(UN) MISTAKEN WEDDING part 4


AUTHOR     : AISHITA PARK

GENRE        : Romance,Angst

MAIN CAST :

>   Hwang Hye Rin

>   Jung Yun Ho DB5K

>  Cho Kyu Hyun SUPER JUNIOR

OTHER CAST :

  • Kim Jong Woon (YESUNG) SUPER JUNIOR
  • SM family
  • Kim Bo Ram as Yesung secret wife

RATING                  : PG 17,NC 21,half  Bed scene.

DISCLAIMER        : THEY ARE BELONGS TO GOD,THEIR PARENT AND

E.L.F WITH CASSIE THEY ARE NOT BELONG

TO SME!

Please rcl ^^ gomawo ^^

————————————————————————————————

<Yun Ho POV>

Kurasan sesuatu yang basah melumat bibirku rakus. Oh SHIT! Hye Rin menciumi bibirku seraya mencoba menyesap sisa-sisa wine yang sudah kuteguk dan masuk keperutku. ini lebih mirip ciuman ala french kiss daripada sekedar kekesalan tidak berbagi wine. kuterkam kepala yang sudah menggila bermain di wajahku itu.

“hentikan Jung Hye Rin”

“APA! Itu dalam mimpimu! Kau harus membagi wine itu denganku! Berikan cepat!”

Hye Rin kembali berkuasa atas bibirku,kali ini lebih dari sekedar ingin minum wine langsung dari mulutku. lidahnya mulai menyesap dan menjelajahi setiap sudut mulutku.

Pertahananku bisa hancur kalau seperti ini.

Ada yang semakin mendesak di bawah sana, sementara kepalaku mulai agak pusing karena pengaruh wine yang kutegak hampir sebotol itu.

Aku harus bertahan! Aku tidak ingin melewati malam pertama kami sebagai sepasang suami istri berakhir dengan kepahitan esok harinya. tapi sesapan bibir Hye Rin terlalu menghanyutkanku, kubalas lembut setiap serangannya. dan intensitas ciuman Hye Rin mulai melembut.

Semoga ini berhasil,dan dia bisa tertidur setelah ini.

Tapi ciuman lembut itu malah semakin membuatku tidak mampu bertahan, begitu juga istriku. tangannya semakin liar mengapai-gapai apa yang bisa dia gapai. pengaruh wineku juga semakin menjadi.

Tanganku secara alamiah mulai membuka gaun pengantin istriku, sementara dia juga berani menggoyak kancing kemeja putihku. dia Nampak tercenung sebentar.  matanya tak lepas dari absku yang mungkin tidak di punyai Cho Kyu Hyun.

Aku merasa tersanjung atas pandangan ingin menyetuh Hye Rin padaku, ku tangkup wajahnya lalu menciumi dahinya, kedua bola matanya, hidung mancungnya, pipinya lalu bibirnya.

Hye Rin hanya terdiam, dia memejamkan matanya, sementara nafasnya sudah tidak karuan.

“maafkan aku,Hye Rin-ah”

Ucapku sebelum menyeruakkan wajahku di antara dadanya, lalu bermain dengan apa yang bisa kusesap.

“jangan meminta maaf pada saat seperti ini, lanjutkan pekerjaanmu Yun Ho-ya,aku.. auh.. perlahan sedikit”

“mian,tapi kau mencintaiku tidak?”

“aku tidak peduli dengan itu, cepat habisi aku!”

Aku sedikit kecewa dengan jawabannya, tapi sudahlah.dia yang memintaku, dan aku akan melakukannya dengan perlahan, penuh kelembutan.

Semenjak kejadian di lift kemarin, aku mulai mencoba mengatur emosiku. Mencoba bersabar dengan sifat meledak-ledak istriku. Dan aku berjanji pernikahan ini sebuah pengabdian untuk istriku. aku tidak peduli sekalipun nanti dia kembali pada Cho Kyu Hyun. aku sudah jatuh cinta pada Hye Rin. dan apapun kemauannya.pasti akan aku kabulkan.

Malam ini kami benar-benar menikah, semua berakhir sangat sempurna dengan penyatuan raga kami. entah dimana awalnya. kami saling mendekap, mengecup, memeluk dan bersahutan dalam desahan. yang kurasa setelah pekikan kesakitan Hye Rin tadi karena aku. ada sesuatu yang ajaib yang mungkin akan terjadi besok.

Entah itu sebuah tamparan atau surat perceraian, aku tidak takut untuk menghadapinya. keyakinanku tentang sesuatu yang sangat istimewa itu yang akan mengikat Hye Rin denganku.

Ya..

Mungkin si kecil Jung kami?

Aku tidak mau berkhayal terlalu tinggi, bisa mendekap Hye Rin seperti ini saja sudah membuatku sangat bersyukur. sekalipun kami melakukannya di bawah alam sadar Hye Rin. aku yakin dia bisa merasakan cinta disetiap gerakan yang kami lakukan.

Jung Hye Rin,kumohon.. jatuh cintalah kepadaku.

++++++++++++++++++++++@aishita91+++++++++++++++++++++++++

<Hye Rin POV>

 

Astaga! kepalaku berat sekali, aku rasa aku belum memuntahkan sesuatupun tadi malam.

menjadi kekasih Cho Kyu Hyun hampir selama sepuluh tahun benar-benar membuatku lebih cakap meminum wine.

Aaaah… rasanya malas sekali membuka mata.

disini hangat sekali.

Kudekap lebih erat  guling super besar yang sangat hangat untuk pagi ini. benda itu sangat lembut seperti kulit, dan dia melenguh perlahan saat kakiku mengeratkan kunciannya.

HEH!!

MELENGUH?

SEJAK DARI JAMAN APA GULING BISA MELENGUH?

DEMI APAPUN DI DUNIA INI, JANGAN KATAKAN KALAU LENGUHAN ITU MILIK JUNG YUN HO!

Kubuka mataku perlahan, Tuhan ini tidak benar! Aku mohon! Aku tidak ti.. belum selesai batinku mengucap Doa, lidahku sudah ku tarik untuk berteriak memecahkan pagi sunyi ini.

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”

Ini gila! Tidak! Aku tidak terima!

Kutarik cepat tubuhku yang masih di dekap hangat oleh laki-laki yang kini berlabel  ‘suamiku’ itu.

Aku benar-benar SHOCK! Kenapa?

Aku Tanya  Bisakah kau jelaskan tentang pagi harimu yang damai dan nyaman untuk tidur seharian. setelah pesta pernikahan tidak jelas yang kau lakukan di depan kekasihmu sendiri, kau menemukan dirimu didekap oleh Pria asing yang kemarin kau nikahi dan secara hukum Negara di berhak melakukan itu,

TANPA SEHELAI BENANGPUN MEMBUNGKUS TUBUH KALIAN?

APA YANG AKAN KAU LAKUKAN?

Hanya berteriak dan menangis sepertiku, aku sudah tahu kok.. aku butuh opsi jawaban selain itu.

Memukuli gemas laki-laki yang kini sedang berusaha membuat duniamu kembali kealam sadarmu dan mulutnya terus  mengucap maaf  berkali-kali.

Itu cara kuno yang mengerikan,tapi kulakukan juga.

“yeobo,aku tidak..”

“jangan salahkan pengaruh wine”

“aku benar-benar minta maaf, jeongmal mianhae”

“keluar, tinggalkan aku sendiri”

“tapi aku.. aku..”

“KELUAR!”

Akhirnya kubentak lelaki yang sempurna di mata semua cassie di dunia itu, Yun Ho menuruti permintaanku, tubuh bongsornya segera dia bungkus dengan selimut lalu  menyingkir dari ranjang kami. ekspresi wajahnya memguratkan kekecewaan juga penyesalan.

Biarlah!

BIAR!

Disini aku korbannya!

Aku nantinya yang akan malu jika perutku tiba-tiba membesar!

Aku yang sudah kehilangan mahkotaku untuk Cho Kyu Hyun.

Tuhan! Kau ini benar-benar tidak adil!

Bagaimana nanti dengan semua kontrakku? Kehamilan akan membuat aku  lebih dari sekedar mati. semalam kami melakukannya tanpa pengaman. aku tahu pengaruh wine sangat berperan, tapi aku tidak mungkin bisa menerima ini begitu cepat.

Membayangkan tubuhku sebesar Shin Dong oppa saja sudah membuatku ketakutan.

Aku tidak ingin sebesar itu,

Tidak ingin menjadi tong tempat air saat musim panas.

Ku mohon,jangan hadirkan mahluk kecil semurni malaikat itu di rahimku.

Aku tidak ingin terikat dengan Yun Ho!

Tidak!!!!!!!

++++++++++++++++++++++@aishita91+++++++++++++++++++++++++

<Kyu Hyun POV>

 

Back song : late autumn by cho kyu hyun

 

 

I opened my closet and a few outfits came into my eye

It seems a bit early but I put it on anyway

My image in the mirror is the image from back then

 

Itukah kau Hye Rin-ah?

Apa aku membenarkan setiap kata dari lirik yang yong jong shin hyung tulis?

Adakah aku sudah merelakanmu  di pelukan pria lain?

                                                                        “I liked it better cold, the sun is about to set in the alleyway

The coffee aroma brings me back to then

When I looked at the clothes hanging on the shop window

Aku benci mengingat pernikahan itu,

Apakah aku kurang sempurna dibandingkan seorang Jung Yun Ho?

Kami sama-sama berbakat, tampan, dipuja banyak wanita, dan tenar.

Alasan apa yang membuatku tertolak?

Aku bahkan lebih mengenal gadis mereka seperti diriku sendiri

Kenyataan pahit yang harus aku terima

Mereka tidak mengenal perasaan putrinya sendiri.

 

Yes it was you, who brought me out

You, who put your hand in my pocket and held my hand

In that year, late autumn

Now where should I walk? I miss the sound of your footsteps

 

Musim gugur tahun ini tidak ingin aku lewati seperti musim gugur lima tahun terakhir.

Tercenung sendirian di jendela dorm seraya mereguk kopi, atau berjalan menikmati udara segar awal musim dingin taman kota, sendirian. .

tanpa Hye Rin.

Aku ingin kembali dimana kami melewati masa saling mengenal diri kami satu sama lain.

Hye Rin dengan manjanya akan menyelipkan kedua tangannya disaku mantelku sementara kaki kami melangkah seiring tiupan angin musim gugur yang dingin.

I drank in the wind, because my heart longed for it too

My heart that’s gotten a bit better presses me on

For me to go back before the night comes

Menyedihkan..

Semua harus berakhir,,

Aku tidak mungkin bisa sebebas saat Hye Rin masih milikku..

mau tidak mau aku harus berbagi status dengan Yun Ho.

Itu kenyataan yang harus ku telan.

Aku harus menahan diriku untuk tidak menemui kekasihku,

di malam-malam aku merindukan belaiannya.

Membayangkan pelukannya..

Yes it was you, the shade of brown, who taught me autumn

The night with the endless longing

I need to prepare for the upcoming winter

For the winter with the long, long nights

For my winter, that has so much of you

Hye Rin..

Kekasihku yang terbaik, belahan jiwaku, tulang rusukku yang menghilang,, musim gugur ini aku kembali menelan sepinya Seoul tanpa Hye Rin.

Musim dingin yang datang terlambat tahun ini, akankah aku mampu melewatinya dengan kenyataan istriku bersuamikan lelaki lain?

Dingin..

“Kyunnie-Ya”

“euh,, nae Shindong Hyung”

“Ryeowook sudah selesai memasak, kita makan sekarang?”

“ne..”

“salju mulai turun Kyu, pakai sweater dan syalmu”

“ne”

“aku mengerti, Hye Rin juga sakit”

“kami gagal Hyung”

“tidak, selalu ada kesempatan kedua Kyunnie-ya”

“gomawo Hyung, tolong tinggalkan aku sebentar”

“baiklah, segera ke meja makan setelah kau menyapanya, aku tidak mau melihat Teuki Hyung ceramah lagi hari ini”

Aku hanya menganguk singkat, lalu meraih ponselku, menekan angka 1 dan membiarkan suara manja Hye Rin memenuhi telinggaku.

“Chagiya.. bogoshipeuda”

Sahut suara di seberang sana. .

“naddo Chagi.. sudah makan? Bagaimana harimu?”

++++++++++++++++++++++@aishita91+++++++++++++++++++++++++

 

== 3 bulan Kemudian ==

<Hye Rin POV>

Hoek!

Menyebalkan! Kenapa mual ini tidak menghilang semenjak tadi pagi. lima kali aku minta berhenti take produk terbaru Lotte Duty Free. Hanya untuk mengeluarkan isi perutku. Bodoh!

Syuting CF hari ini benar-benar terganggu. Untung, partnerku Yesung Oppa. Jadi dia tidak merasa terganggu dengan hobi baruku.

Aku sebenarnya agak ketakutan dengan ‘hobi’ku ini.

Sudah tiga bulan berlalu,  semenjak aku dan Yun Ho melakukan kontak fisik secara kecelakaan,  di hari pertama kami menikah. dan aku belum kedatangan tamu bulanan.

Apa aku hamil?

Tidak mungkin!

Aku sering terlambat kok, aku tidak merasakan sesuatu yang aneh pada diriku, kecuali nafsu makanku yang bertambah.  Perutku juga masih datar.

Lagi pula apa bisa secepat itu? Setahuku butuh beberapa kali kontak baru akan terjadi kehamilan.

Tapi ada juga kan yang sekali melakukan langsung jadi.

Ahh.. tidak! Tidak! Aku tidak boleh hamil!

“Hye Rin-ah.. neo gwenchana?”

Suara khawatir Yesung Oppa membuyarkan spekulasiku.  Dia langsung menghampiriku di wastafel, tangannya memijit-mijit perlahan tengukku.

“YA! Oppa, ini toilet Yeoja Oppa, kenapa kau masuk?”

“tak peduli, ini area bersih dari umum, kau sakit Hye Rin-ah.. istirahatlah dulu, akan ku kuminta Sutradara  melanjutkan syuting besok”

“Oppa jadwalnya tidak bisa diprediksi, biarkan aku menyelesaikan ini aku tidak ingin pulang cepat-cepat”

Kutatap mata kakakku lekat, berusaha menyakinkannya aku mampu menyelesaikan pekerjaanku tepat waktu.

“tidak, tidak, adikku harus beristirahat, jangan keras kepala!”

“aku sanggup  oppa.. kumohon.. aku tidak ingin pulang secepat ini dan meliahat si bodoh itu”

kukeluarkan puppy eyesku, detik berikutnya Yesung menatapku dengan tatapan iyanya. berhasil!

“Arra..  Arra..”

Aku tersenyum menang,

“gomawo nae nampyonn-aaaa” kutatap lekat mata bulan sabitnya.

“jangan aneh-aneh, ini terakhir kalinya aku menuruti permintaanmu”

“ne.. saranghae Kim Jong Woon Oppa” kubentuk tanda hati dengan kedua tanganku di atas kepala.

“astaga, kenapa sifat evil kekasihmu kau tiru juga? Kau ini benar-benar membuatku tidak bisa berkutik, kau ini..”

Sebentar lagi pasti omelan Jerome Kim akan segera dimulai. Aku tidak peduli, lebih baik seperti itu daripada harus pulang dan menemukan si bodoh di flat kami, ani,  flat sialan milik Yun Ho. Semenjak menikah aku dan dia disatukan oleh Appa disitu. Katanya istri harus mengikuti suami setelah menikah sesuai tradisi.

Menyebalkan! Apa Ayahku pikir apartemenku lebih tidak layak untuk di huni? Setidaknya aku membelinya dengan uangku sendiri. Dan aku bangga sekali dengan apartemenku.

Itu rumah keduaku dan tentunya ada  jejak kenangan  Kyu disana.

Atau karena dulu aku dan Kyu Hyun  berencana hidup satu atap di flat kami? Sehingga si tua Hwang mengasingkanku di tempat menantu tersayangnya?.

Entah, aku terlalu malas untuk memikirkannya.

Dan soal si babo berstatus Suamiku itu, dia terus berusaha mengambil hatiku,

Setiap pagi,jika dia tidak pergi untuk Show, selalu tersedia sarapan penuh gizi tinggi di meja makan kami.

Siangnya  aku selalu dikiriminya makan siang juga penuh gizi, entah kapan dia menyempatkan memesannya. Aku tidak ambil pusing.

Dan malamnya, saat aku pulang, jika lampu flat sudah menyala, sudah kutemukan flat kami bersih, rapi. Plus makan malam serba hidangan rumah masakan suamiku sendiri.

Intinya dia sebisa mungkin mebuatku nyaman dan tidak mengerjakan pekerjaan rumah setelah aku selesai beraktifitas seharian di luar rumah.

Aku layaknya putri raja atau semacam benda bernilai sangat mahal untuknya.

tapi maaf, aku sudah membatu jika dia yang bersikap bersahabat denganku. Walaupun kuakui, dia melakukannya dengan sangat iklas. Segala cara ditempuhnya hanya untuk membuatku berkomunikasi dengannya.

Bodoh! Aku masih tidak rela dengan kejadian malam pertama kami.

Ah.. sudahlah.. kembali bekerja! untuk mengumpulkan biaya perceraianku setahun kedepan. Hanya tinggal Sembilan bulan lagi dan aku bebas dari seorang Jung Yun Ho.

Kutatap wajahku di cermin, Cantik!

Pantas saja Yun Ho langsung Jatuh hati padaku.

Eh, Kenapa ini? Pandanganku agak sedikit mengabur.  Di pantulan cermin, kulihat wajahku sedikit buram, perlahan menghitam.  Dan kepalaku mengirimkan sinyal denyutan kepeningan. Tanganku segera mencengkeram ujung wastafel.

Tubuhku ku perintah untuk  Mencoba mengumpulkan kesadaranku.

Tapi, Semua malah semakin menghitam, detik berikutnya aku tidak bisa melihat apapun.

Dan kurasakan tubuhku terhuyung kebelakang.

Hanya teriakan Yesung  Oppa yang terdengar samar dan lirih sekali.

“Ya! Cho Hye Rin! Ireona!”

++++++++++++++++++++++@aishita91+++++++++++++++++++++++++

“Hye Rin-a”

“ireonna”

“Saenggie? Ireonna”

“Cho Hye Rin, ppali Ireona”

Kurasakan sesuatu menyengat di hidungku, ini seperti bau aspirin atau semacamnya. Seperti bau..  Jangan katakan aku sekarang berada di tempat yang paling takut untuk aku datangi.

Jangan katakan kalau tangan yang membelai lembut keningku itu milik Boram Eonni, istri  Yesung  Oppa. Kumohon jangan tangan Dokter  lembut itu, Jika dia yang menyentuhku.. ini berarti aku berada di rumah sakit pusat Seoul.

Dan aku akan mengetahui kenyataan pahit itu, kenyataan yang tidak ingin aku tahu, mengerti, bahkan alami. Kupejamkan mataku erat, seratnya. Mencoba membutakannya, aku tidak ingin melihat dimana aku sekarang.

Sayangnya, setelah mataku mau untuk aku ajak berkompromi, telinggaku menolak untuk aku tulikan. Dia dengan aktif mencuri dengar pembicaraan Eonni dan Oppaku. Sial!

“yeobo, kita harus memberitahu Kyuhyun, ini kabar baik kan?”

“tidak lagi, sayang. Sudahlah, aku akan menelepon suaminya”

“maksudmu? Hyerin dan Kyuhyun masih bersama kan?”

“ini masih belum diketahui publik, karier taruhannya”

“ karier? ahh.. andai Hye Rin sudah tersadar, aku rasa dia akan bahagia mengetahui Cho kecil sudah dua bulan ada di rahimnya”

“pelankan suaramu yeobo, aku sedang menelepon”

CHO KECIL? AKU?

JUNG  YUN HO! HABISLAH KAU!

++++++++++++++++++++++@aishita91+++++++++++++++++++++++++

<Yun Ho POV>

 

Kulangkahkan kakiku secepat yang aku bisa, setelah menerima telefon dari Yesung Hyung yang mengabarkan pingsannya Hye Rin, lima belas menit yang lalu, membuat semua konsentrasiku menghablur.

Ada apa dengan istriku?

Apa yang membuatnya pingsan? Apa perhatianku kurang padanya? Apa makanan penuh gizinya belum dia terima?

Aku semakin mempercepat lagi langkahku seraya mengikuti intruksi Yesung Hyung dari ponselku. Yesung hyung benar- benar baik, dia memilihkan kamar terprivat di sini. Agar istriku bebas dari gangguan para paparazzi.

Ah, ada apa ini sebenarnya. Aku khawatir sekali dengan keadaan istriku.

“hyung” segera kupanggil Yesung hyung  yang baru saja keluar dari kamar perawatan, mungkin itu kamar perawatan Istriku. Dia lalu mematikan sambungan telefon kami.

“oh.. kau sudah datang Yunho-ya”

“ada apa Hyung, kenapa Hyerin bisa pingsan?”

“tenanglah, istrimu tidak apa-apa, dia hanya mual biasa, Yunho-ya sebaiknya kau bawa Hyerin pulang, kalian harus bicara baik-baik”

“Maksud Hyung?”

“kau tahu kan, adikku itu labil sekali, aku harap kau bersabar, Chukkae, kau membawa dua nyawa pulang hari ini”

Dua nyawa? DUA NYAWA? Apa hyerinku HAMIL? HAMIL MALAIKAT KAMI? Aku tidak mampu lagi mengekspresikan perasaanku. Kupeluk Yesung Hyung singkat. Dia hanya menepuk punggungku memberi selamat. Walaupun dia terkesan tidak menyetujui pernikahan kami, aku yakin dia mulai menaruh kepercayaan padaku. Ah aku tidak ambil pusing. Hyerin lebih penting sekarang. Segera kubuka pintu kamar rawat istriku. Ingin sekali aku memeluk dan mengecup keningnya. Dia seharusnya juga berbahagia sepertiku kan?

“Yeoboo, aku..”

PRANGGG!

Sebuah gelas melayang menuju ke arahku, lalu pecah karena terantuk tembok di sebelahku. Untung saja.

“PERGI DARI HADAPANKU ATAU AKU AKAN MEMBUNUH ANAKMU!”

Aku hanya mampu terdiam memandang Hyerin yang kacau sekali, istriku benar-benar tidak bisa diajak berkomunikasi sekarang. Matanya penuh sinar kemarahan. Nafasnya tersengal menahan sakit di hatinya. Buliran airmata tergenang di sela-sela pelupuk matanya. Kulangkahkan kakiku mendekati ranjangnya. Apapun resikonya, aku tahu istriku membutuhkan pelukan sekarang. Hanya pelukan.

“BERHENTI! KUBILANG BERHENTI!”

Aku terus melangkah tanpa mempedulikan teriakannya.

“BERHENTI! AKU BENCI! BERHENTI!”

Istriku semakin histeris, semua benda yang bisa dia raih, dia lempar begitu saja ke arahku. aku tidak peduli, sekalipun nanti Hyerin membunuhku, aku hanya ingin dia tahu aku mencintainya. Dan mencintai anak kami. jarak kami hanya tinggal tiga langkah lagi. Teriakan istriku juga semakin kencang.

“PERGI! PERGI! AKU TIDAK INGIN MELIHATMU!”

Segera kudekap yeojaku. Mencoba meredam emosinya. Hyerin terus meronta dalam dekapanku. Tangannya tidak berhenti memukuli dadaku. Tangisnya semakin pecah.

“KENAPA, kenapa, kenapa, harus aku, KENAPA HARUS AKU! JUNG YUN HO!”

Aku terdiam, intensitas pemberontakan Hyerin mulai berkurang bahkan berhenti sama sekali, digantikan isakannya di pelukanku. Dia mulai nyaman dengan tubuhku.

“kenapa, Hiks.. karierku.. hiks.. aku.. hiks.. huwaaaa… Semua, hiks.. orang akan menghindariku, aku tidak akan cantik lagi, aku akan sebesar sebulat Shindong Oppa, tidak ada namja yang mau melihatku lagi hiks.. karierku akan berakhir disin i, aku akan hiks.. habis.. hiks..” racaunya.

Kuhela nafasku perlahan, pikiran yeoja didekapanku ini sungguh sempit, tidak bisakah dia merasakan cintaku? Kasih sayangku? Sekalipun dia sebesar Shindong Hyung, ataupun sebulat Hodong Hyung, aku tidak akan pernah meninggalkannya.

“kau pasti juga akan meninggalkanku, aku sudah tidak menarik lagi” keluhnya tanpa sadar. “aku buruk, aku yeoja yang buruk, aku bukan istri yang baik untukmu, jadi jika kau ingin meninggalkanku sekarang, pergilah, aku akan hidup dengan anak ini, atau akan aku gugurkan saja”

Kurangkum wajah Hyerin  dengan tangan kananku, dia tidak menolak, malah balas menatapku tajam.

“lalu kau anggap aku ini apa? Ini anakku, anak kita, aku juga berperan dalam kehadirannya, tidak sebersitpun di pikiranku untuk meninggalkanmu, yang kubutuhkan hanya kepercayaanmu saja” sahutku

“tapi kita tidak saling mencintai”

Yeoja ini! Benar-benar tidak peka! Apa sih sebenarnya definisi cinta untukknya? Kudekatkan wajahku,

kutatap kedalaman matanya.. lalu…..

=========================================================================

To be continued..

=========================================================================

Anyeong.. mav ya baru sempet update :P

Semi Smut ni, tpai menurutku masih wajar, jadi belon di protect.. maybe part selanjutnya baru di protect J

Like ussual J COmMENT please J

13 thoughts on “(UN) MISTAKEN WEDDING part 4

  1. q rada binggung mau gmn ngerespon y ya,,, situasi y tu pas dlm situasi serius kyk hye rin lg marah2 n lg ngamuk kyk yg d ending tu kata2 hye rin y ada yg lucu gt jd mau ketawa tp situasi y serius bgt jd bingung……
    agak rada kasian sama.kyuhuun deh disini nasib y kurang beruntung……
    hye rin ada2 ja deh takut hamil n ngak cantik lg…

  2. huwaa~
    baru baca ini.
    dan baru komen di part ini.

    cerita nya bgus eon, diem2 ky ny hyerin mulai suka sama yunho nih😀

    oya eon, ntar kalo diprotect bagi pswd nya donk. jebaaal~😦

*Ayo Comment Dunks ^0^/

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s