Secret Love for Forbidden Lovers Series [1st Tale : The Missing Chance]


secret love

AUTHOR               : AISHITA KIM

GENRE                  : Romance, a little bit sad, mixed genre.

Legth                     : Drable

CAST                    : [Chanyeol EXO-K | Kris Wu EXO-M | Noona]

RATING                : PG 17.

DISCLAIMER        : THEY ARE BELONGS TO GOD,THEIR PARENT AND THEIR SELF, just the story that mine ^^

Author talk           : Hi… ketemu lagi with me author abal yang punya banyak utang FF :P . ff ini bikin pas lagi ujan dan tiba – tiba pengen bikin drable ga jelas :p. ada lima drable dengan lima cerita yang berbeda, setiap satu lagu wakilin satu cerita. So rekomen deh buat dengerin lagunya sambil baca cerita geje saya.. terima kasih :p

——————————————————————————————

recomended song :  Its You – Super Junior

——————————————————————————————

Park Chanyeol mengeratkan syal biru yang membungkus lehernya lebih kencang. Taman sepi dan Suhu minus 8 derajattidak menyurutkan niat pria itu. Dia masih duduk dengan tenang dibangku bawah pohon maple yang sudah habis daunnya. Musim gugur sudah berganti dengan rintikan salju yang terus membasahi rambut coklat mahagony milik Chanyeol.

Lengkungan tipis di bawah hidung bangirnya terus terukir . yah.. hari ini dibawah kepingan salju pertama yang jatuh di atas kepalanya. Pria itu mencoba menjadi lelaki. Bukan lagi bocah labil yang terus menerus bersembunyi atas perasaanya sendiri.

Park Chanyeol masih terus tersenyum. Otaknya terus membayangkan dia berlutut dihadapan gadis itu seraya menyematkan lingkaran kecil di jari gadisnya, kepemilikan absolute Chanyeol pada gadis itu. Aahh.. juga tak lupa senyum gadisnya yang tengah terkembang setengah tersipu malu. Tanda dia membiarkan Chanyeol masuk lebih dalam lagi di hari – harinya.

“Yeollie-yaaa”

Mendadak jantung Chanyeol melompat – lompat tanpa aturan. Darahnya terpompa cepat dari kaki ke kepala lalu terakumulasi diotaknya. Siap meledak sebegitu lengan kecil dengan pelukan hangat melingkari lehernya dari belakang.

“Noonaaa”

Lirih Chanyeol mencoba mengeluarkan suara. Sial! Semua kalimat yang dari tadi dia rangkai mendadak hilang tanpa bekas. Hanya gara – gara nafas gadis itu menerpa telingganya.

“Huft.. dingin sekali. Kenapa kau memintaku keluar? Cuaca sedang tidak bersahabat Yeolliee”

“mii.. miii.. miaaan, Noona”

Sial! Suaranya semakin tenggelam. Hah! Bagaimana ini! Jika suaranya tiba – tiba lenyap sebelum Noona specialnya tahu, apa maksud Chanyeol memintanya keluar rumah, di udara sedingin ini. Chanyeol menghirup udara sebanyak mungkin. Ia tak peduli lubang – lubang alveoulusnya pecah karena termasuki udara dingin bulan Desember.

“tidak usah minta maaf, aku juga akan memberitahumu sesuatu, baiklah.. katakan sekarang Yeollie.. udara semakin dingin dan aku tidak mau kau masuk angin” ucap gadis itu seraya mengangsurkan tubuhnya disamping Chanyeol.

“nnee… ne.. e.. Noona”

Chanyeol mengepalkan tangannya erat – erat di saku coat putihnya. Aah.. sial! Kenapa harus sesulit ini hanya untuk berkata, Noona.. Nan Joaahe.. Saranghanda!* Buku – buku jari Chanyeol semakin menggegam erat kotak kecil berisi tanda kepemilikannya kelak, untuk Noona. Sebuah cincin sederhana dengan tahta berlian setengah karat. Sangat cocok untuk wanita disampingnya ini.

“Noo.. Noon.. naa.. aah”

“wae? Kau kenapa hari ini Park Chanyeol? Kau selalu gemetaran setiap kali berbicara, apa udaranya menganggumu?”

Chanyeol segera menggelengkan kepalanya cepat, si Noona tersenyum, lalu mencoba mengeratkan syal biru Chanyeol, berharap dingin laknat yang mengitari mereka sedikit terhalau. Aahh.. kau lihat, betapa manisnya Noona Chanyeol. Perhatian hangat Noona yang membuat pria berusia 19 tahun itu berani terjatuh di labirin tanpa akhir bernama cinta.

“aigoo.. kau sakit Yeollie-ya? Baiklah, aku duluan saja yang mengatakan kabar baikku, kau tahu Yeollie.. Kris,, melamarku kemarin..”

Mata Chanyeol membulat sempurna. Noonanya tersenyum manis sekali seraya memperlihatkan cincin emas putih melingkari jari manis tangan kirinya. Seketika nyawa pria itu melayang keluar dari puncak kepalanya. Selesai.. semua selesai. Dia terlambat selangkah dari kekasih Noonanya itu.

“Chukkae Noona”

Bibir Chanyeol kembali bersuara, kali ini lebih kelu daripada setengah jam yang lalu. Bibirnya menggulung pahit. Mencoba tersenyum tulus.

“ne,, terima kasih.. ah.. Yeollie… aku sudah tidak sabar menanti hari dimana aku dan Kris mengikat janji di altar gereja. Lalu mempunyai tawa beberapa bocah yang lucu dan menggemaskan. Hidupku akan sempurna, sekarang katakan apa beritamu?”

“tidak ada Noona, aku Lupa”

“kenapa bisa? kau sudah membuatku keluar kantor lebih cepat siang ini, ayo cepat katakan, kau tidak mungkin lupa secepat ini, jangan membuatku mati penasaran”

” ah.. itu Hyung, Noona..”

Chanyeol berusaha mengalihkan perhatian Noonanya pada sosok bercoat hitam yang tampak berjalan tergesa menuju arah mereka. Kris. Chanyeol kembali menggulum senyum pahit. Sepasang kekasih dihadapanya saling menyapa dan menanyakan kabar mereka setengah hari tadi. tak lupa setelah bibir mereka menaut singkat. Noona mengeluhkan kelakuan Chanyeol pada Kris, Kris lalu tertawa kecil, ia lalu menyapa seperlunya Namja yang sudah dianggap adik oleh calon istrinya itu.

“bukankah kita harus menemui designer baju pernikahan kita, Chagi?”

Ucap Kris mencoba mengingatkan kekasihnya jadwal mereka siang ini.

“ ahh.. iya.. Yeollie.. kau pulanglah kerumah lalu minumlah Obat. Matamu sudah memerah, hidungmu juga, aku rasa kau terserang Flu, Noona pergi dulu, dan jangan lupa telepon Noona nanti, kau berhutang satu cerita padaku, Arra?”

Chanyeol menangguk patuh. Lalu membirakan Noonanya mulai melangkah bersama prianya. Mata Chanyeol masih mengawasi dua sosok yang berjalan menjauh dari cakrawala yang mampu ditangkap retinanya. Lamat bibirnya mengucap.

Noona.. michidorok saranghamnida**”

———————————————————————————–

*  Noona, aku menyukaimu, aku cinta padamu

** Noona aku mencintamu hingga hampir gila

———————————————————————————–

2 thoughts on “Secret Love for Forbidden Lovers Series [1st Tale : The Missing Chance]

*Ayo Comment Dunks ^0^/

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s