(un) mistaken wedding part 5


 

 

 

TITLE         : Unmistaken wedding 5

AUTHOR     : AISHITA PARK

GENRE        : Romance,Angst

MAIN CAST :

  •  Hwang Hye Rin
  • Jung Yun Ho DB5K
  • Cho Kyu Hyun SUPER JUNIOR

OTHER CAST :

  • Kim Jong Woon (YESUNG) SUPER JUNIOR
  • Shim Chang Min DB5K
  • Kim Jaejoong JYJ
  • Lee Hyukjae Super Junior
  • Kim Bo Ram as Yesung wife

RATING                  : PG 17.

DISCLAIMER        : THEY ARE BELONGS TO GOD,THEIR PARENT AND

E.L.F WITH CASSIE THEY ARE NOT BELONG

TO SME!

Please rcl ^^ gomawo ^^

——————————————————————————————

<Yunho POV>

Lalu..

Kami hanya saling memandang, bertukar pikiran tanpa percakapan.

Aku tidak berani menyentuhnya lagi.

Sudah cukup bagiku merasakan hembusan nafasnya sedekat ini,

Sangat cukup bagiku..

Seorang…

Pemuja Hwang Hyerin.

<Author POV>

Dua manusia itu masih saling memandang, mencoba menyebrangi pikiran mereka masing-masing. Menyelami keadaan yang saling mereka tolakkan. Suami yang bergembira karena akan memiliki malaikat kecil mereka, dan sang istri yang ketakutan akan akhir dari kariernya.

Yunho masih berusaha untuk menenangkan otaknya. Mata lelaki itu memandang seduktif kearah bibir Hyerin. Dia sebenarnya haus akan alat bicara istrinya. Bibir itu yang mengantarkan mereka pada keadaan seperti ini. Kebahagiaan yang dianggap bencana oleh Hyerin.

“kau bilang kita tidak saling mencintai?”

Hanya kalimat itu yang keluar dari bibir tipis lelaki berkulit pucat itu.

“setidaknya itu yang aku rasakan, kita tidak mungkin bersama, aku.. jauh dari kata jatuh cinta padamu, sementara, kau, mungkin sama juga”

“kesimpulan konyol”

“kita bisa bercerai”

“JUNG HYERIN!”

“cish.. kau bahkan berani membentakku sekarang”

Yunho menatap nanar wajah yeoja yang mampu mencuri pikirannya itu hanya dengan menjentikkan jarinya saja. Tak sadarkah Hyerin selama tiga bulan ini Yunho berusaha menjadi yang terbaik? Menjadi suami yang rela terinjak dibawah kediktatoran istrinya? Dibentak? Ditolak? Berusaha membuat istrinya sadar akan ketulusan perasaanya. Dia rela menjadi pribadi lain. sementara Yunho bukan tipe pengalah seperti itu.

“apa kau tidak merasakannya? Aku tulus menjadi suamimu, semua janji di altar tiga bulan lalu nyata istriku”

“rasa? Cish! Aku sudah mati, dan jangan sebut aku istri”

“tak bisakah kau mengerti aku sedikit saja?”

“aku tidak ingin mengerti dan tidak mau mengerti, ini bencana, aku hamil dan aku tidak mau kehilangan karierku, aku benci anak-anak! belum puaskah kau mengambil semua dariku, hidup, karier, status, dah Cho.. hmpth..”

Hyerin tidak bisa melanjutkan kalimatnya, bibirnya sudah dikuasai oleh Yunho, lidah lelaki itu memang sempurna, Hyerin tidak mampu untuk menolaknya. saliva mereka sudah saling bertukar. Dan hampir saja Hyerin menggunakan lidahnya kalau saja semyum Evil Kyuhyun tidak berkelebat di otaknya yang mulai tidak waras. Digigitnya keras bibir suaminya. Membuat Yunho sontak melepas pagutannya.

“jangan menciumku! Aku masih milik Cho..”

“STOP! Berhenti menyebut namanya, aku tidak suka! Cukup sudah! Aku tidak ingin menjadi Yunho yang manis lagi, aku benci setiap kali kau menghubunginya, benci kau bernada manja dengan namja lain! ”

“CEMBURU? Apa hakmu? Siapa kau?”

“AKU INI SUAMIMU! SAH SECARA HUKUM NEGARA DAN AGAMA!”

“TIDAK USAH MEMBENTAKKU! AKU BELUM TULI!”

“KAU BUTA, BUKAN TULI!”

“AKU? BUTA? APA? JANGAN MEMBENTAKKU!”

“kau harus mendengarku, HARUS MENDEGARKU! ” desak Yunho,

lelaki itu segera berlutut di hadapan wanita yang dipujanya setengah mati, istrinya. Dia tidak lagi peduli harga dirinya jatuh, percuma menahan gengsi, harga dirinya tidak pernah dihargai secuilpun oleh Hyerin. Ini semua demi anaknya yang sekarang berkembang di rahim Hyerin. Yunho harus memiliki anak itu. Sekalipun nanti dia tidak bisa melihat dan tidak dipedulikan ibunya, anak itu masih mempunyai Yunho, ayah yang penuh kasih sayang.

Hyerin terdiam, mulutnya hampir saja membalas bentakan Yunho, tapi melihat lelaki itu berlutut dihadapannya, membuat Hyerin berpikir dua kali. Setidaknya dia masih manusia yang mempunyai rasa iba, sebagai sifat dasarnya.

“Hwang Hyerin, kumohon, pertahankan anak itu”

“tidak”

“aku akan menuruti semua permintaanmu, asalkan kau bersedia mempertahankan anak ki.. ah.. anakku, aku akan membiarkanmu kembali pada Cho Kyuhyun, setelah anak itu lahir, aku mohon, jika aku tidak dapat memiliki ibunya, setidaknya aku masih bisa memiliki anakku”

“TIDAK!”

“aku mohon, tidakkah aku boleh sedikit saja berbahagia? Aku juga tertekan, kau pikir mencintai sebelah pihak itu mudah? Tidak bisakah kau mengabulkan permintaanku kali ini? Aku hanya ingin anak itu, setelah itu kau kan melepasmu, kemanapun kau mau, aku mohon”

dua aliran air meluncur deras dari dua pelupuk mata Yunho, lelaki itu benar-benar merasa kalah. Kalah pada dirinya sendiri. Hyerin hanya memandangi suaminya tanpa ekspresi, tanpa sadar kakinya melangkah mendekati lelaki itu, ada dorongan di hatinya yang mengharuskan dia meraih pundak Yunho. Menangis bersamanya. Ini bukan kesalahan Yunho semata, mahluk yang berada di perutnya ini juga karena kesalahannya. Andai saja dia tidak terlalu banyak minum malam itu. Mungkin sekarang dia masih memiliki waktunya sendiri. Memiliki tubuhnya sendiri.

“Jung Yunho, aku hanya ingin memiliki waktuku sendiri, aku belum siap untuk ini, menjadi ibu bukan bagian dari rencana hidupku, aku harus membunuhnya, maafkan aku, aku harus mengenyahkannya”

Lelaki itu seketika mengejang, benarkah kalimat tadi keluar dari mulut wanita tersempurnanya? Wajah Yunho memucat, setega dan sedangkal itukan perasaan istrinya? Yunho menatap tajam kedalaman mata Hyerin, mencoba mengaduk isi hati Hyerin lewat indra cerminan hatinya.

“aku tidak bisa hidup tanpa karirku” keluh wanita itu.

“kau akan jadi pembunuh, kau Kriminal”

“LANTAS APA YANG HARUS AKU LAKUKAN! AKU TIDAK MENGINGINKANNYA!, hIKS.. aku tidak ingin tersingkirkan”

Isakan mulai terdengar lagi disela bentakan Hyerin, hari ini mungkin dia kan menangis sepanjang waktu.

“ siapa yang akan menyingkirkanmu?”

“SEMUA ORANG! HIKS.. FANSKU! HIKS.. KYUHYUN.. HIKS.. JUGA KAU! HIKS.. KAU PASTI AKAN MENINGGALKANKU SETELAH AKU TIDAK CANTIK LAGI KARENA AKU HAMIL, HIKS.. DAN TUBUHKU SUDAH MEMBULAT SEPERTI SHINDONG OPPA! HIKS…”

Seketika, wajah Yunho merona merah, bukan karena malu, tapi karena perasaan istrinya yang mulai membalas cintanya. Dipelukknya erat tubuh yeoja dihadapannya. Hyerin tidak menolak, malah mencari tempat dimana dia bisa merasa nyaman, dan pelukan Yunho memang yang ternyaman untuk saat ini.

“kau memang bodoh”

“BERHENTI MENGATAIKU BODOH!”

Yunho terkikik, tawanya renyah, beban di hatinya kini seolah terangkat.

“kau tahu, cinta suami kepada istrinya akan semakin tumbuh saat mereka menanti kelahiran buah hati mereka, melihat perkembangan calon anak kita setiap hari, melihatmu semakin agak berisi karena harus mengutamakan anak kita, melihat keajaiban yang Tuhan lakukan di kandunganmu, dan menemanimu bersalin adalah kebahagian terbesar untuk kami, para suami ”

“lagakmu seperti sudah pernah menikah saja, jangan-jangan aku menikahi duda beranak lagi?”

Yunho kembali tertawa, kali ini lebih lepas.

“kau terlalu pencuriga sayang, aku belajar banyak dari Eunhyuk, dia yang memberiku Contoh bagaimana memperlakukan istri yang sedang hamil dengan baik, kau tahu anaknya sekarang bahkan sudah hampir tiga”

“ne.. aku tahu itu, yesung oppa sering mengajakku ke tempat Hyuk oppa, anak-anak hyuk-pa manis-manis sekali”

“aku ingin memilikinya, satu saja, dan itu dari istriku”

“tidak.. kita tidak saling mencintai yunho-sshi, bagaimanapun juga, anak ini akan menjadi masalah nantinya, dia tetap harus..”

“kau yang tidak mencintaiku, aku mencintaimu” potong Yunho cepat

“sekalipun aku sudah tidak enak untuk dipandang lagi? Sekalipun aku tidak cantik lagi? Sekalipun aku sebes… hmmpth..”

Tidak ada bantahan lagi, bibir kedua manusia itu sudah kembali saling menaut. Hyerin tidak menolak. Dia membiarkan lelaki itu berkuasa atas dirinya. Dan  Yunho harus meyakinkan istrinya, dia mencintai wanita itu sepenuh hati, menggunakan hati, bukan hanya janji. Itu sumpahnya, sumpahnya sebagai lelaki.

=========================================================================

Recommended song : The One I Love – SUJU KRY

<Kyuhyun POV>

Kraakk..

kubuka perlahan pintu kamar tempat Hyerin dirawat. Dan mataku menangkap dua manusia yang terduduk dilantai dengan posisi berpelukan.

“kau yang tidak mencintaiku, aku mencintaimu”

Cish! Kekanakan, dan Gombal, rayuanmu bodoh, Jung Yunho. Selorohku dalam hati.

“sekalipun aku sudah tidak enak untuk dipandang lagi? Sekalipun aku tidak cantik lagi? Sekalipun aku sebes… hmmpth..”

Aku tidak ingin mempercayai apa yang kulihat, tapi mataku menangkap kenyataan yang ingin aku ingkari. Aku tahu Hyerin memang wanita bertipe mudah jatuh iba, tapi tidak dengan apa yang tervisualisasikan di hadapanku sekarang. Mereka saling membalas berbicara dengan lidah dan bibir yang saling menaut!

“mwo!”

Kubekap cepat mulut heboh Hyukjae, menariknya keluar dari ruangan tempat hyerin berada, aku tidak ingin Hyerin tahu, aku ada disini, melihatnya dicium suaminya. Terlalu menyedihkan untukku.

“sudah kubilang jangan langgar privasi orang lain” seloroh Yesung dingin sebegitu melihatku menutup pintu kamar rawat Hyerin. Bodoh! Jika  aku tahu aku akan melihat pemandangan laknat tadi, aku juga tidak akan membuka pintu itu.

“Hyung! Kau ini sebenarnya memihak siapa? Kyu atau Yunho? ” Protes Hyukjae cepat.

“aku hanya memihak yang bisa membahagiakan adikku”

“jadi? Kau sekarang menyetujui pernikahan Yunho-Hyerin? Hyung, Kyu itu keluarga kita, kau tega membiarkannya terpuruk seperti ini? Dulu kau pendukung utama hubungan Kyu-Rin kan? Kenapa sekarang kau berubah Hyung?”

“sudah kubilang, aku mendukung siapa yang mampu membahagiakan adikku”

“Hyung! Kau berubah! Kau egois! Kita ini keluarga, Kyu adik kesayanganmu! Kau tega! Kekasihnya terkapar di dalam sana! Seharusnya kau tadi memberitahu Kyu dahulu! Bukan Yun..”

“Yunho Suami Hyerin, hanya itu alasanku” potong Yesung cepat

“Tapi Hyung, kita ini harus..”

Kedua manusia bodoh itu mulai saling mendebat, BODOH! aku tak peduli! Sama sekali!

Kenyataan ini bodoh!

Niatku tadi kan hanya ingin melihat keadaan kekasihku, yang pingsan dan aku ditelpon dengan intonasi heboh oleh manager hyung KRY yang menemani Yesung filming CF tadi. Tidakkah aku khawatir sekali? Aku bodoh! Hyerin ternyata sudah baik-baik saja bersama suaminya. DIA BAIK-BAIK SAJA!

Baru tadi pagi Hyerin mengatakan dia mencintaiku, selamanya. Logikanya, dia masih yeojaku kan? Dan siang ini kulihat dia berciuman dengan suaminya. Otakku berontak, tapi hatiku tidak. Yunho sudah berhasil mencuri Hyerin dariku. Hanya dalam waktu tiga bulan!

Pandanganku nanar, dua sosok lelaki di hadapanku benar-benar membuatku semakin muak. Mereka masih saling medebat apa yang harus mereka lakukan untukku, dasar bodoh! menutup mulut mereka itu hal yang sangat mebantuku. Telinggaku memang bodoh, mereka terlalu tertarik dengan debatan konyol dua Hyungku.

“ jadi aku harus membuatnya kembali pada Kyuhyun?”

“Yesung hyung tahu itu yang terbaik, kita harus memisahkan mereka”

“tidak sesederhana itu, Lee Hyukjae! didalam perut Hyerin sudah ada sesuatu yang hidup”

“AEGI?” teriakku cepat menyela keterangan yang mugkin tidak sengaja keluar dari mulut Si kepala besar, Yesung diam mematung, bola matanya memutar tak tentu arah, dia gugup! TUHAN! BAYI! Bagaimana bisa! BAYI! Hidup di perut kekasihku! Dia tidak mencintai Yunho kan? Tidak kan?

“maksudku, bukan begitu Kyu, aku.. eh.. bukan bayi, itu.. apa..”

“yeobo… ” suara Boram Noona memecah kegugupan Yesung, “eh.. ada Hyuk dan Kyu.. kalian sudah memberi selamat pada Hyerin dan Yunho belum? Sebentar lagi kalian akan menjadi paman loh, wah.. Kyu aku salut sekali padamu, kau member selamat pada mantan kekasihmu”

“Yeobo..” suara teguran yesung membuat Boram terdiam seketika

“Mianhae.. aku.. ah.. aku terlalu bergembira dengan hal ini, kalian tahu aku menginginkan sekali mempunyai anak”

Aku tersenyum kecut, lalu kucoba membuka suara, menutupi kepingan hatiku yang terpecah sedemikian rupa semenjak pernikahan gila tiga bulan lalu itu.

“gwenchana Noona, terima kasih sudah memberitahuku tentang kebenaran ini” ucapku seraya melemparkan death glare ku kearah Yesung. Pasangan suami istri itu saling memandang, mereka terlihat melempar tatapan kemarahan dan minta dimaafkan.

“Hyukjae Hyung”

“ne,, Kyu..”

“kita pulang”

“baiklah”

Kusarukkan kakiku gemas, berjalan setengah mendongkol, sakit hati atau apalah namanya, sementara Hyukjae mengekor dibelakangku. kekecewaan hari ini benar-benar membuatku hampir memecahkan kepalaku saking memusingkannya. Aku ditipu, di khianati, dan tersakiti! Hah! SIAL!

“Kyu..”

“tolong antarkan aku ke dorm Changmin, aku butuh berbicara dengannya”

“baiklah”

=========================================================================

<author POV>

“Eomma.. aish.. aku merindukanmu” ucap Changmin manja, direbahkannya santai tubuh 190cmnya di pangkuan seorang namja yang terduduk santai di sofa dorm DBSK. Si pria balas membelai lembut anakan rambut changmin yang sudah dianggapnya melebihi adiknya sendiri. Atau malah mungkin anaknya.

“jangan kekanakan Shim Changmin, aigoo.. dorm ini sepi sekali”

“salahmu sendiri, kenapa meninggalkan aku dan Yunho Hyung hanya berdua di dorm sebesar ini, aku bahkan berfikir untuk bergabung dengan Hyungdeul Super junior”

“kau ini, aku pasti akan melarangmu mati-matian, kasian Ryeowook jika harus memasakan makanan untukmu melebihi porsi Shindong Hyung”

“makanya, Eomma harus kembali bersama kami, aku rindu sekali padamu, masakan Yunho Hyung tidak pernah seenak masakanmu, kontrak sialan SM yang harus kau hapus, bukannya urusan perutku yang kau korbankan”

“kau ini, masih saja manja, dasar” diusapnya perlahan anakan rambut Changmin yang tertidur di pangkuannya. Yah.. ibu Shim Changmin, perannya selama ini. hanya dia yang berhak menyandang status itu. Hanya dia.. seorang Eomma dari grup tersukses bernama DBSK. Hanya seorang Kim Jae Joong yang paling pantas dijuluki seperti itu.

Perpecahan dan kegoisan cintanya pada Yunho yang membawanya pada kesialan nasib seperti ini, seharusnya dia tidak percaya pada mulut manis CEO SM tiga tahun lalu. Jika dia berhenti dan keluar dari DBSK ia kan bisa memiliki Yunho secara utuh. Tanpa cibiran publik akan cinta terlarang mereka.

Jaejoong sebenarnya tidak tega mengambil keputusan berpisah dari DBSK dan membentuk trio JYJ, meskipun dia menggangap hal itu tidak akan memisahkannya dengan Yunho dan Changmin, tapi kenyataannya sangat jauh dari apa yang dia bayangkan. Kenyataan dan khayalan selalu bertolak belakang jika itu berkaitan dengan agensi sebesar SM.

Keputusan yang membuatnya kehilangan Yunho, kekasihnya. SM meminta mereka segera mengakhiri skandal sinting mereka. Jaejoong, si tipe pemberontak memilih unutk mempertahankan hubungan mereka. Sekalipun harus memisahkan diri dari DBSK. konsekuensinya Rumor kontrak budak DBSK SM ledakkan, hasilnya, tiga tahun sudah DBSK bersisa kepingan JYJ dan HoMin. Mereka baru bisa bersatu lagi setelah tiga tahun JYJ tersaruk lalu menemukan jalannya sendiri.

“aku sudah kembali kan sekarang” lanjut Jaejoong, Changmin meghela nafas berat. Ditatapnya mata sempurna Jae joong, yang ditatap malah tersenyum simpul. Changmin mengerucutkan bibirnya.  Dia tahu, tiga tahun ini Jaejoong menunggu saat-saat seperti ini, kembali menjadi Eomma dorm DBSK setelah pengorbanan besarnya. Tapi Yunho sudah terlalu sakit hati. Kepercayaanya, cintanya, kasihnya untuk Jaejoong sirna sudah.

“kau itu jahat Eomma, kau tidak mau bertahan bersama kami, ah.. tidak mempertahankan Yunho Hyung di hatimu, kenapa kalian memilih pergi, semua Fans tahu, YunJae juga YooSu couple nyata” protes sang maknae kejam. ”dan Yunho Hyung tidak perlu menikahi gadis itu” lanjut Changmin lirih.

“hei.. Appamu juga harus menikah dan mempunyai keturunan bukan?”

“kau merelakan itu Hyung? Kau MERELAKANNYA? Ini sudah tiga tahun Hyung! Saatnya kau memiliki lagi Yunho Hyung”

“rela atau tidak, aku pikir Yunho membutuhkan seorang yeoja di hidupnya, setelah kematian  Inyoung, hidupnya semakin absurd, dan aku masuk kedalamnya, menjebak dia dalam keterikatan yang terlarang, bagaimanapun juga, dia lelaki normal, bukan pecinta sesama jenis sepertiku”

“tapi setidaknya dia tidak tersakiti jika bersamamu, pernikahan mereka tidak bahagia Hyung, Hyerin Noona masih mencintai Kyuhyun”

“dan Yunho bertahan dengannya?”

“iya, Yunho Hyung yakin, jika dia tulus mencintai yeoja itu, dia akan bahagia, padahal dia tahu persis, Hyerin dan Kyuhyun pasangan kekasih hampir sepuluh tahun lebih, terlalu sulit untuk merubah presepsi Hyerin tentang namja yang harus dia jadikan suami”

“kau terlalu cepat menarik kesimpulan Shim Changmin”

“tidak! Yunho Hyung tidak berbahagia dengan pernikahannya”

“hati Yunho tidak ada seorangpun yang bisa menebak, dia selalu melakukan yang terbaik untuk orang yang dicintainya”

“termasuk menyakitimu lalu menikah dengan dasar sakit hati dan mengabdi pada yeoja yang seharusnya tidak masuk di kehidupannya, memaksa hatinya terjatuh kedalam perasaan semu, antara kagum dan cinta”

Jaejoong tersenyum simpul, Changminnya benar-benar bertambah dewasa, dia lebih sensitif menilai keadaan.

“cinta Yunho akan berbalas suatu hari nanti, dan aku merelakan YunJae berakhir seperti ini”

“TIDAK! Kalian tidak boleh berpisah, Yunho harus mengembalikan kekasihku”

Dua pasang mata Jaejoong dan Changmin sontak melirik kearah pintu dorm mereka. Menangkap sosok magnae super junior, dengan wajah putus asanya.

“kau tahu, Jaejoong Hyung, aku dan Hyerin harus menikah, jadi bantu aku, aku mohon”

“tapi.. begini Kyunie-ya, aku dan yunho..”

“aku mohon Hyung”

Kyuhyun segera berlutut dihadapan seniornya itu. Baginya harga diri tidak lagi menjadi hal yang harus dia jaga. Kan tujuan semula dia menuju Dorm DBSK hanya ingin mendapatakan nomor ponsel Jaejoong dari Changmin. Lalu meminta Jaejoong mengajuk hati Yunho lagi. Tidak ada seorangpun di SM yang tidak mengetahui YunJae memang pasangan real. Dan kebetulan jaejoong sedang berkunjung, itu artinya, rencananya akan berjalan. Ini kesempatan untuk mendapatakan Hyerin kembali, meskipun Hyerin sudah mengandung anak Yunho. Itu tidak menjadi masalah.

“kau harus membantu Kyuhyun Hyung, yakinlah Yunho Hyung masih membutuhkanmu, ia tidak berbahagia dengan pernikahannya, kau lihat, pengantin prianya saja sudah memohon padamu, ayolah Hyung, aku sudah tidak tahan lagi” Changmin ikut menambah suara, menyatakan kesetujuannya. Baginya lebih nyaman berada di satu dorm dengan dua hyungnya yang saling mencintai, daripada melihat melodrama setiap harinya. Antara hyerin-kyuhyun-yunho.

“aku.. Yunho sudah..”

“kau harus muncul kembali di hadapanya”

“ini tidak mudah Shim Changmin”

“itu mudah hyung. Kau hanya perlu menekan angka satu di ponselmu, dan Jung Yunho akan berada disini dalam lima menit”

“tidak! Niatku hanya melihatmu Changminie, dan kau Cho Kyuhyun, bangunlah, kami sudah berakhir, aku bukan tempat yang tepat untuk tempatmu bergantung, YunJae telah berakhir”

“Hyung… aku mohon! Kau harus menyelamatkan kami berdua, aku dan Hyerin harus menikah!” kyuhyun mulai membuka suaranya lemah. Ditatapnya mata Jaejoong dalam – dalam bersiap meluapkan emosinya.

“HYERIN MENGANDUNG ANAKKU! AKU MENGHAMILINYA KETIKA DIA BERSTATUS ISTRI YUNHO! KAU TEGA HYUNG! MELIHAT YUNHO TERLUKA!”

Jaejoong balas menatap magnae kesayangan Leeteuk itu, mulutnya sedikit terbuka, terkejut dengan peryataan Kyuhyun, ini berita yang akan menyakitkan Yunho, dan tentu saja ia tidak ingin Yunhonya terluka.

“KAU BILANG APA? ANAK?”

Kyuhyun segera menundukkan kepalanya lemah. Menganguk perlahan, hampir tidak terlihat gerakannya saking pelannya.

“sudah kubilang Hyung, anak ini akan melakukan segala cara untuk mendapatkan miliknya kembali, ini kesempatan Hyung” Changmin mulai memprovokasi.

“aku mohon, KIM JAE JOONG-nim, tolonglah aku, aku menginginkan anak itu, anakku, darah dagingku” desah Kyuhyun, putus asa.

Jaejoong menatap melas anak kesayangan Leeteuk yang masih berlutut dihadapannya. kasihan anak ini, mereka berdua harus melewati kekejaman orang tua Hyerin, hanya untuk bersatu mereka rela menggunakan jalan beresiko seperti ini, pikirnya. Dan Yunho pasti akan terluka ketika mengetahui kebenarannya. Kekasihnya itu pasti akan sangat terpukul. Dan Jaejoong sangat tidak mengharapkan itu terjadi.

“katakan padaku, Kyuhyunie, apa yang harus Hyung lakukan untukmu” putus Jaejoong. Diaraihnya tangan Kyuhyun lalu digenggamnya erat. Seperti ibu yang ingin menguatkan anaknya yang rapuh.

Senyum merekah dibibir Kyuhyun. Kali ini dia pasti berhasil!

“tolong, bujuk Yunho untuk meninggalkan Hyerin, tanpa dia harus mengetahui siapa ayah bayi dalam kandungan Hyerin, aku harap Hyung bisa meyakinkan Yunho, aku juga tidak ingin dia terluka, jikalau dia mengetahui siapa ayah bayi itu, dia sudah nyaman bersamamu Hyung”

Jaejoong tersenyum, Kyuhyun sampai memikirkan perasaan kekasihnya. Anak itu benar – benar malaikat. Jauh dari kesan evil makanae-nya.

“baiklah, kalau itu maumu, aku akan membantu sebisaku. Eh.. Changminie, nomor ponsel Yunho masih sama kan?”

“tentu saja, coba kau hubungi Hyung, Yunho Hyung hanya mempunyai jadwal pemotretan, mungkin sekarang sudah selesai ”

Jaejoong segera mengecek ponselnya, menekan angka satu, lalu membiarkan operator menyambungkan teleponnya. Kyuhyun kembali tersenyum, lebih lebar, sebentar lagi, sebentar lagi, Hyerin akan kembali ke pelukannya! Sebentar lagi!

——————————————————————————————

“Hoek.. Hoek..”

Hyerin memandangi dirinya yang kepayahan di depan cermin wastafel apartemen suaminya. Hamil benar – benar membuatnya ingin mati. Pagi hingga siang ini saja sudah lima kalli dia mengeluarkan isi perutnya. Jika saja dia tidak ingat wajah memelas Yunho empat hari lalu pasti janin sialan ini sudah enyah dari perutnya pagi ini.

Iya.. wajah ayah dari anak ini.

Hyerin memandang cermin gemas, semenjak kapan dia jadi peduli dengan suaminya. Dan juga.. asih! Ciuman mereka empat hari lalu. Itu pertama kalinya Hyerin merasakan ketulusan cinta Yunho padanya.

Cish! Panjang umur, lelaki itu kini berdiri dibelakangnya. Dia tampak sangat tampan. Kaos tanpa legan yang memamerkan lekukan lengan berototnya. Entah kenapa membuat Hyerin terkagum. Rasanya akan nyaman jika dia berada dalam pelukan lengan itu. Seperti empat hari kemarin.

“yeobo-ya, minumlah, aku barusan membaca di buku ini, coklat panas membantu mengurangi mual”

Hyerin segera menyambar gelas itu dari tangan Yunho. Meminum isinya sampai tandas. Cukup sudah, dia tidak mau tersiksa terus seperti ini. Tersiksa mata, juga tersiksa karena mual yang terus menyerangnya.

“Hoek…”

Perutnya kembali menolak. Wastafel di depannya terlihat mengenaskan. Baru lima menit lalu terlihat bersih. Kini sudah penuh dengan cairan coklat hasil tolakan perutnya. Yunho memandangi istrinya khawatir. Masa ngidam istrinya tidak wajar. Morning sicknya terlalu parah. Dia jadi merasa bersalah karena memohon-mohon pada Hyerin agar mempertahankan anak mereka.

“kita perlu menemui Boram Noona pagi ini, ini tidak wajar, kau sudah muntah berkali-kali”

Hyerin menggelengkan kepalanya. Dia tidak ingin ke rumah sakit, bau obat selalu dengan mudah akan  membuatnya mual.

“kenapa? Kau terlihat pucat sekali, sayang”

Hyerin menatap Yunho tajam. dia semakin malas mendapati sosok suaminya berada dekat dengannya. empat hari ini Yunho rela meninggalkan DBSK. Membiarkan Shim Changmin bekerja tanpa Yunho. Dan memilih menjaga istrinya yang hamil muda. Melayani segala yang Hyerin butuhkan, mulai dari masakan penuh protein tinggi, hingga keinginannya memakan makanan yang diluar akal sehat. Dan Yunho melakukannya dengan antusiame yang tinggi. Tapi itu tidak membuat Hyerin mulai merasa nyaman berada dengan Yunho dalam satu ruangan sepanjang hari. Entah kenapa, dia malah semakin jengah dengan adanya nafas Yunho di udara yang sama dengannya. Hyerin masih sama, si wanita dingin yang terpaksa menikahi lelaki pilihan orang tuanya.

“aku baik-baik saja, tolong tinggalkan aku”

“ne.. aku ada di kamarku, jika kau menginginkan sesuatu”

“aku tahu..”

Yunho mengulaskan senyumnya, dia melangkah santai menuju kamarnya. perlu sedikit waktu lagi, dan Hyerin akan mulai melunak. Empat hari ini mereka sudah berkomunikasi lebih banyak. Saran kedua mertuanya memang benar, komunikasi penting diantara pasangan suami istri baru seperti mereka. Apalagi mereka menikah karena perjodohan. Ah.. andai Hyerin memperbolehkan Yunho memberi tahu berita mengembirakan ini kepada orang tua mereka. Aish.. betapa menyenangkan melihat binar kebahagiaan dari para orang tua itu. Ini hanya masalah waktu saja. Yakin Yunho dalam hatinya.

Diraihnya buku tebal pemberian Boram tepat kepulangan Hyerin dari Rumah sakit. Pengetahuannya sebagai calon ayah harus dia tambah. Menjadi ayah siaga, tentunya. Disandarkannya santai punggungnya di kepala ranjang King sizenya. Mencari posisi nyaman.

Baru saja Yunho memasang kacamata minusnya, lalu mulai membaca, Hyerin masuk, lalu berbaring malas di sampingnya. Mata Yunho mengawasi setiap gerakan yang Hyerin lakukan. Dia merasa terkejut dengan perubahan istrinya. sekaligus gembira. Ini pertama kalinya mereka seranjang lagi setelah malam pertama mereka.

Yahh.. setelah kejadian itu, Hyerin meminta mereka pisah ranjang untuk menghindari hal yang tidak semestinya terjadi itu, terulang.

“Aku mau tidur, jangan bangunkan aku, aku lelah, jangan tanya kenapa aku ada disini, aku hanya ingin  Susana baru” racau Hyerin, seolah menebak isi kepala Yunho.

“Letakkan buku sialan itu, anakmu ingin kau peluk” lanjut Hyerin, suaranya setengah melirih. Dia tidak ingin Harga dirinya jatuh dihadapan lelaki yang sudah dianggapnya musuh itu. Aish! Kenapa hamil jadi membuatnya murahan seperti ini. Bayi di perutnya ini benar – benar menyebalkan.

“peluk?”

“lakukan saja atau aku tidak akan bisa tertidur nyenyak, kekurangan jam tidur bisa membuat keadaanku tidak sehat, juga anakmu. Kau tahu aku sudah mencoba memejamkan mataku sekuat tenaga.  Tapi anak ini terus meyiksaku, dia ingin berada di dekatmu. AISH! Kenapa tidak kau saja sih yang hamil!, ini merepotkan sekali!”

Yunho segera meletakan bukunya, lalu merebahkan tubuhnya, meraih tubuh Hyerin lalu mendekap perut istrinya dari belakang. sebelum monolog Hyerin bertambah panjang. Istrinya membutuhkan istirahat siang yang cukup.

Aroma citroen segar menyeruak di udara yang Yunho hirup. Wangi rambut istrinya benar – benar istimewa. Ingin sekali rasanya ia hirup dalam – dalam puncak kepala wanitanya. Sayangnya, hubungan mereka belum sebaik itu.

“kau tidak bisa memeluk ya?”

“maksudmu?”

Hyerin memutar badannya, dimatanya kini tertangkap dada bidang Yunho. Yang.. sempurna,

“kau harus memelukku seperti ini” ucap Hyerin seraya menyeruakkan kepalanya manja di dada Yunho, tak lupa dia menarik lengan kekar yang membuatnya gila itu, melingkar hangat di pinggangnya. Yunho tak bereaksi. Otaknya masih mencerna apa yang baru terjadi. Hyerinnya.. membiarkan mereka saling bersentuhan, aish.. anak mereka benar-benar daebak! Ragu-ragu, dieratkannya kaitan tangannya di pinggang Hyerin. Hari ini benar-benar hari yang terabik di empat bulan berjalannya pernikahan mereka.

“Yun..”

“ne, Yeobo-ya”

“kenapa kau mau menikahiku?”

“aku juga tidak tahu kenapa, saat pertama kali melihatmu, mataku seolah sudah terbutakanoleh sosokmu, kau.. sempurna sekali..”

“aneh”

“wae? Istriku icon artis terseksi tahun ini kan? Wajar aku terpesona seperti itu”

“aku tahu.. aku memang.. CANTIK, kekekekekeke”

“iya.. kau memang cantik, dan aku tampan, kita SERASI, kekekekeke”

“kau pernah mengatakan hal ini, erfh.. dimana ya? Kalau tidak salah di salah satu reality show, Aku dulu sempat melihat reality yang DBSK bintangi. Kalian masih berlima saat itu, dan aku jatuh cinta pada salah satu diantara kalian”

“jinja? itu pasti aku”

“tidak! Aku suka pada KIM JAEJOONG Oppa!, kau masih tidak menarik pada waktu itu, Jae oppa yang paling keren saat itu, kau tahu…. ”

Yunho terdiam sejenak, menyimak apa yang istrinya ucapkan. Matanya focus pada gerak bibir Hyerin yang mulai monolog panjang atas kekagumannya pada Jaejoong. Biarlah, setidaknya Hyerin mau bercerita panjang lebar seperti ini.

Walaupun sedikit rasa cemburu mementik kecil di hati kecilnya. Asal itu mendekatkan dia dan Hyerin, ini baik sekali. Dia sebenarnya sudah tahu semenjak lama, Hyerin salah satu Fans Jaejoong. Lelaki yang telah.. aish.. masa lalu cukup dikubur saja. Hingga dasar yang terdalam.

Yunho masih mendengarkan Hyerin berceloteh layaknya ayah yang excited mendengar anaknya bercerita sehabis didera pekerjaan maha gila seharian penuh. sesekali ia menimpali cerita Hyerin, hingga suara Hyerin tergantikan perlahan dengan dengkuran halusnya.

“aish.. aku benar-benar menghamba padamu Jung Hyerin”

Yunho bergumam sendiri. Dia lelaki terberuntung di dunia. Memiliki istri sempurna, karier mapan, mertua yang menyayanginya, dan DBSK. Meskipun mereka tidak lagi bersama. Setidaknya, Jaejoong masih menganggap JYJ adalah sub unit dari DBSK. Sesuai janjinya, tiga tahun lalu. Perpisahan mereka yang membuat Yunho tersadar, Jaejoong tidak benar – benar mencintainya.

Sudahlah, sekarang ada Hyerin disisinya. Sekalipun Kyuhyun masih berkuasa atas hati hyerin. Tapi dengan adanya Jung kecil mereka, ia berharap mereka akan semakin dekat dan mulai harmonis. Menjalani kehidupan yang sebenarnya, seperti keluarga kecil pada umumnya. Hanya itu harapan sederhan Yunho.

“You get The wrong number.

Wrong number.. call me no more”

Yunho segera meraih Ponsel keluaran perusahaan berlogo apel itu. Aish, ada apa Changmin meneleponnya. Besok juga mereka bertemu. Segera disentuhnya tombol terima.

“Ya.. Changmin-ah.. ada apa?”

“ini aku Yun, bukan anak kita”

Yunho segera mematikan sambungan teleponnya. Dia lagi! Dia lagi! Dia bahkan berani menggunakan nomor Changmin. Setelah ratusan teleponnya tertolak.

Ada apa sih dengan otak lelaki itu, Yunho sudah susah payah melupakan lelaki itu dari kehidupannya. Kenapa dia harus kembali di hari-hari bahagianya.

Iphone yunho kembali bergetar, singkat, tanda ada pesan masuk. Kali ini dari nomor yang dihapalnya diluar kepala. Baguslah. Si bodoh itu tidak lagi menggunakan nomor orang lain.

Kita harus bertemu, Yun-ya..

Atau aku akan memberi tahu istrimu,

AKU INI SIAPAMU!

Yunho tercekat, ancaman Jaejoong tidak pernah main-main. Dipeluknya erat Hyerin yang tertidur pulas,

seraya mengetikkan jawaban pesan singkatnya.

Dimana?

-TBC-

=========================================================================

Rate this:

Rate This

17 thoughts on “(un) mistaken wedding part 5

  1. Waduh ternyata yunho prnh jadi gay,,n
    Gila nich konflik keren banget,,,
    Jarang yg kayak gini,,
    Semangat ya buat lanjutin nich ff,,,
    Fighting,,,
    +

  2. annyeonghaseo ak new reader…
    aku baru part 5nya (part 1 mpe 4nya blm sihh ntar dc nyusul🙂 )
    kyknya seru nui,,,,
    mau lanjut dl yaa udh penasaran nie

*Ayo Comment Dunks ^0^/

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s