Key Confession [1.2]


Title :  Key Confession

Author : Onmithee

Main Cast  : Key/Kim Kibum, Lee Jinki, Kim Rumi

Support Cast : Kim Jonghyun, Lee Taemin, Choi Minho, Han Chae Kyeong, Jung Kyung Ho, Jung Jin Rin

Length : 2 Part

Genre : Romance, Friendship

Rating : PG-15

Notes: Nih FF side story dari married Idol versi Key sekaligus menjadi after story. Soo… buat readers yang belum baca Married Idol, disarankan baca tuh ff dulu supaya ngerti ma jalan cerita ff ini, Okey ^^b

Story

BABO… BABO!

Aku mengutuknya dengan mengucapkan kata itu dalam hati. Bergegas menuju rumah sakit dengan penuh rasa cemas dan kesal untuk melihat keadaan Chae Kyeong yang berusaha bunuh diri pagi tadi.

Saat aku sampai, aku melihat Onew-hyung dan Rumi di depan ruangan tempat Chae Kyeong di rawat. Cepat-cepat aku menyembunyikan diriku, aku tak ingin mereka melihat aku juga berada disini. Dari tempatku bersembunyi, aku dapat melihat wajah Onew-hyung yang gelisah sedang berdebat dengan Rumi.

Babo! Han Chae Kyeong babo!

Kenapa dia berani bertindak nekad seperti ini? Ingin mengakhiri hidup?!

Tindakannya akan membuat Onew-hyung merasa bersalah. Begitu juga Rumi… dia akan kembali rapuh lagi. Andwee…

Aku sudah merelakan dirinya kembali pada Onew-hyung agar dia bisa kuat lagi, kembali bahagia. Tapi… Chae Kyeong membuat Rumi bersedih lagi.

Aku menatap Rumi dari tempatku berdiri. Wajahnya gelisah dan menahan air mata…

Dari tempatku saja aku bisa melihat matanya yang sendu. Kenapa Onew-hyung tak menyadarinya? Kenapa hyung bertindak seakan tak peduli? Kenapa dia dingin pada Rumi hanya karena masalah Chae Kyeong?

Rumi-ya… melihatmu seperti ini, aku jadi menyesal melepaskanmu lagi…

++++++

.:: 4 Years ago…

”Kibum-ah…” suara Onew-hyung memanggilku sesaat setelah dia masuk ke kamar kami kemudian duduk disisi ranjangku. Aku yang semula berbaring bergegas duduk disampingnya.

”Waeyo?” tanyaku melihatnya yang sedang menyembunyikan sesuatu di belakang punggungnya dan kemudian aku menarik tangannya agar dapat melihat apa yang di sembunyikannya. Dan ternyata selembar foto seorang yeoja…

”Hah,” desahku. ”Siapa yeoja ini? Pengganti Han Chae Kyeong yang pergi ke Jepang 8 bulan lalu? Ku pikir kau tak bisa melupakannya..”

”Hentikan membicarakan tentang Chae Kyeong! Yeoja ini namanya Kim Rumi,” sahut Onew-hyung sambil menunjuk foto yang ada ditanganku itu. ”Eommaku bilang yeoja ini yang akan dijodohkan dengan ku.”

Aku mengerling padanya, ”Serius kau akan menikah lewat perjodohan?” dia mengangguk dan aku berkacak pinggang, ”Yaissh! Aku tak setuju kau menikah dalam waktu dekat ini! Kita sedang persiapan album baru! Kau lihat, rambutku sudah di botak separuh demi album ini! Aku tak ingin pemberitaan tentang style ku tenggelam hanya karena berita pernikahanmu!”

”Kibum-ah…” dia menyumpal mulutku dengan tangannya. ”Sudah ku bilang kan berulang kali?! Aku tak akan menikah sampai promosi album kita selesai. Tapi aku akan menikahi yeoja ini tahun ini, karena dialah pilihan ibuku.”

Onew-hyung lalu melepaskan tangannya dari mulutku dan menunduk, terlihat sedih.

”Member yang lain tak akan setuju dengan rencana pernikahanmu hyung. Terlebih perusahaan…” kataku menepuk pundaknya.

”Kau juga tak setuju ’kan?” tanyanya yang ku jawab dengan anggukan. ”Tapi, orang tua ku bersikeras. Mau bagaimana lagi..”

”Sudah sungguhan melupakan Chae Kyeong? Kau sangat menyukainya ’kan?” aku balik bertanya.

”Sudah kubilang jangan bicarakan dia. A-aku sedang berusaha melupakannya..” sahutnya.

”Yeoja ini cukup manis menurutku,” kataku menatap foto Kim Rumi. ”Apa dia sebaya denganmu, hyung?”

Hyung menggeleng, ”Dia sebaya dengan Kyuhyun-hyung. Seorang noona….”

”Kau akan menikah dengan seorang noona?! Noona neomu yeoppo.. hah, lagu itu dibuat untuk debut kita… bukan untuk jodohmu..” aku mencoba menggodanya. Lalu melanjutkan, ”Lebih baik kau menunggu Chae Kyeong. Lagipula, aku masih belum ingin  kau menikah. Usiamu masih sangat muda dan karir kita masih panjang. Jangan sampai terjadi masalah karena tindakanmu terburu-buru. Arasseo?!”

Hyung menatapku dan kemudian menghela nafasnya.

”Semuanya berkata seperti kau. Aku juga menjelaskan hal yang sama pada orang tuaku… tapi… mianhae… jika yeoja ini setuju dengan pinangan keluargaku maka aku terpaksa menikah dengannya. Aku harap kami bisa menjalani pernikahan rahasia kami kelak… aku sangat ingin membahagiakan orang tuaku. Jadi…”

”Kau sedang berusaha membujuk ku?” putusku dan dijawab dengan anggukan lemah. ”Aku akan memikirkannya, sekarang menjauhlah dari tempat tidurku. Aku ingin beristirahat..” aku mengusirnya.

Setelah hyung keluar kamar, aku baru sadar kalau aku belum mengembalikan foto yeoja-nya itu. Aku memperhatikan dengan seksama foto itu. Yeoja itu memiliki senyuman yang terlihat tulus, rambutnya yang tergerai panjang sebahu membuatnya tampak feminim.

”Hah.. dia bukan tipeku..” gumamku menyeringai. Kemudian aku meletakkan telunjuk kanan ku di bibirnya yang sedang tersenyum. ”… tapi, aku menyukai senyumannya… cantik dan damai sekali.”

++++++

”Hey.. Jjong, lihat yeoja yang memakai dress pink itu,” aku mendengar Onew-hyung sedang berbisik pada Jonghyun saat acara fans sign untuk album baru kami. Aku sama seperti Jonghyun memandang ke arah yang di tunjuk Onew-hyung.

Yaa.. itu kan Kim Rumi, yeoja yang akan dijodohkan dengan Onew-hyung?! Wajahnya sama sekali tak berbeda dengan yang ada di foto yang ditunjukkan Onew-hyung padaku beberapa hari yang lalu.

Aku lalu tersenyum sendiri, jangan bilang kalau hyung belum menceritakan tentang yeoja itu pada member yang lain? Aku senang sekali jadi yang pertama tahu, biasanya kan dia selalu curhat masalah hati dengan Jonghyun atau Minho tapi ternyata sekarang dia sudah memilihku jadi teman curhatnya. Hah.. ini menguntungkan atau merugikan ya jadinya?

Aku kemudian berseru pada mereka berdua yang masih asyik kasak-kusuk membicarakan tentang yeoja itu, ”Berhentilah berisik. Fans akan mulai meminta tanda tangan. Jangan sampai pembicaraan kalian itu terdengar fans!”

Mereka langsung terdiam. Tapi kemudian, justru aku yang tak bisa berhenti memandang yeoja itu.

Dia bukannya cantik… tapi sangat manis. Sungguhan dia seorang noona? Dia bahkan terlihat lebih muda ketimbang Onew-hyung. Di-dia bisa saja kan sebaya dengan ku?

Yaa… kenapa dengan dadaku? Kenapa jadi sesak begini. Debaran ini?

Ah, Andwee… dia itu yeoja yang dijodohkan dengan Onew-hyung. Mereka bisa saja menikah suatu saat nanti… a-aku tak boleh memikirkan dan membayangkannya…

Tapi perasaan ini semakin sesak saat melihatnya berdiri di hadapanku untuk meminta tanda tangan. Aku terpesona dengan senyumannya, aku terhanyut saat mendengarnya berterima kasih padaku.

Andwe… aku tak boleh terpesona padanya.. andweee

++++++

Tapi nyatanya, aku tak bisa memungkiri perasaan itu.

Hah, Babo! Aku menyukai calon istri sahabatku sendiri. Ini aneh?! Seperti tak ada wanita lain saja di dunia ini. Kenapa aku bisa jatuh cinta pada Kim Rumi? Dia bukan tipeku… a-aku sendiri tak mengerti kenapa aku bisa menyukainya.

Tapi.. aku selalu memikirkannya sejak acara fansign itu. Kami bahkan tak pernah berbincang secara pribadi tapi aku sudah menyukainya… dan semakin tergila-gila karena selalu melihat fotonya terpajang di meja pajang kamar. Argh… kenapa sih hyung memajangnya disana? Ini menyebalkan sekali! Itu membuatku menjadi menyukai yeoja itu, karena setiap hari aku selalu melihat wajahnya walau hanya lewat selembar foto.

Onew-hyung… mianhae. Jika dia memang wanita yang kau pilih menjadi istrimu… maka aku akan membunuh perasaanku ini.

Tapi… jika kalian tak jadi menikah, maka aku akan menjadikannya milik ku.

Aku berikan padamu kesempatan untuk memilikinya saat ini, manfaatkanlah dengan baik. Ku harap apapun yang terjadi kelak, kita semua akan berbahagia.

.:: End Flashback…

++++++

Aku kembali lagi ke rumah sakit malam harinya setelah siang tadi  Han Chae Kyeong menolak jengukanku. Aku mengepalkan tanganku, menyiapkan batin sebelum memasuki ruangan tempat Chae Kyeong di rawat. Aku lalu membuka pintu ruangan, kulihat Chae Kyeong sedang terbaring lemah dengan kantung transfusi darah tergantung ke tangan kanannya.

Aku lalu duduk disamping ranjangnya dan menatapnya.

”Kibum-ah… untuk apa kau kemari? Bukannya tadi siang aku sudah menolak kunjunganmu? Pergilah… aku tak ingin melihatmu! Aku hanya ingin Jinki disini…” usirnya. Wajahnya terihat pucat, tapi aku sama sekali tak merasa kasihan.

”Ku mohon! Berhentilah menekan Onew-hyung! Apa kau pikir bertindak seperti ini bisa membuatnya kembali padamu? Itu omong kosong noona!” sahutku dengan suara bergetar. Entah kenapa…

”Aku ingin dia… Kibum-ah… ku mohon, bujuk Jinki untuk kembali bersamaku…”

”Sejak awal dia bukan milikmu! Kau yang melepaskannya dulu, kenapa malah sekarang kau yang mengiba untuk bersamanya?” kataku tak tersentuh dengan wajahnya yang mulai menangis.

“Kau tak mengerti…” tangisnya.

“Aku sangat mengerti! Berhentilah merendahkan dirimu, jika kau sungguhan mencintai Onew-hyung, maka lupakan dia. Biarkan dia hidup bahagia bersama calon istrinya. Kesempatanmu bersamanya sudah berakhir saat kau memilih pergi ke Jepang, melanjutkan studimu. Kau sudah menolak lamarannya saat itu.. jadi berhentilah menyakiti Onew-hyung. Dia orang baik… biarkan dia bahagia…”

”Andwee.. shiroe! Berhenti menasehatiku dan pergilah… kau tak akan mengerti perasaanku… Jinki hanya mencintaiku, dia berjanji untuk menungguku. Kim Rumi itu brengsek! Dia merayunya.. dia wanita murahan…”

”Han Chae Kyeong!” seruku, tanpa sadar aku sudah berdiri dan tanganku sudah siap untuk menamparnya. Tapi aku tersadar saat itu. Aku menurunkan tanganku.

”Kau menyukai wanita murahan itu ’kan?” katanya dengan tatapan menantangku.

”Ani!” kataku mencoba tak terpancing.

”Dia bahkan sudah tidur dengan hyungmu dan kau menyukainya. Kau bodoh Kim Kibum, untuk apa kau membela yeoja seperti itu…”

”Sudah kubilang, aku tak menyukainya! Berhentilah bersikap seakan kau peduli! Kau mencoba memancing amarahku demi kepentinganmu! Kau egois, abnormal! Untung saja hyung tak jadi menikahimu… aku heran kenapa dia sempat mencintai yeoja yang busuk sepertimu!” aku memakinya.

”Aku seperti ini karena hyungmu..” dia kembali menangis.

”Kau seperti ini karena keegoisanmu!” sahutku tak peduli.

”Aku sangat mencintainya…”

”Lepaskan dia jika cintamu tulus..”

”Andwe…” dia makin terisak.

”Berhentilah bersikap bodoh seperti ini, noona. Kumohon… biarkanlah Onew-hyung bahagia dengan Rumi. Relakan dia…”

”Aku tak akan bisa hidup jika aku merelakannya…”

Aku menghela nafas, memegang keningku menahan rasa penat. Kenapa ada yeoja seperti dia? Terlalu mementingkan diri sendiri.

“Kibum-ah… aku sangat menyukai Jinki. Aku tak pernah melupakan perasaan cintaku, tapi kenapa dia tega melupakanku?” keluh Chae Kyeong lagi dengan air mata masih berurai membasahi wajahnya yang pucat.

”A-aku tak tahu noona…” sahutku.

”Apa yang sudah yeoja itu lakukan? Kenapa dia bisa mencuri Jinki tanpa bisa ku rebut kembali… wae?”

Aku termenung. Memikirkan perkataan Chae Kyeong. Sebenarnya apa yang Rumi lakukan sehingga membuatku begitu mencintainya? Hah.. dia tak melakukan apapun untuk mendapatkan hatiku, aku yang dengan suka rela menyerahkannya. Aku rasa itu juga yang Onew-hyung rasakan.Walau beda denganku, Onew-hyung mendapatkan Rumi seutuhnya.

Aku lalu menjawab pertanyaan Chae kyeong, ”Itu karena Onew-hyung sudah menyerahkan seluruh hatinya pada Rumi-noona. Sehingga perasaannya sudah tak tergoyahkan lagi.” aku lalu menggengam tangan kiri Chae Kyeong, ”noona, kau sendiri menyadarinya bukan? Bahwa kau tak bisa mencuri hati Onew-hyung lagi. Kau sudah tak bisa bersamanya lagi, andaipun karena ancamanmu ini membuatnya kembali padamu.. tapi kau tak bisa memiliki dirinya penuh. Lupakan dia dan mulailah hidup baru… kumohon…”

”Apa aku bisa melakukan itu?”

”Kau pasti bisa noona.” tegasku, ”lupakan Onew-hyung dan jadilah Han Chae Kyeong-noona yang penuh semangat seperti dulu, banyak hal yang bisa noona lakukan hingga tanpa sadar… noona sudah melupakan Onew-hyung seutuhnya.”

Aku bisa melihat Chae Kyeong mulai bisa menyunggingkan senyum walau air mata masih mengalir, ”Kau ternyata benar-benar menyukai Kim Rumi.”

”Sudah kubilang tidak! Aku tak menyukainya…” elak ku.

”Jangan bohong padaku! Kita sudah kenal sejak kau masih trainee.” balas Chae Kyeong. ”A-aku ingin kuat seperti kau Kibum-ah. Membiarkan Jinki bahagia dengan pilihannya…”

Aku tersenyum mendengarnya. Aku senang karena akhirnya aku bisa membuat sesuatu yang berguna bagi Rumi. Aku sudah membantunya dengan membujuk Chae kyeong agar melepaskan Onew-hyung.

Rumi… kumohon setelah ini lebih berbahagialah. Aku melepaskan cintaku padamu… Chae Kyeong-noona melepaskan cintanya pada Onew-hyung. Jadi ku mohon, jangan kau sia-siakan pengorbanan kami ini.

++++++

Aku keluar dari ruangan Chae Kyeong setelah dia tertidur. Sekarang sudah cukup larut, aku harus kembali ke dorm segera. Tindakan percobaan bunuh diri Chae Kyeong memang tak sampai ke telinga pewarta berita, tapi jika ada orang yang melihatku disini, bisa jadi berita itu akan muncul, mengingat Chae Kyeong dikenal sebagai kru dari SHINee dan merupakan mantan kekasih sang Leader. Percobaan bunuh dirinya akan memunculkan gossip yang bisa merusak citra kami.

Tapi belum sempat aku keluar dari area rumah sakit, aku merasakan sesak di dada ku ini. entah kenapa aku tak bisa membendung perasaanku. Aku menangis sesegukan di pelataran rumah sakit, meluapkan rasa patah hatiku. Orang-orang berlalu lalang disekitarku tanpa peduli, mereka memang tak mengenaliku karena penyamaranku. Aku rasa ini yang terbaik. Aku ingin menangis tanpa seorang pun memperdulikanku. Aku ingin seperti ini…

Aku menangis sambil teringat semua yang telah terjadi padaku beberapa tahun ini. Menangisi kebersamaanku dengan Rumi. Menangisi kelemahanku sehingga tak bisa membuatnya bahagia. Menangisi kebodohanku yang melepasnya.

Kenapa aku bisa jatuh cinta padanya seperti ini? Kenapa aku harus mencintainya? Kenapa… kenapa? Kenapa harus dia yang membuatku menderita seperti ini?

Aku ingat saat melihatnya mengucap janji dengan Onew-hyung dipernikahan mereka 4 tahun lalu. Aku ada disana, memberikan restu bersama member yang lain dengan menahan rasa sesak di hati. Melihat betapa anggun dan cantiknya dia berdampingan dengan hyung. Tapi aku hanya bisa mengaguminya… tanpa bisa meraih.

Kemudian melihatnya untuk pertama kali datang ke dorm kami. Saat pertama kali kami bicara bersama. Aku tak bisa mengatakan apapun padanya, hanya bisa menggoda dengan celotehan nakal yang membuatnya kesal.

Padahal… aku sangat ingin berbincang lebih dari itu. Tapi sayang… aku tak bisa karena dia sudah menjadi milik Onew-hyung. Aku hanya bisa mengubur perasaanku dan hanya menggapnya sebagai istri dari sahabatku.

Lalu melihatnya kesakitan ketika akan keguguran. Aku merasa tubuhku pun merasa sakit walau mungkin tak sesakit yang dia rasakan. Sekuat tenaga aku menahan air mataku saat itu. Aku mendampingi Onew-hyung membujuknya tenang. Walau hatiku lebih tak tenang lagi.

Aku memposisikan diri sebagai sahabat yang baik meski rasa cinta ini tak pernah pupus. Ini menyedihkan… sangat menyakitkan menahan perasaan. Menyembunyikan cintaku. Tak bisa berbuat apa-apa ketika melihat Rumi kesakitan, ketika melihatnya menangis. Tak bisa menghapus air matanya. Hanya bisa memandang dengan menahan rasa pedih karena sudah ada orang lain disisinya.

Rumi-ya.. kenapa kau membuatku seperti ini? Terlalu banyak berkorban perasaan tanpa kau peduli. Tanpa pernah membalasku. Ini sangat menyakitkan.

Rasa sakit akibat kebodohanku melepaskan mu….

Bahkan ketika kau berpisah dengan Onew-hyung, aku tak sepenuhnya bisa memilikimu. Masih tak bisa meraihmu, masih tak bisa mencoba peluang yang terbuka untukku.

Kenapa kau berpisah dengan Onew-hyung sementara cintamu padanya tak pernah padam begitu juga dengannya padamu?!

Kenapa kalian sejahat itu padaku?! Berpisah tapi tak memberiku kesempatan untuk bisa mendapatkan cintamu… Kim Rumi.

Aku benci ketika kau menangisinya di bahuku. Aku benci ketika kau memutuskan pergi meninggalkan negeri ini. Aku benci karena kau melakukannya demi menghindariku.

Aku tak bodoh, Rumi-ya. Aku tahu kau selalu menghindari perasaanku… kau yang selalu menolak cintaku. Hanya agar kau tak melupakan Onew-hyung. Agar tak memberi kesempatan masuknya diriku di hatimu.

Rumi-ya.. kenapa kau bisa sekejam itu padaku? Tapi kenapa aku tak bisa membencimu walau kau bertindak kejam padaku? Kenapa?

Aku bisa saja seperti Chae Kyeong…. aku bahkan bisa bertindak lebih kejam membalas kekejamanmu yang tak menganggap cintaku.

Tapi… aku tak bisa. Aku tak bisa melakukannya… aku tak tega melihatmu bersedih. Aku tak ingin kau menangis. Aku ingin kau tersenyum, berbahagia. Itu membuatku melupakan sakit hatiku… hanya dengan senyumanmu. Walau senyuman itu kau dapatkan karena namja lain, bukan aku.

++++++

”Ahjusshi, mianhae mengganggu. Tapi.. ini hapuslah air matamu..” aku mendengar suara seorang yeoja disampingku. Aku menoleh, dan kulihat yeoja itu menyodorkan selembar sapu tangan putih.

Aku mengambil sapu tangan pemberiannya. Dia memanggilku ahjusshi, sepertinya penyamaranku memang sempurna. ”Gomapsumnida.” ucapku.

”Phiuh~ ”

Aku memperhatikan yeoja itu ketika mendengar dia menghela nafas. Dia tersenyum padaku. Aku memperhatikan pakaian yang dia kenakan. Sepertinya dia seorang dokter. Aku lalu mengembalikan sapu tangannya tapi dia menolak.

”Bawa saja…” katanya masih tersenyum.

Hah.. bodohnya aku. Tentu saja dia menolak sapu tangannya dikembalikan, sapu tangannya kan sudah kotor karena air mataku.

”Tadi, aku gagal menyelamatkan nyawa seorang bayi yang baru dilahirkan. Memang kesempatannya hidupnya tipis karena baru berusia 5 bulan di kandungan. Tapi aku berusaha.. walau sayang mukzijat itu tak datang…” gumannya sambil memandang langit musim dingin yang hanya dihiasi bintang.

”Sedih sekali dengan kegagalan ini. Tapi, ketika memutuskan untuk menjadi dokter inilah resiko yang harus ku hadapi… aku tak harus selalu menangis ketika tak mampu menolong. Tak harus selalu menangis ketika pasien yang ku rawat tak bisa di selamatkan. Yang harus ku lakukan adalah berusaha sekuat tenaga dan dengan sepenuh hati melakukan pekerjaan ku dengan baik. Menghindari kesalahan sekecil apapun…” lanjutnya.

Aku tak tahu kenapa dia mengatakan itu. Tapi dari ceritanya dia sepertinya sedang menyesal dan bersedih.

Lalu dia berkata lagi, ”Apa yang ahjusshi tangisi tadi?”

Aku tersenyum getir, ”kebodohanku…”

Dia mengernyitkan kening. Tampaknya tak mengerti dengan ucapanku. Lalu dia tertawa.

”Baiklah… aku kira ahjusshi habis kehilangan sanak saudara,” katanya. Lalu dia bangkit dari duduknya. ”Ahjusshi, harus lebih kuat lagi! Aku tak tahu apa yang sebenarnya ahjusshi tangisi tapi jangan menangis seperti itu lagi. Walau hati ini begitu sedihnya tapi ingatlah… ada hal yang menyenangkan pernah terjadi.”

Aku termangu mendengar nasehatnya.

”Ahjusshi. Aku pergi dulu,” katanya melambaikan tangan.

Aku langsung berdiri dan membungkukan tubuhku, ”Kamsahamnida.”

”Chanmaneyo… tegakan tubuhmu lagi, ahjusshi. Annyeong…” sahutnya.

Aku memandangi punggung yeoja itu saat dia masuk ke dalam rumah sakit. Lalu aku melihat sapu tangannya. Terpatri di sapu tangan putih itu sebuah tulisan dari benang kuning, ’Jin Rin_Jung’.

Aku mengangkat sebelah alisku, seakan nama itu itu tak asing. Aku pernah mendengar nama itu dulu… tapi tampaknya sudah lama sekali.

++++++

Ku genggam tangan Rumi yang sedang terbaring pingsan. Seminggu lagi pernikahannya untuk kedua kalinya dengan Onew-hyung. Karena tadi aku kebetulan bertemu dengannya di sebuah pusat perbelanjaan, aku lalu mengajaknya ke pantai Incheon untuk melihat matahari terbenam bersama. Tapi sayangnya saat kami menikmati pemandangan bersama-sama, dia tiba-tiba pingsan.

Tadi sebelum dia pingsan, aku sempat mencurahkan perasaanku. Alasanku melepaskan dirinya. Walau awalnya pengakuanku membuatnya menangis, tapi dia dapat tertawa lagi pada akhirnya. Memang pada dasarnya aku hanya bisa menjadi sahabatnya, tak bisa lebih. Aku hanya bisa membuatnya tersenyum dengan posisi sebagai sahabat. Bukan sebagai seorang namja.

Aku lalu memandang bibir tipis Rumi yang masih belum sadarkan diri. Teringat kembali dengan ciuman-ciuman yang pernah aku berikan. Walau hati ini kembali sesak, terlebih aku baru mengetahui kalau sekarang Rumi sedang mengandung anak Onew-hyung. Rumi pingsan di karenakan tekanan darah rendah, dampak awal yang selalu wanita rasakan di awal kehamilan.

Dia sudah dua kali mengandung anak Onew-hyung… sementara aku masih dengan bodohnya tak bisa melupakan cintaku pada Rumi.

Bagaimana caranya agar aku bisa melupakan perasaan yang menyakitkan ini?

Rumi-ya… Aku ingin tersenyum bahagia melihat kebahagiaanmu… bukannya menangis.

Tapi entah kenapa, aku masih tak bisa melupakan cinta ini. Cinta yang menyakitkan.

_To Be Continued_

Okeyy… after storynya lebih condong ke part berikutnya. Yang part ini masih ke sidestory-nya Key hehehe..

Sebetulnya pingin jadiin 1 part az, cuman ternyata kepanjangan… hehehe~ dimaklumin az ya… oke.. oke..

terus untuk lanjutannya, harap sabar ya🙂, aku baru bakal pub part 2nya klo ff ini dah publish semua di SF3SI. tenang udah aku kirim semua kok kesana … jadi cuman tunggu antrian az yang sangat panjang hehehe..

untuk ff yang lain, macam Chocolate in Love… tunggu az bebrapa hari lagi

Tak lupa pesanku, jangan lupa komen ya ^^/

Gomawo….

66 thoughts on “Key Confession [1.2]

  1. ass onnie ^^ #senyum-senyum

    key oh key #gaya ipin upin
    akhirnya key nemu jodohnya ya onn

    tapi onn part 2 nya lama donk
    besok aja gmn #sodorinkyu

    cieee avanya onn key lagi selingkuh dulu ya onn #plak

  2. Tanggung jawab onn, aku nangis T.T
    poor my yeobo, udah deh key nikah sama aku aja😄
    Yah, lama donk lanjutannya😦
    oke onn, aku tunggu😉

  3. onn. .
    slm kenal. . ai imnida,tp lbh suka dipggil chaeri 😀
    Aq ikutin ff married idol onn dri sf3si lhoh,.
    trus nyasar di sini hehehe
    #digampar MI lovers. .
    sumpah tu ff bgus bgd. .

    MI yg jinki POV publish dumz onn. .
    ga sbr nunggu’a😛

  4. Key babooo! Haish.. Tp aku suka bgt bgt sama ff married idol. Sampe after2 storynya deh. Daaaah, gila itu tekanan batin tingkat dewa kali unn. Hahaha, btw cpt publish ya yg Jinki POV nya. Hwaiting ^^

  5. Waaah chingu ini seru,kasian sekali key di sni.
    Waaah klo bisa bikin ff crta onew sma rumi pas awal punya anak chingu..hehehe *banyak mauny nih..hehe🙂

  6. ga sabar nunggu crta key ma jin rin jung. Pasti bagus. Ga sabar, smoga cepet publish. Suka bgt ma ffny mitha. Daebak ..

  7. eyyyyaaa~ key ama jin rin aja!!
    drpd sakit ati gara” ga dpt rumi,
    apa mau sama aku?? #plakkk
    hahahaa

    Ihh~ onniee!!!! aku nunggu pangeran kodok tapi kaga di publish” -___-‘ *todong* :p

  8. jinrin sapa kah ?? Anak sarbabkah ?? *lirik ayun* kekeke
    Hiyah….!!! Bakal lama ni trusannya… Tapi kan cm 2 part mit… Ayo dong… Publish dong publish dong… *puppy eyes*

  9. emm bingung mo koment apa. Tapi jujur AKU MAKIN CINTA SAMA KEY!! *kayanya kmaren aq jg gni deh sma jinki* #gubrakk

    pengorbanan mu sungguh bnyak nak (?) aku bngga pdamu! Smga bu dokter adlh jodohmu, n kayaknya tuh dokter orangnya baik #yaiyalah #plakk jdi saia restuin kalian…

    CIL ouooo CIL …saia hrus sabar!!!

  10. dunia emang sempit, (liat komen di atas) inget kalo jinrin itu temennya rumi pas jd stalker .___.
    jgn2 appa-ku #kicked bkl nyusul nikah nih haha #kickedagain
    hey kak *colek2* MI jinki pov sama CILnya dong, lamaa DX *nyobanodong* *dicekek kak mit*
    pokonya aku doain kak mit skripsinya cepet beres jd bs sering2 publish ff, amin #abaikan

  11. ONNNIIEEE
    Aku fans berat onnie ama tedi (red: diya onn)!!
    Maaf aku baru muncul ke permukaan, padahal udah lama nangkringin blog ini, haha
    Ampuni aku, onn.
    Aku memang berdosa, aku memang tak layak menjadi istri jjong ama key, aku memang cantik (?)
    Tapi ketahuilah, onn.
    Begini2 juga aku telah mengagumi onnie secara diam2, hahaha

    Onn,
    Kenapa kau sungguh tega kepada suamiku, onn?
    Ayo, jawab.
    Kenapa?
    Aku..hatiku terluka.. *duduk di sisi trotoar*
    Tapitapitapi
    Sepertinya suamiku itu akan menemukan cinta barunya..
    Yaitu aku (?) eh ralat. Maksudnya si bu dokter.
    Terima kasih ya alloh. Engkau maha kuasa
    *onnie: ni anak kayaknya kelebihan dikasih ASI, deh*

    Baiklah.
    Sekian komen dari saya.
    Maaf komennya kependekkian, hahaha

    Oiya.
    Aku mau kenalan.
    Nama aku lia, umur 17 tahun. Jenis kelamin perempuan. Cita2 aku menjadi istri anak presiden. Aku suka jjong ama key. Orang tua aku..
    *onnie: STOP!!*
    Ok, ok.
    Aku stop dulu.
    Dadah onnie~

    • wah.. lia.. aq juga suka FF mu yang He’s Her itu… dilanjtin napa?
      sera-nya kacau n kocakkkkkkk
      hahaha
      ohya…
      gomawo dah stalkingin blog ku ya *ceiuuhh bahsanya.. didamprat*

      ah.. entar diliat az cinta barux si Key…
      sapa tau bukan bu dokter tapi malah.. akyu..
      buahaha.. *ngarep ini mah*

  12. Aiyaaa key
    Kasian sekali dirimu, umma sekaligus jagiku TT3TT
    Jinrin itu yg temennya rumi itu ya?
    Waktu itu kan key pernah nolak dikenalin gara2 katanya dia udah bosen sama cewe berprofesi dokter krn ibunya perawat
    Bener ngga sih? >_<
    Ingetanku kurang bagus nih

    Ayayayayayay kutunggu lanjutannya onnie *gelanjotan di pundak mit-onn*

  13. Yesssssss,,,,ada ternyata key pov nya…kereeennn…jd tau gmn perasaan key,,,,hmmmmm,,,semoga key bsa bahagia sama jin rin *reader sok tau*….hahahahh…good job mith

  14. Ayo dong onn, part 2 nya publish..
    Roman-romannya key sam jin rin nih?
    Trus jinrin itu cinta masa kecil key yg hilang, wkwk
    Dan sekarang mereka dipertemukan lagi *sotoy* hoho

  15. kyaa ~
    bikin nyesek onn -_-
    sebesar itukah cinta key sama rumi ??
    tuh bu dokter yg bakalan jd gantinya rumi yaa onn ??
    kok lama bgt sih onn part 2 nya , huhu
    makin penasaran nih ..
    cil nya juga lanjutin yaa onn !!!

  16. slm kenal jga eon. .
    nakor aq dapet dri hsil pernikahan aq m lee hong ki kq eon. . #dipeluk hong oppa😄

    hwaitting ya eon. . nunggu CIL-Nya. . barusan aj baca,jd ngrsa meranin chae ri. . #abaikan
    cepet publish ya eon. . kangen dipeluk kyu oppa #dikejar sparkyu

  17. ternyata key itu beneran care ya ama rumi…….
    semoga kau mendapatkan jodoh yg baik ya nak.. #plakkk
    tapi omongan jung jin rin tuh beneran ngena tw…
    ahh so sweet #plakkk

  18. omo,,,,
    key neomu appo,,,huks ;'(
    key,ksian bnget,,,
    mncintai sseorng tp b’tpuk sblah tngan,,,huks
    neomu_neomu appo,,,

    oenni,aq ska epep’ny,,,🙂
    pupud imnida,,,
    slm knal oen,,,😉

  19. Keren keren.
    Trimksh ea chingu, key udh dtemuin m yg bru.
    Wlwpun ibu dokter it g secntik sya.
    Tp gpp dh, bwat syarat aj biar key g mkirin rumi mulu ._.v*reader2ny luar binasa narsisny*
    dtunggu part slnjtny ea chingu, sya tw chingu sibuk.
    Tp stdakny luangkanlh dkit wktu utk ngetik chocolate in love*author : sdkit wktu???G slah bca gue*
    hahaha
    Epep it bner2 sya tungguin chingu.
    N untk selanjtny, fighting
    \(^_^)/*chaiya chaiya*
    wkwkwk

  20. Gomawo ffnya.
    Aq jadi trharu akhrny key dbuatkan sekuelny jg. Smga kbruntgan dlm cinta akn sgera draihnya. Em, ni critany ttg key dg jung ni ato tmen lma y? Gpp dh, yg pntg aq tau key bhagia. Hehe, kbnykan ngelantur. Mian

  21. Wah,,, baiknya drimu key….
    Hho tp kn key blng dy g mw ama dokter haha mamax yg prawat aj udh bkin dy cpe d cramhin hahaha…
    Ayo thor d tnggu part 2 nya am CIL y… Hoho…

  22. cinta bertepuk sebelah tangan neh si key hehehehehe…
    tapi salut ama key, saking cintanya ama rumi, dia rela mohon2 ama chae kyeong biar chae kyeong juga relain onew *clap clap*

  23. mitmitttt….
    hwaahh mapp bru komennn
    pdhal udah baca dri minggu lalu
    kekkekek

    hwahhhh…
    akuu nangiss bacanyya
    kaciannn key akuuu
    #digamparbelovednampyononew

    bgusbaguss bngettt mit..
    dtunggu lnjutannya yahhhh

    yng jinki POV jngan lama”nenggg

  24. annyeong eonni! Aku udah bca married idol dri awal mpe akhir loo.. *ya terus?!*
    tpi aku bca.a d SF3SI, jdi aku sering komen.a d’sana
    mianhe eon, aku nggak tau klu eon tu punya blog sendiri, ini pun jga aku bru tau kmaren dri temen.ku
    ’bout married idol, aku nggak yangka klu eonni tuh bakal buat key side.a
    jin rin jung? Siapakah dia? O.O
    pemeran baru lg? Ato cma nongol dikit ajah? Kenapa key ngerasa familiar ama nama.a?
    Oh.. Pasti eonni jawab ”baca aja part 2.a’
    arraso!😀
    *gaje
    udah ahh.. Dripada aku cma ngegaje ndiri mending aku pergi aja, annyeong..

  25. segitunya ya key,, TT_TT saking cintanya ma rumi. ngbayangin dia nangis2 gitu kayak di MV quasimodo.. nyesek.
    key .. tggu harimu tiba eonni bakal cariin kamu jodoh! tenang ajah..

*Ayo Comment Dunks ^0^/

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s