri mencoba menegakkan lagi duduknya tapi Kyuhyun menariknya lagi hingga dia terbaring di pangkuan namja itu.

”Ah! Michyeosseo,” kesal Chaeri bangkit, tapi naas! Kepala Chaeri terantuk dagu Kyuhyun menyebabkan namja itu memekik kesakitan.

Chaeri memegangi kepalanya yang juga sakit akibat benturan tadi sementara Kyuhyun mengerang.

”Yaa.. AKU BERDARAH…” pekik Kyuhyun.

”Mwo?!” Chaeri terkejut dan melihat bibir Kyuhyun yang berdarah. Chaeri ingin tertawa tapi buru-buru dia mengambil sapu tangan dan menyeka darah itu.

Kyuhyun ingin mengumpat Chaeri. Bibirnya berdarah gara-gara tergigit akibat benturan antara dagunya dengan kepala Chaeri.

”Rasakan…” kata Chaeri tak bisa menyembunyikan senyum kebahagiaan karena Kyuhyun mendapat balasan akibat keisengannya.

”Yaa.. pelan-pelan!” seru Kyuhyun sambil menepis tangan Chaeri yang masih menyeka darah dibibirnya. Tapi kemudian dia tersenyum membelai rambut Chaeri dan berkata, ”kita sekarang impas kan?”

”Ne..” Chaeri mengacungkan jempolnya.

++++++

”Jadi, kalian liburan ke Busan?” tanya Chaeri.

”Ne.. kami akan ke pantai Gwangli. Kalau kau? Hendak kemana?” sahut Kyuhyun.

Mereka kini sudah melalui setengah jam waktu perjalanan. Sisa satu jam lagi untuk sampai di Busan, setelah berbaikan mereka berbincang dengan lebih santai kini. Member Sj yang lain sudah tak tertarik dengan obrolan Kyuhyun dan Chaeri. Beberapa dari mereka sudah tertidur, yang masih terjaga sedang asyik bermain game.

”Aku juga ke Busan. Hari ini adalah hari peringatan wafatnya ayahku. Karena keluarga dari ayahku berada disana dan makam ayahku pun ada disana, makanya aku pergi. Ibu tak bisa mengambil cuti, sementara Jungmin masih harus sekolah sehingga mereka tak bisa ikut.” jelas Chaeri.

Kyuhyun mengangguk mengerti. Lalu berkata, ”Ini kebetulan sekali.”

”Ne,” angguk Chaeri. ”Apa yang terjadi pada kita selalu dikarenakan kebetulan.”

++++++

Chaeri mengganti pakaiannya sesaat sebelum kereta berhenti. Kyuhyun tak henti-hentinya memandangi yeoja berkacamata minis itu, yang menurutnya sangat manis saat mengenakan pakaian hitam-hitam.

”Ada yang menjemputmu nanti?” tanya Kyuhyun sebelum dia mengikuti member SJ yang lain untuk keluar dari kereta.

”Ne,” sahut Chaeri pendek.

”Hubungi aku kalau kau kesepian nanti. Arasseo?!” Kyuhyun menepuk puncak kepala Chaeri.

Chaeri tertawa lalu melewati Kyuhyun menuju pintu keluar. Saat namja itu menyusulnya Chaeri berkata, ”bersenang-senanglah dengan teman-temanmu. Sampaikan salamku pada Heechul-oppa. Aku tak bisa menyapanya karena kau halang-halangi tadi… arasseo?!”

”Ne.. ara..” sahut Kyuhyun menggenggam tangan Chaeri kemudian membimbingnya untuk turun ke peron.

Mereka kemudian berpisah disana, Kyuhyun dan rombongannya pergi lebih dulu karena bis mereka sudah datang, lagipula walau kepergian mereka ke Busan adalah rahasia tapi di stasiun sudah banyak elf yang menanti mereka.

++++++

Chaeri bisa mencium bau garam. Di mobil dalam perjalanannya menuju kawasan timur tempat keluarga Yu mengadakan upacara peringatan kematian kepala keluarga mereka memang melewati pesisir pantai.

Keluarga Yu adalah nama keluarga dari pihak ayah Chaeri. Chaeri sendiri tidak menggunakan nama Yu sebagai nama depannya karena Chaeri bukan anak sah dari keluarga itu. Nama ’Park’ yang dia gunakan diberikan oleh ayah Jungmin yang menikahi ibunya secara sah.

”Bibi… tadi saat kami menjemputmu, aku melihat kau bersama Kyuhyun-oppa. Jadi kalian memang pacaran sungguhan ya?” tanya seorang gadis manis berambut ikal panjang sebahu yang duduk di samping Chaeri.

”Ne..” sahut Chaeri masih asyik memandang laut.

”Yaa… bibi…” rajuk gadis itu menarik-narik lengan baju Chaeri.

Sang ayah yang sedari tadi memperhatikan lewat kaca depan mobil sambil menyetir, menegur gadis itu, ”NanHee-ya.. jangan ganggu bibimu. Dia pasti lelah.. ”

”Oke…” sahut Nanhee. ”Bibi… kau tahu, aku baru saja lulus audisi SM. Aku akan menjadi trainee disana… bulan depan aku akan pindah ke Seoul.”

Chaeri memandang NanHee terkejut. Lalu memandang ke arah kakak lelaki pertamanya yang sedang mengemudi.

”Yaa… oppa! Kau mengijinkan NanHee jadi artis?” tegur Chaeri. ”Bukannya dia baru masuk SMA tahun ini?!”

”Belum menjadi artis, bibi. Tapi masih trainee..” ralat NanHee.

”Hah! Andwee..” sahut Chaeri.

”Waeyo?” balas NanHee.

“Tak apa Chaeri-ya, dia sangat berbakat di musik ketimbang di pelajaran eksak. Tak seperti dirimu. Jadi, aku ingin dia menambah pengetahuannya disana. Belum tentu juga dia akan menjadi artis nanti, tapi paling tidak dia mendapat pengalaman…” sahut Yu Jaemin sang ayah sekaligus kakak Chaeri.

“Tuh.. aboji saja tak melarang,” sahut NanHee merong. Lalu dia berbisik di telinga Chaeri. “Bibi jagalah baik-baik Kyuhyun-oppa saat ini. Karena nanti, aku akan merebutnya darimu…”

Setelah itu NanHee terkikik sendiri, dia mengambil sebuah PSP dari dalam  tasnya kemudian bermain dengan benda itu hingga mereka sampai ke kediaman keluarga Yu. Sementara Chaeri mengernyitkan dahi, tak mengerti mengapa NanHee berkata seperti tadi.

++++++

Chaeri menghempaskan dirinya ke tempat tidur sesampainya di kamar hotel. Sudah pukul 9 malam kini, Chaeri belum mandi dan mengganti pakaiannya padahal tubuhnya sudah sangat lengket karena udara di Busan lebih lembab ketimbang di Seoul.

Upacara peringatan kematian ayahnya sudah selesai 1 jam yang lalu. Keluarga Yu ingin Chaeri menginap di rumah keluarga mereka. Tapi dengan halus Chaeri menolak, dia memang tak bisa merasa nyaman jika bersama-sama dengan saudara seayahnya itu.

Chaeri memiliki 3 kakak dari pihak ayahnya. Satu lelaki dan sisanya perempuan, semuanya sudah berkeluarga dan memiliki anak yang sudah berusia remaja. Di antara ketiga kakaknya itu yang bersikap paling baik dan tulus padanya hanya Yu Jaemin, sisanya hanya bersikap manis di mulut. Chaeri sangat tahu kalau kedua kakak perempuannya itu sangat membenci dia dan ibunya karena di anggap telah merusak rumah tangga orang tua mereka.

Yeah.. Chaeri tahu mereka benar. Itulah sebabnya Chaeri merasa tak nyaman jika berada di antara mereka.

Chaeri lalu bangkit dari pembaringan dan memutuskan untuk segera membersihkan diri. Dia baru ingat, kalau besok pagi-pagi dia akan pergi ke Villa milik Jaemin-oppa. Dia sudah berjanji akan menginap disana selama 2 hari. Dia terpaksa berjanji seperti itu karena oppanya memaksa. Dia tidak enak jika menolak, lagipula Jaemin-oppa sudah sangat baik padanya.

Setelah selesai mandi dan ingin tidur, tiba-tiba Kyuhyun menelponnya.

”Yeoboseyo..” sahut Chaeri menahan kantuk.

Annyeong Chaeri-sshi..sudah mengantuk?” tanya Kyuhyun.

”Ne..” Chaeri mengangguk dan merebahkan tubuhnya, dia lalu memasang headset agar lebih mudah menelpon. ”Ada apa?” lanjutnya.

Kyuhyun terkekeh,”Aku hanya ingin menelponmu.”

”Apa kau sudah bersenang-senang hari ini?”

Ne..

”Sudah sampaikan salam ku pada Heechul-oppa?”

Belum..

Chaeri mendengus, sementara Kyuhyun tertawa.

“Nappeun..” lirih Chaeri.

Nugu?”

“Kau!”

Kyuhyun tertawa lagi, “Besok kau masih di Busan ‘kan?

“Molla,” sahut Chaeri.

Kalau begitu kapan kita bertemu lagi?”

”Molla…” sahut Chaeri tertawa.

Yaa… ” seru Kyuhyun ikut tertawa. ”Aku yakin kita akan bertemu lagi besok.”

”Kuraeyo?”

Kurae…

”Hm… aku tak yakin…”

Kalau kita bertemu besok, maka kau harus memenuhi permintaanku..” usul Kyuhyun.

”Hah.. selalu mengambil kesempatan,” desah Chaeri.

Ku anggap kau setuju…” kata Kyuhyun lalu menutup telponnya.

”Yaa.. Kyuhyun-sshi!” panggil Chaeri. ”Sial! Dasar nappeun..”

Sementara itu di sebuah Villa pinggir laut tempat rombongan Super Junior menginap. Kyuhyun tertawa sendiri setelah menutup telponnya.

Dia merasa yakin akan bertemu Chaeri besok. Entah kenapa dia bisa seyakin itu, tapi dia merasa kebetulan seperti itu selalu ada sejak mereka berjumpa pertama kali.

Kyuhyun lalu keluar dari kamarnya, dia menatap laut yang terlihat jelas dari balkon kamarnya yang berada di tingkat dua.

Dia menghirup dalam udara asin itu. Menikmati angin lembut yang membelai rambutnya. Memandangi bulan dan pantulannya.

Kyeong-ah.. andai kau bisa melihat pemandangan indah ini bersamaku…” batinnya. Lalu dia menoleh ke sebelah kanannya ketika merasa tangannya di sentuh sesuatu. Dia tersenyum melihat bayangan disampingnya. Dia tahu kalau ini hanya ilusi. Tapi dia sangat bahagia walau yang di lihatnya disisinya adalah semu. Bayangan semu Han Chae Kyeong yang sedang tersenyum di sisinya.

Kyeong-ah.. kau tak akan membenci ku ‘kan jika aku mengisi hatiku dengan yeoja lain?

Tak akan membenciku karena aku telah jatuh cinta pada Park Chaeri?

Kyuhyun menepuk mulutnya setelah mengatakan kalimat terakhir.

”Jatuh cinta pada Park Chaeri.. a-aku… jatuh cinta padanya?” gumam Kyuhyun merasa tak percaya.

”A-aniyo.. aku tak jatuh cinta padanya… haha.. itu tak mungkin. Kyeong-ah.. a-aku..”

Kyuhyun mencoba mencari bayangan Chae Kyeong lagi. Tapi percuma, itu hanya ilusinya.

Kyuhyun lalu terduduk, memegangi kepalanya gusar, ”mianhae.. Kyeong-ah.. mianhae..”

++++++

Dugaan Kyuhyun benar. Selalu ada kebetulan antara dirinya dengan Chaeri. Mereka bertemu kembali ke esokan paginya. Saat Kyuhyun sedang bermain bola bersama member SJ yang lain di pantai yang berada di samping Villa, dia melihat beberapa orang masuk ke perkarangan Villa yang berada di sebelah Villa tempat Kyuhyun menginap. Salah seorang dari mereka adalah Chaeri.

”Chaeri-ya…” panggil Kyuhyun berlari ke arah yeoja itu.

Chaeri terkejut melihat Kyuhyun ada disana. Dia hanya menunduk malu saat ayah dan ibu NanHee menggodanya.

”Yaa.. Chaeri-ya, rupanya pacarmu menginap di Villa sebelah..” kata Jaemin-oppa.

”Ne.. oppa..” sahut Chaeri.

”Aisshh~” gerutu NanHee meninggalkan mereka masuk ke dalam Villa terlebih dahulu kemudian di susul orang tuanya.

”Sudah kubilang, kita pasti akan bertemu…” kata Kyuhyun dengan tampang sombongnya pada Chaeri.

”Kebetulan saja..” sahut Chaeri tak memandang Kyuhyun.

”Tetap saja kau harus memenuhi permintaanku!”

”Yaa… Kyuhyun-sshi! Jangan macam-macam!” ancam Chaeri.

“Tak akan. Aku hanya memintamu datang ke tempat kami sore ini. Akan ada pesta barbeque… kau bisa mengajak keluargamu..” kata Kyuhyun sambil melirik ke Villa Chaeri.

”Tak janji…” sahut Chaeri meninggalkan Kyuhyun masuk ke Villa.

++++++

Tapi sorenya, terlihat Chaeri bersama keluarga Yu duduk manis menikmati jamuan barbeque yang di sajikan oleh member SJ di halaman Villa mereka.

”Kyu…Kyu..” bisik Eunhyuk pada Kyuhyun saat mereka sedang membakar daging. ”Keponakan Chaeri manis juga ya…”

”Katanya dia akan menjadi trainee di SM mulai bulan depan..” timpal Donghae.

“Kurae?” kata Eunhyuk bersemangat. “Ah~ saatnya tebar pesona nih..”

Eunhyuk meninggalkan bakarannya dan berjalan menuju NanHee yang sedang asyik bercengkrama dengan Sungmin

“Kyu…” Donghae ragu-ragu memanggil Kyuhyun.

“Waeyo, hyung?” sahut Kyuhyun.

“Kau dan Chaeri sungguhan jadian ya?”

Kyuhyun tersenyum, “Belum…”

“Mwo?” Donghae membulatkan mulutnya, dia lalu berkata dengan berbisik pada Kyuhyun, “Jadi itu artinya, nanti kalian akan jadian sungguhan?”

“Mungkin..” sahut Kyuhyun pendek.

”Yaa.. kau sungguhan suka dengan dia atau tidak sih?” Donghae mulai bingung.

Kyuhyun memandang Chaeri yang sedang asyik berbicara dengan Shindong dan Heechul. Dia lalu mengangkat bahunya.

”Menurut hyung bagaimana?” Kyuhyun balik bertanya.

Tanpa disangka sesorang di belakang mereka menimpali, ”Kau suka padanya Kyu.. aku yakin itu.”

Kyuhyun dan Donghae menoleh, mereka melihat Leeteuk di belakang mereka sedang tersenyum sambil memakan jagung bakar.

”Tuh.. dagingnya sudah mau gosong. Ayo cepat angkat…” katanya lagi meninggalkan kedua dongsaengnya itu.

++++++

Chaeri sedang menunggu matahari terbit keesokan paginya, dia duduk sendiri di sebuah ayunan tali yang bergantung pada sebuah pohon besar di belakang Villanya. Chaeri kemudian menoleh kebelakang saat merasa ada sesorang disana.

Orang itu lalu berbagi tempat duduk bersamanya. Kemudian mengayunkan tubuhnya hingga ayunan mereka bergerak.

”Aku melihatmu disini tadi saat aku berada di balkon kamarku. Makanya kemari,” kata Kyuhyun sebelum Chaeri melontarkan pertanyaan.

Chaeri mengangguk, ”baguslah kau kemari. Jadinya aku tak sendirian menikmati pemandangan matahari terbit pagi ini.”

Kemudian sesaat mereka saling diam. Chaeri merasakan bahwa tangan Kyuhyun sedang merangkul pinggangnya. Chaeri menunduk kesal dan mendesah.

”Kyuhyun-sshi.. jangan bermain-main dengan…”

Chu~♥

Chaeri tak melanjutkan ucapannya karena tiba-tiba Kyuhyun menarik kepalanya dan mengecup bibirnya.

”Yaa… Kyuhyun-sshi. Michyeosseo!” Chaeri mendorong tubuh Kyuhyun.

Namja itu tak bergeming, dia malah menarik Chaeri lagi kepelukannya. Dan kemudian mencium Chaeri lagi, kali ini lebih dalam.

”Balas aku Chaeri-ya.. jebal..” desah Kyuhyun disela ciumannya.

Chaeri yang semula berontak makin lama makin menikmati perlakuan Kyuhyun. Dia membalas namja itu. Saling cumbu tanpa memperdulikan lagi tujuan awal mereka ke tempat itu untuk melihat matahari terbit. Tanpa memperdulikan ada orang lain yang sedang memperhatikan mereka dengan menahan sesak kemudian berlari meninggalkan tempat itu sambil menangis.

Mereka tak memperdulikan itu.

Mereka bahkan sudah lupa bahwa mereka hanyalah pasangan palsu. Mereka bermesraan layaknya sedang dimabuk kepayang.

++++++

”Kali ini apa maksudmu melakukan hal tadi?” tanya Chaeri.

Kyuhyun mengeratkan pelukannya pada Chaeri. Memegangi kepala yeoja itu lalu mengecupnya, ”untuk menghentikan hubungan pura-pura kita..”

Chaeri melepaskan dirinya dari Kyuhyun lalu bangkit dari ayunan.

”… dan kemudian menjadikanmu sebagai yeojaku yang sesungguhnya.” lanjut Kyuhyun memeluk Chaeri dari belakang.

” Michyeosseo..”

”Aku serius Chaeri-ya…”

”Hubungan kita tak mungkin Cho Kyuhyun! Kau sudah menegaskan sejak awal. Apa kau sudah lupa? Kau sudah melarangku untuk jatuh cinta padamu!”

”Lupakan perkataan ku waktu itu… karena aku juga sudah melupakan perkataanmu yang melarangku untuk jatuh cinta padamu… kita lupakan saja…”

”Aku tak bisa Kyuhyun-sshi…” Chaeri melepaskan pelukan Kyuhyun tapi namja itu berhasil menariknya lagi.

”Wae? Kenapa tak bisa?”

”Karena kau sudah memiliki yeoja lain! Yang pernah kau ceritakan pada noonamu!”

”Itu masa lalu…” sahut Kyuhyun.

Chaeri merasa tercekat. Dia masih ragu mengatakan alasan lain kenapa mereka tak bisa bersama. Alasan yang penting. Tapi, Chaeri akhirnya dengan menguatkan hati, mengatakannya pada Kyuhyun.

”Masalahnya… aku tak punya perasaan sedikitpun padamu…mianhae…”

Chaeri berharap setelah mengatakan itu Kyuhyun dapat menyerah, tapi yang terjadi sebaliknya. Namja itu semakin erat memeluknya.

”Aku tak peduli! Aku bisa membuatmu menyukaiku. Buktinya kau tadi membalas ciumanku…”

Chaeri mengutuk dirinya saat itu. ’Sial kenapa tadi aku malah membalas ciumannya.. argghh~’

Tapi kemudian, Chaeri ingat ada alasan lain yang membuat hubungan mereka mustahil. Dan ini yang paling penting! Lebih penting daripada perasaannya sendiri.

”Kyuhyun-sshi, kau lupa kalau menjadi kekasihmu adalah pekerjaanku! Perusahaanmu tak akan membayarku lagi jika mereka tahu kalau kita menjalin hubungan sungguhan…”

Saat itu juga Kyuhyun melepaskan pelukannya dan memandang Chaeri tak percaya.

”Kau bilang apa? Itu pekerjaanmu?” tanya Kyuhyun raut wajahnya berubah dan itu membuat Chaeri ketakutan.

”Ne..” sahut Chaeri takut.

Kyuhyun mengepalkan kedua tangannya. Dia masih mencoba untuk kuat saat bertanya, ”A-apakah… uang dari perusahaanku begitu pentingnya untuk mu?”

”Kau tahu kalau aku akan menjawab ’ya’. Itu bukanlah sesuatu yang harus kau tanyakan bukan?” Chaeri balik bertanya.

”Aku malah berharap kau berkata ’tidak!” sahut Kyuhyun.

”Itu sangat penting Kyuhyun-sshi! Aku tak akan merendahkan diri menjadi kekasih palsumu jika bukan karena itu! aku membutuhkan uang itu.. untuk impianku! Aku sudah mengatakan hal itu padamu! Tidak kah kau mengerti?!”

”Seorang guru bodoh mana yang bisa membebankan impian seberat itu pada seorang gadis! Itu omong kosong! Jika kau ingin memajukan bangsa ini dengan kepandaianmu.. kau bisa lakukan dengan cara lain. Tak usah meniru gurumu yang ingin membangun sekolah.. tak usah meniru gurumu yang mengelana ke Ethiopia.. tak usah melakukan hal yang berat seorang diri…”

PLAKK…

Kata-kata Kyuhyun terputus oleh tamparan keras Chaeri di pipi kanannya. Sementara yeoja itu menangis.

”Kau boleh mencaciku wanita jalang! Menyebutku pelacur.. kau boleh mencaciku seperti itu! tapi aku tak rela jika kau mengatai Shin-seongsangnim bodoh! Dia seperti ayahku… bahkan ayah biologis dan ayah yang memberikan namanya padaku tak ada yang bisa menyamai Shin-seongsangnim. Aku hanya ingin mewujudkan impiannya yang tak bisa dia lakukan karena Tuhan keburu mengambilnya… ”

Isakan Chaeri semakin keras. Kyuhyun menyesal membuat yeoja itu menangis. Dia merasa dirinya egois karena memaksakan perasaannya.

”Kau yang sudah mendapatkan impianmu tak akan mengerti perasaanku! Kau yang mendapatkan popularitas dan uang yang sangat banyak karena impianmu tak akan mengerti…”

”Mianhae…” ucap Kyuhyun. Kyuhyun lalu mengusap kepala Chaeri, ”Baiklah… kalau ini maumu. Aku tak akan mengganggumu dengan perasaanku lagi.”

Tangisan Chaeri terhenti saat itu. Dia menatap Kyuhyun seolah tak percaya bahwa namja itu sudah menyerah.

”A-aku lupa kalau kau selama ini menganggapku sebagai temanmu… itu kan yang kau inginkan dari hubungan kita… bukannya lebih..” Kyuhyun tertawa getir saat mengatakan itu. ”Mianhaeyo.. sudah membawa perasaan ini terlalu jauh… mianhaeyo karena berkata tak pantas tentang gurumu… mianhaeyo…” Kyuhyun tak sanggup melanjutkan perkataannya. Dia menguatkan hatinya untuk berkata, ”… mianhaeyo karena sudah membuatmu menangis.”

”Kyuhyun-sshi..”

”A-aku akan melupakan perasaanku padamu..” lanjut Kyuhyun. ”Kita akan menjadi teman mulai kini dan seterusnya.. kita akan tetap berteman sampai kontrak kencan kita berakhir. Aku akan membantumu mewujudkan mimpimu…”

Lalu, Kyuhyun menyipitkan matanya, memandang matahari terbit. ”Lihatlah.. mataharinya indah sekali…” seru Kyuhyun.

Chaeri melihat ke arah yang sama, ”Ne.”

”Aku akan menjagamu Chaeri-ya…” Kyuhyun menggenggam tangan Chaeri.

I want to be…By her side forever

”Sebagai teman?” tanya Chaeri.

Take place there as a man

”Ne.. sebagai teman…” balas Kyuhyun. Dia lalu memandangi wajah Chaeri yang terpesona akan keindahan matahari terbit, dan membatin, ’tapi, suatu saat kau pasti akan menjadi milikku.’

Take place there as a man… Not a friend
I’ll hug her in my arms
And look after her
So she’s not sad
.::One For Me::.

_To Be Continued_

Weikksss…. lama ya nunggunya haha~

Tapi kan terobati ma MI-Jinki POV n Like The sun yang juga dah publish…

Hehehe

Tapi gila juga nih aku.. seminggu 3 kali pub ff dng tema berbeda… hahaha *tepar*

Wah.. gini ya rasanya bikin ff stripping…. capekkk…

Syukurnya ide belum mentok… kyahahaha

Jadi.. hargai  usahaku dng komen ya ^^

Tebak-tebakkan yukk ntar critanya gimana?

Itu yang nangis n nyesek liat Kyuri kissing siapa coba?

Di jawab lho ya.. ketebak bener kok hihihi~

Ntar si ’yang nangis’ itu  aku bikin jd antagonis di part2 berikutnya…

Hahaha~

Gak asyik kan klo ff kyk gini gak ada pemeran antagonisnya?

Soo.. ayo tebak siapa dia ^^/

Yang bakal ngadepin UN.. semangat ya ^^ good luck ^^b

79 thoughts on “Chocolate In Love (Chap-7)

  1. nanhee itu jangan2 jadi penghalang onn
    tapi ngomong umurnya berapa???
    cie kyu mulai suka

    walopun di tolak tapi tetep semangat kyu
    awalnya aja yang sahabat, nanti juga jadian
    hahah #soktau

  2. kyuhyun ssi,cini,cini,cama aq aja ya,ya,ya,ya??biarin kl chaeri gk mau,aq mau gantiin dy..#maunya!kyu nya yg gk mau!!!hahaha#
    omo,omo,omo…jgn2 kponakan chaeri lama2 bs jd org ke tiga nih…hmmmm curiga ma sikap ny..
    chaeri-ya,hati2 ok..kyuhyun-na..saranghae♥#wkwkwk..mkin ngaco#

*Ayo Comment Dunks ^0^/

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s